ASN Pemko Medan Terima Penghargaan pada HUT RI

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kiri) menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada sembilan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota setempat pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangkaian memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (17/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/8 (LintasMedan) – Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada sembilan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) setempat pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangkaian memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (17/8).

Penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo itu diserahkan Wakil Walikota Medan kepada ASN yang telah mengabdi dengan baik secara berturut-turut selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.

Sembilan ASN yang mendapatkan penghargaan itu, diantaranya Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Kepala UPT Puskesmas Medan Johor dr Marlina dan Lurah Sempakata, Kecamatan Medan Selayang Enov Tavip Putra.

Wakil Wali Kota berharap kepada para ASN yang menerima penghargaan tersebut agar semakin meningkatkan kinerjanya di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing, terutama dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi dan semangat bagi ASN lain untuk meningkatkan kinerjanya sekaligus lebih menunjukkan loyalitas dan dedikasinya bagi Pemko Medan terlebih bagi masyarakat,” kata Wakil Walikota.

Dalam sambutannya, Akhyar juga mengajak masyarakat di ibu kota Provinsi Sumut itu untuk mengisi kemerdekaan dengan melakukan hal-hal yang positif.

Menurut dia, para pahlawan telah memperjuangkan serta mempertaruhkan jiwa dan raga untuk bangsa dan negara, demi mewujudkan kemerdekaan.

“Marilah kemerdekaan ini diisi dengan pembangunan. Masyarakat Muba diharapkan dapat terus mendukung pembangunan demi kemajuan Bumi Serasan Sekate ini,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-69 kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Medan berjalan lancar dan khidmat. (LMC-04)




Pemko Medan Gelar Jamuan Makan untuk Anggota Paskibraka

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kanan) menyerahkan plakat Pemko Medan kepada pelatih Paskibraka di selaa acara jamuan makan malam, di Medan, Sabtu (17/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/8 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar jamuan makan malam untuk 43 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan HUT Ke-47 Kemerdekaan RI di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (17/8).

Selain Paskibraka beserta keluarga, acara jamuan makan malam tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, pelatih Paskibraka, purna Paskibraka serta delapan pelajar dari Kota Ichikawa, Jepang, yang tengah mengikuti program magang di Medan.

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Walikota Akhyar Nasution, menyampaikan ucapan selamat kepada Paskibrakan yang telah menyelesaikan tugas dengan baik.

“Ananda sekalian telah membuktikan telah mampu melaksanakan tugas yang diamanahkan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab,” kata Wakil Walikota.

Menurut dia, keberhasilan itu tidak hanya milik 43 anggota Paskibraka, orang tua, instruktur saja tetapi juga milik segenap masyarakat Kota Medan.

“Seluruh masyarakat sangat bangga memiliki generasi muda yang siap bersaing nantinya,” ujarnya.

Pihakny berharap segala nilai yang ditanam selama menjalani latihan dan melaksanakan tugas sebagai Paskibraka dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadilah agen-agen dalam menumbuhsuburkan rasa nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” katanya

Usai menjalankan tugas mulia, Wakil Wali Kota selanjutnya mengucapkan selamat kembali ke sekolah untuk kembali menimba ilmu seperti biasa kepada 43 anggota Paskibraka Kota Medan tersebut.

“Rajin dan tekun lah belajar, raih prestasi dan jadilah insan-insan yang berkualitas dan memiliki daya saing,” kata Akhyar.

Jamuan makan malam berlangsung mulai pukul 19.00 WIB, seluruh anggota Paskibraka dan keluarga beserta yang hadir lainnya menikmati aneka kuliner yang disajikan.

Setelah itu acara yang berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan itu dilanjutkan dengan saling ramah tamah dan ditutup dengan foto bersama serta hiburan. (LMC-04)




Tarian Multi Etnis Semarakkan Upacara HUT RI di Medan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama istri serta Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Wagub Sumut Musa Rajekshah dan Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin,  berbaur bersama para penari yang memperagakan tarian multi etnis usai upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (17/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/8 (LintasMedan) – Tarian multi etnis yang diikuti oleh puluhan pelajar dan mahasiswa turut ditampilkan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu.

Peragaan tarian multi etnis tersebut digelar usai pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI yang dipimpin oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Tarian kolosal multi etnis yang dibawakan para pelajar dan mahasiswa tersebut merupakan perpaduan tarian dari beberapa etnis di Sumut, seperti tari Melayu, Tapanuli Selatan, Dairi, Nias dan Batak Toba.

Pada saat para penari memperagakan tarian tersebut di depan panggung utama upacara, Gubernur Edy Rahmayadi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut lainnya dan Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin turun ke tengah lapangan untuk ikut menari bersama para penari.

Rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan yang dipimpin oleh Gubernur Sumut turut disaksikan ribuan warga dengan penuh antusias meski di bawah terik matahari.

Upacara tersebut diisi dengan peringatan detik-detik Proklamasi yang dibacakan Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman.

Setelah itu ditandai dengan membunyikan sirene tanda Kemerdekaan RI telah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, tepat 74 tahun yang lalu.

“Majulah, jangan pernah berhenti dan tidak pernah menyerah untuk membuat Sumatera Utara kita menjadi provinsi yang bermartabat,” kata Gubernur didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, usai mengikuti serangkaian acara pada upacara pengibaran bendera Merah Putih di Lapangan Merdeka Medan. (LMC-03)




Walikota Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan di Lapangan Benteng

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin menyerahkan bendera Merah Putih  kepada salah seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk dikibarkan pada upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (17/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/8 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (17/8).

Eldin yang mengenakan pakaian dinas upacara berwarna putih lengkap dengan topi dan tanda pangkatnya, datang didampingi istrinya Rita Maharani yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan.

Upacara yang mengusung tema ‘SDM Unggul Indonesia Maju’ tersebut diawali dengan laporan komandan upacara yaitu Sutan Tolang Lubis kepada para inspektur upacara.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, mengheningkan cipta dipimpin Walikota dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Impun Siregar.

Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera oleh para pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan tahun 2019.

Sedangkan peserta upacara terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan.

Upacara juga dihadiri hadiri Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, dan Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga.

Selesai upacara, Walikota Medan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara dengan melambaikan tangan serta mengepalkan tangan.

Selanjutnya acara diisi dengan serangkaian hiburan berupa tarian multi etnis yang dibawakan para penari binaan Dinas Pariwisata Kota Medan.

Pada kesempatan itu, sebanyak delapan orang pelajar dari Kota Ichikawa, Jepang, yang tengah magang di Kota Medan terkait program sister city juga menyumbangkan tarian dengan mengenakan pakaian kimono.

Walikota Medan berharap peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk menanamkan semangat kemerdekaan, cinta Tanah Air dan bangsa kepada seluruh masyarakat, terutama para generasi muda.

“Sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang, mari kita isi kemerdekaan dengan pembangunan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Sekecil apapun kontribusi yang kita berikan tentunya sangat berarti untuk kemajuan Kota Medan Rumah Kita yang tercinta,” ujar Eldin. (LMC-04)




Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Implementasikan Semangat Perjuangan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kanan) dan Wagub Sumut Musa Rajekshah (kiri) mengikuti rapat paripurna dengan agenda utama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI melalui layar televisi, di gedung DPRD Provinsi Sumut, Medan, Jumat (16/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 16/8 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengajak segenap elemen masyarakat di daerahnya untuk mengimplementasikan kembali di dalam diri masing-masing semangat perjuangan dan kebersamaan dalam mewujudkan percepatan pembangunan.

“Seperti yang disebutkan Presiden dalam pidatonya, sudah saatnya kita hidupkan kembali semangat perjuangan,” kata Edy usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumut dengan agenda utama mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI, di Medan, Jumat.

Menurut Edy, pernyataan Kepala Negara itu menjadi momentum yang sangat tepat bahwa keberanian, semangat pantang menyerah, serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Saat ini, lanjutnya, begitu banyak ragam tantangan dan perubahan yang harus dihadapi negara dan bangsa Indonesia.

“Tanpa adanya semangat dan mental juang ini, bisa tertinggal kita nanti dari negara-negara lain,” ujar Gubernur.

Selain mengajak masyarakat menggelorakan terus dan mengimplentasikan semangat para pejuang, Edy juga mengajak segenap komponen masyarakat di Sumut untuk mengimplementasikan pesan lain dari pidato presiden.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah mengemukakan bahwa HUT ke-74 Kemerdekaan RI bisa menjadi motivasi untuk memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa, sebagaimana disampaikan Presiden dalam pidato kenegaraan.

“Kemerdekaan yang telah kita nikmati saat ini harus kita pertahankan. Salah satu caranya, memperkuat fondasi nagara kita yakni Pancasila. Mari kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari ajakan yang disampaikan Presiden Joko Widodo tersebut,” ujar dia.

Presiden Joko Widodo saat Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, menyatakan ingin menghadirkan kembali semangat yang menyala dari para pejuang.

“Semangat itu adalah bersatu untuk bergerak berjalan dalam perubahan yang penuh optimisme menatap masa depan,” katanya.

Semangat inilah, lanjut Jokowi, yang menghantarkan Indonesia menuju kemerdekaan, berdaulat, dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Presiden mengatakan, meski sekarang bangsa ini menghadapi tantangan yang berbeda, namun semangat persatuan dari para pejuang itu harus tetap menyala di hati segenap Bangsa Indonesia.

Jokowi menegaskan Bangsa Indonesia pun tidak boleh menghindar menghadapi era keterbukaan, tetapi harus berani menerimanya dengan tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan Bangsa Indonesia harus terus berkreasi dan berinovasi agar bisa berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain di dunia. (LMC-02)




Pembangunan Ruas Tol Dalam Kota Medan Sangat Mendesak

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (keempat kiri) bersama Dirjen Pembinaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D Heripurwanto dan Dirjen Bina Marga Sugi Yartanto pada acara pencanangan pelaksanaan studi kelayakan pengusahaan jalan tol dalam Kota Medan, di halaman kantor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut Jalan A.H Nasution Medan, Kamis (15/8). (Foto: LintasMedan/Humas)

Medan, 15/8 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi menyatakan bahwa rencana pembangunan ruas tol sepanjang 30,97 kilometer di dalam Kota Medan sangat mendesak untuk direalisasikan untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas di ibu kota Provinsi Sumut itu.

“Apabila (jalan tol) tidak kita bangun sekarang, maka tiga tahun mendatang jalan di Kota Medan akan stagnan,” katanya pencanangan pembangunan jalan tol dalam Kota Medan atau Medan Intra Urban Toll Road (MIUTR), di Medan, Kamis.

Menurut Gubernur, kehadiran jalan tol dalam Kota Medan tersebut kelak bukan saja mengurangi kemacatan lalu lintas di Kota Medan, tetapi juga menambah geliat ekonomi di Medan dan sekitarnya.

“Jalan tol dalam kota memang sudah harus ada di Medan dan kota lain di Sumut karena lalu lintas di Medan dan sekitarnya sudah sangat padat,” paparnya.

Karena itu, ia berharap pembangunan fisik jalan tol sepanjang 30,97 kilometer itu dapat dilakukan segera mungkin dilaksanakan agar dapat dinikmati masyarakat.

Khusus kepada investor yang akan melakukan studi kelayakan, Edy Rahmayadi berharap, studi dapat segera diselesaikan dengan waktu yang tidak terlalu lama.

“Ini adalah kebutuhan kongkret rakyat Sumut khususnya Kota Medan, setelah ini mari kita serahkan kepada ahlinya untuk melakukan studi kelayakan terhadap pembangunan tol dalam Kota Medan,” ujar dia.

Meski pihak Kementerian PUPR mengemukakan bahwa proses studi kelayakan membutuhkan waktu sekitar 10 bulan, Edy berharap bisa dipersingkat menjadi enam bulan.

Jalan tol dalam Kota Medan itu akan dibangun dalam tiga seksi. Seksi I Helvetia-Titikuning sepanjang 14,28 km.

Kemudian seksi II Titikuning – Pulo Brayan sepanjang 12,44 km dan seksi III Titikuning-Amplas sepanjang 4,25 km dengan total panjang proyek mencapai 30,97 km.

Sebelumnya Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko D Heripoerwanto mengapresiasi langkah cepat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam mendukung percepatan pembangunan jalan tol dalam Kota Medan.

“Kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Studi Kelayakan Pembukaan Jalan Tol Dalam Kota ini bisa terealisasi berkat dukungan dan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mengusahakan jalan tol dalam kota, lima tahun mendatang setelah wujud fisiknya nampak,” ujarnya.

Pembangunan ruas tol dalam kota tersebut akan dibiayai oleh pihak swasta, yakni PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat Sumut.

Setelah pencanangan ini, menurut Eko, masih akan ada 10 tahap lagi untuk menuju financial close, misalnya pengguna jalannya bagaimana, investasinya akan balik berapa, konsesinya berapa tahun, kontraknya berapa tahun dan penetapan tarifnya nanti berapa.

“Kalau itu sudah selesai baru kita bisa melakukan pembangunan konstruksi, idealnya 1 tahun 8 bulan untuk menuju tahap konstruksi,” paparnya. (LMC-03)




Sekda Kukuhkan Paskibraka Kota Medan 2019

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menyalami perwakilan anggota Paskibraka tahun 2019 tingkat Kota Medan pada acara pengukuhan, di pendopo rumah dinas walikota Medan, Kamis (15/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 15/8 (LintasMedan) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman melakukan pengukuhan 43 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan tahun 2019 yang akan bertugas pada 17 Agustus mendatang di Lapangan Benteng Medan.

“Sungguh suatu kebanggaan menyaksikan generasi muda Kota Medan yang cerdas, berkarakter serta tangguh dan dapat diandalkan dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka Kota Medan tahun 2019,” kata Wiriya pada acara pengukuhkan Paskibraka Kota Medan Tahun 2019 di pendopo rumah dinas walikota Medan, Kamis (15/8).

Paskibraka yang dilantik berjumlah 43 orang merupakan siswa terbaik perwakilan dari sejumlah sekolah di Medan.

Ia mengingatkan tugas dan tanggung jawab menjadi anggota Paskibraka tidak mudah dan sebelumnya harus melewBentengati berbagai seleksi yang cukup berat.

Karena itu, pihaknya berharap kepada seluruh anggota Paskibraka tahun 2019 tingkat Kota Medan yang dikukuhkan dapat menjalankan tugas mulia itu dengan baik dan lancar.

Sekda juga mengatakan bahwa seluruh anggota Paskibraka senantiasa mengingat sejarah karena mengibarkan bendera pada masa sekarang tidak susah karena semua dalam keadaan tenang dan damai.

Sedangkan pada masa lalu, lanjutnya, mengibarkan bendera Merah Putih hingga puncak tiang harus mengorbankan berpuluh ribu nyawa manusia.

“Dengan mengingat sejarah, saya berharap ananda sekalian mampu memaknai posisi ananda sebagai Paskibraka, tumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara tercinta, seraya menyebarkannya kepada seluruh lingkungan sekitar ananda berada,” kata Sekda.

Pengukuhan anggota Paskibraka 2019 tersebut turut disaksikan para orang tua siswa dan unsur Forkopimda Kota Medan.

Sebelum pengukuhan dilakukan, satu persatu anggota Paskibraka mencium bendera Merah Putih.

Kemudian Sekda memasangkan kendhit (ikat pinggang) secara simbolis kepada salah seorang anggota Paskibraka. Setelah itu barulah Sekda mengukuhkan 43 anggota Paskibraka dan ditutup dengan lagu Indonesia Raya. (LMC-04)




Indonesia Great Sale Digelar di Berbagai Daerah

Ilustrasi

Medan, 16/8 (LintasMedan) – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menggelar Indonesia Great Sale di sejumlah pusat perbelanjaan di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Utara (Sumut).

“Sebagai upaya untuk terus meningkatkan daya beli pengunjung secara offline, kami bersama dengan APPBI sepakat untuk menyelenggarakan Indonesia Great Sale,” kata Ketua Umum DPP Aprindo, Roy N Mandey dalam keterangan pers, baru-baru ini.

Indonesia Great Sale mulai digelar dari 14 Agustus 2019 hingga 25 Agustus 2019.

Indonesia Great Sale merupakan pesta diskon serempak dan terbesar pertama di Indonesia.

Disebutkan, pengunjung akan ditawari diskon atau potongan harga hingga mencapai 74 persen.

Roy berharap acara ini bisa menjadi daya tarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang dan berbelanja.

Indonesia Great Sale juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung dan nilai transaksi di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia hingga 20 persen.

Optimisme ini didorong dengan banyaknya gerai ritel yang berpartisipasi, ditambah kehadiran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Indonesia Great Sale akan dibarengi dengan pameran Mall-to-Mall.

Pameran ini membuka kesempatan berupa ruang promosi di mal bagi UMKM sehingga diharapkan terjalin kemitraan antara pelaku usaha pusat perbelanjaan dengan pelaku UMKM.

Pelaksanaan Pameran Mall-to-Mall ini merupakan bentuk perwujudan dari nota kesepakatan (MOU) yang ditandatangani Kemendag dan APPBI tentang Penyelenggaraan Pameran Dagang Mikro Kecil dan Menengah di Pusat Perbelanjaan pada 1 Februari 2018.

Indonesia Great Sale secara serempak akan digelar di Sumatera Utara, Pekanbaru, Sumatera Selatan, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bekasi, Depok, Bogor, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Kegiatan serupa juga digelar di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat. Kemudian, Manado, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Palu, Maluku, Lampung, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Timur. (LMC-03/KC)




PSMS Gagal Rebut Puncak Klasemen Liga 2

Kesebelasan PSMS Medan. (Foto: LintasMedan/dok)

Banda Aceh, 14/8 (LintasMedan) – Kesebelasan PSMS Medan gagal merebut puncak klasemen putaran I kompetisi Liga 2 Wilayah Barat tahun 2019 setelah kalah 0-2 atas tuan rumah Persiraja di Stadion H Dhimurthala Banda Aceh, Rabu malam.

Kemenangan yang dikemas Persiraja Banda Aceh membuat peringkatnya naik ke posisi kedua dengan 21 poin dalam 11 laga, di bawah Sriwijaya FC yang menggoleksi poin sama tetapi unggul jumlah gol.

PSMS Medan melorot ke urutan ketiga dengan pengumpulan 20 poin dalam 11 laga, karena kalah jumlah gol dari Persiraja Banda Aceh.

Pada babak pertama, kedua tim tak ada yang berhasil mencetak gol meski Persiraja lebih banyak menekan.

Persiraja membuka keungulannya pada menit ke-49 melalui Defri Rizky. Gol kedua disumbang oleh Irvan Mofu pada menit ke-75.

Dalam pertandingan ini, pemain PSMS, Ilham Fathoni diganjar kartu merah.

Pertandingan Persiraja kontra PSMS Medan merupakan laga penutup putaran pertama Grup Barat Liga 2.

Susunan Pemain :
Persiraja: Fakhrurrazi; Ikhwani Hasanuddin, Luis Irsandi, Andika Kurniawan, Agus Suhendra, Mukhlis Nakata(C), Fery Komul, Zamrony, Ahsanur Rijal, Defri Riski, Andre Abubakar

PSMS: M. Choirun Nasirin; Afiful Huda, Andre Oki Sitepu, Kesuma Satria Yudistira, Syaiful Ramadhan, Aidun Sastra Utami, Eki Fauji Saputra, Ilham Fathoni, Legimin Raharjo (C), Rendi Saputra, Natanael Siringo Ringo. (LMC-03)




Pemprov Sumut Beri Penghargaan Pelajar Berprestasi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi, foto bersama sejumlah pelajar seusai acara penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, di Medan, Rabu (14/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 14/8 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, di Medan, Rabu, memberikan apresiasi kepada sejumlah pelajar SMA/SMK dan sekolah luar biasa (SLB) berprestasi dan telah mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional dan internasional.

Apresiasi atau penghargaan berupa sertifikat dan uang pembinaan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada beberapa perwakilan siswa.

Gubernur Sumut berpesan kepada para pelajar penerima penghargaan tersebut agar jangan pernah berhenti belajar dan mengukir prestasi.

“Kita harus buktikan itu, bahwa Sumut ini hebat. Prestasi kalian-kalian inilah yang mengharumkan nama provinsi kita ini. Semakin banyak prestasi kalian, semakin bermartabat kita,” ujarnya.” ujarnya.

Dia meminta para pelajar untuk memperbanyak kegiatan positif, seperti kegiatan agama, olah raga, kesenian dan budaya, serta meninggalkan hal-hal negatif, seperti narkoba, judi dan lainnya.

Karena narkoba dan hal-hal negatif lainnya, dapat menjadi penghalang para siswa untuk meraih cita-cita yang diimpikan.

Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi berkisah tentang impiannya untuk memiliki pangkat Jenderal.

Meski berasal dari keluarga sederhana, dirinya tidak pernah berputus asa untuk meraih prestasi hingga mendapat pangkat jenderal.

“Saya ingin kalian juga begitu, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, raih impian kalian dan berikan yang terbaik untuk Sumut,” kata mantan Pangkostrad itu.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menampilkan video rencana pembangunan komplek pusat olahraga dalam rangka persiapan Sumut sebagai tuan rumah PON XXI tahun 2024.

Gubernur menyatakan optimisme bahwa Sumut adalah provinsi yang hebat dan akan memiliki banyak kemajuan di masa depan.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis menjelaskan, para siswa berpretasi penerima penghargaan itu, antara lain siswa tunanetra dari SLB Negeri Binjai meraih juara I MTQ tingkat nasional di Manado.

Selain itu, siswa SMA Yayasan Pendidikan Shaffiyyatul Amaliyyah Medan meraih medali emas pada World Young Inventors Exhibition di Kuala Lumpur, dan Siswa SMA Plus Matauli Tapanuli Tengah meraih medali emas pada International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition Bangkok.

Selanjutnya, siswa Dell Tobasa meraih medali perak pada International Biology Olimpiad di Iran, siswa SMA Santo Sutomo 1 Medan meraih medali perunggu pada kompetisi Robotik Internasional di Taiwan, siswa SMA Sutomo 2 meraih medali perak pada kompetisi Robotik Internasional di Taiwan, siswa Sutomo 1 Medan dan Methodist 3 Medan meraih medali emas pada kompetisi Geografi Internasional di China, siswa SMA Sutomo meraih medali emas dan perak pada OSN 2019.

Selain pemberian apresiasi kepada pelajar berprestasi, dalam acara itu juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dengan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Islam Sumatera Utara dan Universitas Medan Area.

MoU tersebut berisi perjanjian kerja sama tentang Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Keahlian, diantaranya pendampingan pihak universitas kepada siswa dan masyarakat petani di sekitar SMK. (LMC-02)