Home / Headline / Calon Kepala Daerah se-Sumut Ikuti Pembekalan Antikorupsi

Calon Kepala Daerah se-Sumut Ikuti Pembekalan Antikorupsi

image_pdfimage_print

Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kanan) didampingi Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (kedua kiri), Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kiri) dan Ketua KPU Sumut Mulia Banurea (kanan), memberikan keterangan pers seusai menjadi pembicara pada kegiatan pembekalan antikorupsi kepada calon kepala daerah se-Sumut,  di kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (24/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 24/4 (LintasMedan) – Sejumlah pasangan calon kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut) yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Juni 2018 mengikuti pembekalan antikorupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Medan, Selasa.

Pembekalan antikorupsi dari KPK kepada seluruh pasangan calon kepala daerah se-Sumut tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menuturkan pembekalan antikorupsi kepada calon kepala daerah tersebut sengaja diberikan sejak tahap awal atau sebelum menjadi kepala daerah agar terhindar dari tindak pidana korupsi.

Karena itu, ia mengajak semua komponen termasuk calon pemimpin daerah agar melakukan politik cerdas dan berintegritas. “Kita jadikan politik untuk membangun kesejahteraan,” ujarnya.

Masalah korupsi, menurut dia, bisa terjadi karena konflik kepentingan atau “conflict of interest”.

“Kalau kepala daerah sudah tidak terbentur dengan “conflict of interest”, maka negara akan menjadi lebih sejahtera,” ucap Saut.

Selain pembekalan antikorupsi, kata dia, KPK memanfaatkan momentum pilkada berintegritas 2018 untuk memfasilitasi pengumuman Laporan Harta Kekayaan (LHKPN) masing-masing calon kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Sumut.

Tujuannya untuk para calon kepala daerah adalah untuk sarana pengendalian internal karena setiap perubahan hartanya harus dilaporkan setiap tahun dan dapat diawasi oleh masyarakat.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengharapkan Pilkada serentak ini menjadi suatu proses dalam upaya memilih kepala daerah yang amanah demi kemaslahatan masyarakat dan daerah, bukan persaingan politik.

“Ini pesta demokrasi harus gembira. Gunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin yang amanah,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan bahwa KPU Sumut berkomitmen untuk menjadikan penyelenggaraan Pilkada serentak di provinsi itu menjadi Pilkada yang berintegritas, bersih, kondusif dengan tingkat partisipasi semakin meningkat.

Kegiatan pembekalan antikorupsi tersebut turut dihadiri Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama 21 pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sumut.  (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey