Home / Medan / Tanpa Beban Sastra Bertekad Tata Medan

Tanpa Beban Sastra Bertekad Tata Medan

image_pdfimage_print

Bakal Calon Wali Kota Medan, Sastra SH MKN (kanan, baju putih) dalam satu forum dialog membahas pembangunan dan penataan Kota Medan ke arah yang lebih baik, Rabu (27/5),(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 27/5 (LintasMedan) – Bakal Calon Wali Kota Medan, Sastra SH MKN, bertekad ingin memperbaiki dan menata Kota Medan ke arah yang lebih baik, jika kelak dipercaya memimpin ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu dan mendapat dukungan dari partai politik.

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku akan bekerja tanpa beban, karena dirinya bukan bagian dari masa lalu pemerintahan baik di lingkungan eksekutif maupun legislatif.

“Jika kelak mendapat dukungan partai dan dipercaya rakyat memimpin Medan, saya yakin akan bekerja tanpa beban dalam konteks ingin memperbaiki kota ini dari segala sisi,” katanya menjawab LintasMedan, Rabu.

Sekretaris DPC PDI-P Medan itu mengakui sejumlah persoalan masih melanda kota metropolitan yang dihuni lebih kurang 3 juta jiwa warganya ini.

Mulai dari infrastruktur jalan yang sebagian besar masih kupak-kapik, kemacetan lalulintas, sampah dan banjir, diakuinya merupakan sejumlah persoalan yang hingga kini masih melanda di wilayah Kota Medan.

Menurut alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) ini banyak pihak yang memberikan dukungan baginya untuk ikut dalam bursa pemilihan Bakal Calon Walikota Medan, pada Pilkada mendatang. Dengan harapan mampu memperbaiki dan menata Kota Medan ke arah yang lebih baik.

Sastra mengatakan kelak jika dipercaya memimpin Medan dia akan melakukan berbagai langkah, misalnya mengatasi kemacatan lalulintas dengan menyebar geliat ekonomi tidak hanya bertumpu di tengah Kota Medan, namun harus menyebar misalnya ke Medan Utara, Medan Selatan dan Medan Barat.

Begitu juga dengan sejumlah persoalan lainnya dia yakin akan mampu terealisasi dengan baik, apabila seorang pemimpin melakukan pendekatan-pendekatan humanis dengan masyarakat.

“Menjadi seorang pemimpin yang terpenting adalah kejujuran dan selalu mengedepankan pendekatan humanis, sehingga masyarakat tidak melakukan perlawanan bahkian mendukung  setiap kebijakan pemerintah,” ucap Lulusan S2 Magister Kenotariatan USU ini.(LMC-02)

About Lintas Medan