Penyanyi Rani Dahlan Meriahkan Penutupan GEMES 2018

Penyanyi Melayu, Rani Dahlan. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 4/11 (LintasMedan) – Penyanyi Melayu ternama, Rani Dahlan tampil memeriahkan penutupan rangkaian acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) Tahun 2018 di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (4/11) malam.

Ribuan pengunjung menikmati lagu-lagu dilantunkan Dahlan yang juga dikenal sebagai pencipta lagu ‘Medan Kusayang’ tersebut.

Acara GEMES 2018 yang berlangsung sejak 2 November, ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution.

“Mari kita jadikan Gemes 2018 sebagai momentum untuk melestarikan seni dan budaya Melayu,” kata Akhyar dalam pidatonya pada penutupan GEMES 2018.

Pihaknya berharap event seni budaya Melayu tersebut masuk dalam kalender tetap Dinas Pariwisata Kota Medan, sehingga rutin digelar setiap tahun.

Terkait dengan harapan itu, Akhyar minta Dinas Pariwisata Kota Medan melakukan evaluasi penyelenggaraan GEMES agar saat acara serupa digelar tahun 2019 dapat berlangsung lebih semarak dan mampu meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke ibu kota Provinsi Sumut itu.

GEMES 2018 diikuti peserta dari negara-negara ASEAN, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura.

Sementara untuk peserta dari dalam negeri, antara lain Aceh, Jakarta, Sumsel, Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Sedangkan, peserta dari Sumut meliputi Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, Labuhan Batu Utara, Asahan, serta Kota Binjai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai dan Sibolga.

Beberapa saat sebelum event seni budaya Melayu yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut ditutup, para hadirin juga disuguhkan dengan penampilan para penari dari sejumlah kontingen, termasuk dari negara-negara ASEAN.

Pagelaran kesenian Melayu negara-negara serumpun yang berlangsung selama tiga hari tersebut diisi dengan berbagai pertunjukan kesenian, hiburan band Melayu, fashion show dan pameran beragam produk kerajinan khas Kota Medan, termasuk Batik dan songket hasil para pengrajin binaan Dekranasda Kota Medan. (LMC-04)




Tompi Persembahkan Lagu untuk Asian Para Games 2018

Tompi dan putrinya, Cut Malka Ayesha. (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 24/9 (LintasMedan) – Penyanyi Tompi (40) dan putrinya, Cut Malka Ayesha mempersembahkan sebuah lagu untuk Asian Para Games 2018 bertajuk “I Wanna Dance”.

Namun, karena kesibukan Tompi menggarap video lain, lagu yang dinyanyikan oleh Ayesha itu tak sempat dimasukan menjadi lagu tema Asian Para Games 2018.

Pelantun tembang “Sedari Dulu” itu menjelaskan, awalnya lagu tersebut memang dia persiapkan untuk mini album putrinya.

Kemudian, Tompi pun mengubah sedikit lirik lagu itu menjadi lebih berkaitan dengan tema Asian Para Games 2018 yang mulai digelar di Jakarta pada 6 Oktober mendatang.

“Jadi sebenarnya lagu ini memang saya siapkan buat single-nya Ayesha. Saya ada plan buat bikin mini albumnya Ayesha, mungkin sekitar empat, lima,” tuturnya.

Tompi yang juga dokter ahli bedah pelstik itu juga mengungkapkan bahwa sampai menitikkan air mata ketika menggarap video para atlet difabel dari Indonesia yang ikut Asian Para Games 2018.

“Secara konten, menurut saya menarik banget,” tutur sutradara video musik untuk lagu tema Asian Para Games 2018, “Song of Victory”, ini.

“Nah, waktu saya ngerjain ini tuh, keterlibatannya ternyata emosional banget. Baru sekali saya pegang kamera sampai mengeluarkan air mata,” ujarnya.

Tompi mengakui bahwa dirinya belum banyak berguna bagi orang-orang lain ketika melihat para atlet difabel bersiap untuk berlaga dalam Asian Para Games 2018.

“Melihat teman-teman atlet difabel ini membuat saya merasa saya belum ngapa-ngapain selama ini,” ucapnya.

Karena itu, Tompi menawarkan diri untuk terlibat dalam penggarapan proyek musik Asian Para Games 2018. Bahkan, Tompi bersedia membuat video para atlet tanpa dibayar. (LMC-05/KC)




Kisah Haru Rasyid Rajasa Tetap Nikahi Adara Meski Menderita Kanker

Resepsi pernikahan Rasyid Rajasa dan Adara Taista. (Foto:LintasMedan/ist)

Jakarta, 22/5 (LintasMedan) – Rasyid Rajasa sudah mengetahui sakit yang diidap Adara Taista sejak mereka masih pacaran. Namun kondisi itu tak menyurutkan niat Rasyid meminang Adara dan membina rumah tangga.

Diakui Rasyid Rajasa, ketakwaan Adara Taista-lah yang membuatnya kuat untuk menikahinya. Meskipun kebersamaan mereka hanya dalam hitungan bulan, karena Adara harus pergi selamanya menghadap Sang Khalik.

“Karena Adara itu mempunyai iman yang kuat. Saya merasa bisa di-track, di jalan Allah. Dan itu menurut saya yang paling utama,” ucap Rasyid Rajasa di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin, 21 Mei 2018.

Menurut Rasyid, semasa hidup, almarhumah selalu mengingatkannya untuk salat berjemaah. Bahkan aktivitas ibadah itu sempat mereka jalani sebelum Adara Taista mengembuskan napas terakhir. “Dia selalu ngingetin saya untuk salat berjemaah begitu azan. Selalu,” ujarnya.

Meski berat, Rasyid berusaha ikhlas melepas kepergian istri tercintanya untuk selamanya. “Seperti saya sudah bilang, apa pun itu saya siap. Saya ikhlas,” tutur Rasyid Rajasa. Adara Taista meninggal dunia di Rumah Sakit Moriyama Memorial, Tokyo, Jepang, Sabtu, 19 Mei 2018, waktu setempat. Menantu Hatta Rajasa itu diketahui menderita sakit kanker kulit dan sebelumnya sempat menjalani pengobatan di Amerika Serikat.(LMC/Temp)




Gunakan Cadar, Ini Kisah Inara Istri Virgoun

Istri musikus Virgoun, Inara Idola bersama buah hati mereka. (Foto:lintasmedan/ist)

Jakarta, 22/5 (LintasMedan)- Istri musikus Virgoun, Inara Idola memutuskan untuk menggunakan cadar setelah kurang lebih dua tahun memutuskan untuk berjilbab. Hal tersebut diketahui dari sebuah video dan cerita yang disampaikan Ustad Derry Sulaeman, kawan dekat Virgoun melalui sebuah video di akun Instagramnya.

“Sempat virgoun curhat, seringkali dia marah ketika banyak laki-laki yang menggoda atau melihat kecantikan istrinya @inararusli di jalan,” tulis Derry, Senin 21 Mei 2018, sebagaimana dikutip dari Tempo.co.

Ia melanjutkan, bahkan pengalaman tersebut menurut cerita Virgoun sempat terjadi di area tempat beribadah. Saat istrinya berjalan lebih dulu, Virgoun sempat mendapati dua remaja laki-laki membicarakan istrinya tersebut. Namun kegalauannya karena punya istri cantik sekarang telah terobati, setelah kemarin Inna memakai niqab (cadar) dipakaikan oleh istri saya,” lanjut Derry.

Dengan keputusan Inara memakai cadar, menurut Derry Virgoun bias lebih lega. “Sekarang kecantikan maminya @starlaidola (akun Instagram anak Inara dan Virgoun) terlindungi, sekarang hanya untuk Virgoun aja.”

Dalam wawancara terpisah tahun lalu, Inara sempat menuturkan soal perjalanan hijrahnya, dari mulai menutup aurat pada Desember 2016.

Mantan personel girl band Bexxa ini menyebut, serentetan peristiwa memantapkannya meninggalkan gaya berbusana seksi yang bertahun-tahun melekat padanya. Niat berhijab sudah ada dalam diri Inara Idola sejak 2014 lalu. Namun karena masih ada ganjalan, urung terlaksana. Niatannya sudah ada sejak ia mengandung putrinya.

Keputusan menggunakan jilbab muncul saat ia merasa perlu terus mencari tahu tentang keridaan Allah dalam kehidupan. “Rasa ingin tahu itu semakin menjadi ketika aku dan suami diberi cobaan bertubi-tubi. Salah satunya cobaan yang datang dari luar, menguji kesetiaan kami berdua. Terutama mengujiku,” ungkap Ina.

Ujian itu bentuknya godaan dari pria berkeluarga. “Dia pengusaha. Ayahnya juga seorang pengusaha – perusahaannya salah satu perusahaan raksasa di Indonesia. Dia sudah berkeluarga dan sudah punya anak. Namun sepertinya rumah tangganya kurang harmonis sehingga dia ‘mencari-cari’ (wanita lain) di luar,” cerita Inara Idola.

Inara Idola tidak curiga ketika pria itu berkenalan dengannya dan mulai chat dengannya lewat ponsel. Namanya juga ingin berteman, pikir Inara Idola saat itu. “Aku kenal dia di sebuah acara, di mana aku diundang untuk hadir. Aku menganggapnya teman. Lagi pula suatu hari bisa menjadi rekan bisnis atau berbagi jaringan bisnis. Awal dia chat, sih sopan,” tutur Inara Idola.

Pria itu terus menggempur Inara Idola dengan chat, setiap hari. Pesan-pesannya menggambarkan isi hati pria yang sedang gencar mendekati wanita yang ditaksir. Inara Idola lama-kelamaan risi. “Chat-nya makin ke sini makin mengarah seolah dia siap meninggalkan keluarganya,” jelas bungsu dari empat bersaudara pasangan almarhum Yus Rusli dan Tri Merciana Lubis.

Kekayaan pria itu tidak menggodanya. Meski saat bersamaan, ia dan suami tengah mengalami krisis finansial. “Sama sekali enggak terpikir untuk berkhianat, naudzubillah. Itu sangat bertentangan dengan hati nuraniku, karena aku sudah berumah tangga,” tegas dia.

“Aku kuatkan niat hanya untuk mencari ridha Allah. Karena aku cinta suamiku, aku cinta keluargaku, aku cinta anakku, apa pun yang mengundang risiko pada rumah tangga kami, aku tinggalkan.”

Inara Idola lebih mendekatkan diri lagi kepada Tuhan, niat berhijab muncul kembali. Semakin bulat tatkala melihat keseriusan Virgoun mempelajari Islam lebih dalam. “Suamiku mualaf. Dia tertarik mempelajari Islam karena Allah yang mengizinkanku untuk memperkenalkan Islam. Melihat suamiku yang sudah bertekad untuk berhijrah menjadi seorang Muslim yang lebih baik, aku malu pada diriku sendiri yang terlahir sebagai Muslim,” ungkap wanita kelahiran 19 Februari 1993 ini. “Karena itu, pada Desember 2016, aku berhijrah mengikuti ajaran kitab suci Alquran dan sunah Nabi Muhammad, dengan menutup auratku,” ucap Inara Idola.(LMC/Tmp)




Maria Simorangkir Berjaya di Indonesian Idol 2018

Maria Simorangkir tampil di panggung Result and Reunion Show Indonesian Idol 2018 yang digelar di Ecovention Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 23/4 (LintasMedan) – Penyanyi asal Kota Medan Maria Simorangkir akhirnya berjaya di Indonesian Idol 2018, setelah empat bulan lebih bersaing di ajang pencarian bakat tersebut.

“Indonesia, inilah final result. Saya ingin bertanya, siapakah yang layak memegang gelar Indonesian Idol 2018. Apakah Abdul yang bakatnya sampai menarik perhatian 4 musisi Internasional, ataukah yang layak memegang predikat Indonesian Idol 2018 adalah Maria, yang mendapat sebutan penakluk lagu sulit diva dunia?,” kata presenter Daniel Mananta dalam Result and Reunion Show Indonesian Idol 2018, di Jakarta, Selasa dini hari.

Mendengar namanya disebut, Maria yang saat itu berdiri di sisi Abdul, sempat mengekspresikan wajah terkejut.

Senyum bahagia pun langsung merekah diiringi tepuk tangan meriah dari penonton di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara. Abdul yang otomatis menjadi runner up secara sportif langsung memeluk Maria sebagai ucapan selamat.

Maria merupakan kontestan termuda di Indonesian Idol 2018, usianya baru 16 tahun.
Ia dikenal dengan karakter suaranya yang powerful dan selalu bisa menaklukan lagu-lagu yang ia nyanyikan dengan apik dan memukau.

Maria mengalahkan rivalnya, Ahmad Abdul yang juga memiliki suara yang khas.

Kemenangan ini didapatkan oleh Maria atas hasil poling penonton dan penggemarnya. Malam ini Abdul tampil menawan dengan membawakan lagu “Won’t Go Home without You” yang dipopulerkan oleh Maroon 5, sedangkan Maria tampil sempurna saat menyanyikan “Stand Up For Love” dari Destiny’s Child.

Pada sesi berikutnya kolaborasi Ahmad Abdul-Glenn Fredly membawakan lagu “Kasih Putih” yang di-medley dengan “Hikayat Cinta” yang dipopulerkan Glenn Fredly bersama Dewi Perssik juga disambut standing ovation para

Selanjutnya masih ada duet Maria Simorangkir bersama Sandhy Sondoro yang membawakan lagu “Tak Pernah Padam” yang di-medley dengan lagu “Gejolak Cinta” milik Indah Dewi Pertiwi feat Sandhy Sondoro juga mampu memukau para juri.

Atas kemenangan itu, Maria berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 150 juta dan satu unit mobil, sedangkan Abdul selaku runner up mendapat hadiah Rp 100 juta dan satu unit mobil.

Maria juga berhak atas hadiah rekaman di Universal Music Indonesia.

Maria Simorangkir, lahir di Medan, Sumatera Utara, 7 Oktober 2001

Gadis belia yang memiliki kulit eksotisme atau yang sering disebut dengan kulit sawo matang ini sejak usia 2,5 tahun sudah menunjukkan bakat jadi seorang menyanyi.

Saat usia masih 12 tahun, Maria yang bernama lengkap Maria Dwi Permata Simorangkir ini pernah mengikuti ajang Indonesian Idol Junior 2014 dan berhasil masuk 5 besar.

Ayahnya yang bernama Maringan Simorangkir dan Ibunya, Rohani Simanjuntak selalu tampak mendukung bakat putrinya sejak ajang Indonesian Idol Junior 2014. (LMC-03/AN)




Kahiyang Ayu Hamil

Kahiyang Ayu (Foto:LintasMedan/ist)

Jakarta, 4/1 (LintasMedan) – Kahiyang Ayu dikabarkan tengah hamil. Putri Presiden Jokowi ini menikah dengan Bobby Afif Nasution pada 8 November 2017.

Informasi Kahiyang tengah berbadan dua disampaikan oleh makeup artist Bennu Sorumba. Dalam unggahan di akun Instagramnya, Minggu 4 Februari 2018, Bennu mengucapkan selamat kepada Kahiyang yang sedang mengandung.

“Natural makeup bumil kesayangan @ayanggkahiyang. Terima kasih putri Presiden Indonesia yang super baik hati dan ramah, makin cinta,” tulis Bennu Sorumba.

Pada postingan tersebut, Bennu menyertakan foto Kahiyang Ayu setelah dirias. Mengenakan kaus abu-abu, Kahiyang Ayu tersenyum ke arah kamera. “Jangan capek-capek ya. Sehat selalu. Amin,” tulisa Bennu.

Postingan ini membuat selebriti, seperti Krisdayanti dan Kristina, serta warganet turut mengucapkan selamat kepada Kahiyang Ayu. “Selamat bumil @ayangkahiyang,” tulis Krisdayanti. “Woowwww selamat ya bumil @ayangkahiyang semoga sehat selalu dan dilancarkan sampai persalinan nanti, amiinn,” tulis Kristina.

Sementara di akun Instagram Kahiyang Ayu tak ada isyarat kalau dirinya sedang hamil. Postingan terakhir pada Sabtu, 3 Februari 2018 menunjukkan Kahiyang Ayu mengunggah foto diri memakai outer kain batik berwarna hijau merah. “Kamu pake batik enggak hari ini?,” tulis Kahiyang Ayu.

Sejumlah netizen menilai ada perubahan pada tubuh Kahiyang Ayu. Mereka menyatakan Kahiyang Ayu terlihat lebih kurus setelah menikah.(LMC/NET)

 




10 Artis yang Banyak Dibicarakan Sepanjang 2017

Ilustrasi (Lmc/int)

Jakarta, 26/12 (LintasMedan) – Sepuluh artis ini sepanjang tahun 2017 tak lepas dari perhatian publik. Tak hanya soal prestasi, para pesohor juga disorot media atas sensasi, gaya hidup, hingga gosip asmara mereka. Berikut artis yang paling banyak diberitakan selama 2017.

1. Ayu Ting Ting

Sejak isu perselingkuhannya dengan Raffi Ahmad beredar, nama Ayu Ting Ting tidak pernah lepas dari pemberitaan. Segala tingkah laku dan penampilan Ayu Ting Ting selalu jadi perbincangan. Tidak hanya mengenai Raffi, nama Ayu Ting Ting juga kerap dibanding-bandingkan dengan pedangdut Via Vallen.

 

2. Raffi Ahmad

Sama seperti Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad pun menjadi sasaran empuk awak media. Isu yang berhembus tidak juga mereda karena keduanya tidak memberikan klarifikasi apapun kepada publik mengenai hal tersebut. Bahkan keduanya terlihat seolah tidak diterpa gosip dan menjalani pertemanan seperti biasa. Raffi Ahmad pun kerap menunjukkan kemesraan bersama dengan sang istri.

3. Nagita Slavina

Nagita Slavina tak ketinggalan jadi berita. Hal ini terkait dengan aksi diamnya sejak mendengar isu perselingkuhan sang suami, Raffi Ahmad, dengan Ayu Ting Ting. Nagita kerap mendapat julukan wanita paling sabar dari netizen. Tidak hanya mengenai isu tersebut, gaya hidup serta penampilan sederhana Nagita Slavina pun kerap menjadi perhatian.

4. Via Vallen

Via Vallen kerap disandingkan dengan Ayu Ting Ting. Mulai dari prestasi, hingga penampilan, keduanya kerap dibandingkan. Yang terbaru, Via sempat menjadi pemberitaan usai terlibat adu argumen dengan makeup artist Ayu Ting Ting, Reyza Carlos. Via Vallen bahkan sempat melayangkan somasi karena merasa sakit hati dengan komentar yang ditulis oleh Reyza. Namun akhirnya, masalah tersebut bisa selesai dengan baik.

5. Nikita Mirzani

Sebagai artis sensasional, Nikita Mirzani sudah sangat akrab dengan media. Di antaranya soal perseteruannya dengan beberapa artis lain. Yang baru-baru ini terjadi, Nikita jadi pemberitaan usai dirinya ikut bicara mengenai gosip perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting.

6. Dewi Perssik

Tidak hanya Nikita Mirzani, Dewi Perssik juga terbilang artis sensasional. Di tahun 2017, Dewi cukup sering diperbincangkan. Mulai dari perseteruannya dengan Nassar di acara Dangdut Academy, kabar pernikahan dengan road managernya, Angga Wijaya, hingga kasus masuk jalur buway yang baru-baru ini terjadi.

7. Kezia Karamoy

Adik Angel Karamoy ini menjadi salah satu topik pemberitaan di 2017 ini. Usai menggelar pernikahan di Manado dan Jakarta, Kezia dituding hamil di luar nikah. Dugaan ini diperkuat dengan aksi Kezia Karamoy yang menyembunyikan soal kelahiran putranya.

8. Laudya Cynthia Bella

Laudya Cynthia Bella banyak diberitakan usai menggelar acara lamaran secara diam-diam dengan keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Afie Kalla. Namun, rencana pernikahannya tersebut batal. Hingga akhirnya, Laudya Cynthia Bella menikah dengan seorang pengusaha Engku Emran di Malaysia, September lalu.

9. Raisa

Raisa juga menjadi pemberitaan mengenai pernikahannya dengan Hamish Daud. Momen dari pranikah hingga bulan amdu Raisa-Hamish Daud kerap ramai diberitakan. Sebelum menikah, Raisa diketahui pernah menjalin hubungan yang cukup lama dengan Keenan Pearce, kakak dari Pevita Pearce. Pernikahan Raisa dan Hamish Daud disebut netizen sebagai hari patah hati nasional.

10. Prilly Latuconsina

Prilly Latuconsina ramai jadi pemberitaan soal prestasinya di industri perfilman. Film Danur yang dibintanginya menjadi box office dan ditonton lebih dari 3 juta penonton. Tidak hanya soal prestasi, kisah asmara Prilly Latuconsina pun kerap menjadi pemberitaan. Prilly beberapa kali tertangkap kamera jalan bersama dengan Teuku Rassya hingga Maxime Bouttier. Namun, hingga saat ini, Prilly Latuconsina mengaku hubungannya hanya sebatas teman.(LMC/int)

 




Murniati Huber Ingin Tingkatkan Kemampuan Seni Peran Pelajar Sumut

Murniati Huber Tobing. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 22/7 (LintasMedan) – Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Sumut Murniati Huber Tobing mengatakan, pihaknya siap untuk menggali bakat dan meningkatkan kompetensi pelajar dan mahasiswa untuk menunjang kreativitas film di Sumut.

“Kami menyadari peningkatan industri perfilman harus dimulai terutama dari generasi muda,” katanya usai dilantik menjadi Ketua Parfi Sumut periode 2016-2021, di gedung Bina Graha Sumut Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (22/7).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut generasi muda yang memiliki bakat di bidang seni peran dan bercita-cita menjadi aktor/aktris akan dibekali pengetahuan tentang akting.

Seni peran mengajarkan bagaimana caranya seseorang agar bisa berekspresi secara spontanitas dan mereka juga diajarkan untuk berdialog antara satu dengan yang lainnya.

“Selama ini kita sudah berupaya untuk mensosialiasikan dan menggali bakat seni peran ini ke beberapa sekolah di Medan dan daerah lain di Sumatera Utara,” kata Murniati.

Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya telah menargetkan akan membuat film layar lebar.

Namun untuk merealisasikan hal itu, pihaknya mengaku masih membutuhkan dukungan terutama dari Pemprov Sumut dan para pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada acara pengukuhan pengurus Parfi Sumut, mengatakan bahwa Sumut yang multi etnis dan beragam adat istiadat menjadi potensi yang besar untuk meningkatkan industri kreatif terutama di bidang perfilman.

“Kami yakin Sumut dengan luasan wilayah 70 ribu Km lebih, keindahan alam dan berbagai adat istiadat serta budayanya dapat menjadi sumber inspirasi yang besar bagi Parfi,” ujarnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana tugas Sekda Provinsi Sumut Ibnu Hutomo.

Hadir dalam acara, antara lain Ketua Umum PB Parfi Febryan Adhitya, Direktur Badan Otoritas Danau Toba Bosar Simanjuntak, Wakil Bupati Taput Mauliate Simorangkir dan sejumlah pegiat seni peran di Sumut. (LMC-03)




Dewi Sandra Diet Ketat

Dewi Sandra

Jakarta, 7/7 (LintasMedan) – Dewi Sandra memang bukan artis pendatang baru di jagat hiburan Indonesia. Usianya pun sudah tak muda lagi.

Menapaki karier di dunia hiburan sejak usia belasan tahun sebagai model, lalu merambah dunia tarik suara, dan sampai saat ini juga eksis sebagai artis seni peran.

Meski demikian, setiap artis pasti memiliki tantangan tersendiri dalam menjalani suatu peran yang akan diperankannya dalam sebuah film.

Hal serupa sedang dialami oleh Dewi Sandra yang akan bermain dalam sekuel ‘Ayat-ayat Cinta’ yang berjudul ‘Ayat-Ayat Cinta 2’.

Dalam film tersebut, istri dari Agus Rahman itu berperan sebagai Sabina, seorang perempuan introvert yang selalu mengalami kesedihan dan kemalangan dalam hidupnya.

Untuk mendalami perannya, Dewi rela menjalani program diet, agar dirinya terlihat kurus dan menderita di dalam film tersebut.

“Untuk peran ini, dandan saya akan jadi yang paling lama. Fisik aku juga akan berubah, dalam hal tentunya tidak nyaman untuk saya. Saya harus menurunkan berat badan untuk karakter Sabina yang saya perankan,” ujar Dewi.

Di acara prolog film Ayat-ayat Cinta 2 di Senayan City Jakarta, Jumat, Dewi mengaku ada perasaan takut untuk bermain dengan pemain muda.

‘Ayat-ayat Cinta 2’ rencananya akan mulai shooting pada Juli hingga Agustus 2017 dengan mengambil lokasi di Skotlandia, London, Budapest, dan juga Jakarta. (LMC-03/KC)




Tobatak Music Festival Kembali Digelar di Samosir

Ilustrasi – Musisi dan penyanyi mancanegara ikut meramaikan Tobatak Music Festival tahun 2016. (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 6/6 (LintasMedan) – Festival musik Batak bertajuk Tobatak Music Festival akan kembali digelar di open air stage Tuk Tuk Siadong, Kabupaten Samosir pada 12 Agustus 2017.

“Sejumlah musisi akan meramaikan Festival Musik Tobatak ke-3 ini, di antaranya Hermann Delago, The JB’s Band, Viky Sianipar and band, serta Tongam Sirait,” kata Project Manager Tobatak Fest Henry Manik, di Jakarta, Rabu.

Beberapa musisi lokal juga ikut ambil bagian, yakni Jajabi Band, Supra Purba Tambak, Punxgoaran, dan Samisara Band.

Sedangkan dari mancanegara direncanakan tampil, antara lain Nadine Beiler (Austria), finalis Eurovisiesongfestival 2011, dan penyanyi soprano Bernadeta Astari (Belanda).

“Keduanya akan menyanyikan lagu-lagu Batak, di mana Nadine nantinya berkolaborasi dengan penyanyi Tongam Sirait,” paparnya.

Henry mengaku bangga bisa mendapat dukungan dari semua artis yang dilibatkan dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan keinginan untuk lebih memasyarakatkan musik/lagu Batak secara nasional maupun internasional itu.

Selain itu, ia juga berharap festival ini bisa menjadi salah pagelaran musik berkualitas di Indonesia dan menambah wisatawan lokal maupun mancanegara ke Samosir – Danau Toba.

“Kami harap event ini bisa terus mendapat dukungan dan perhatian yang lebih besar lagi, terutama dari pemerintahan pusat, provinsi, juga pihak swasta. Maka dengan makin besarnya dukungan yang bisa didapat, pelaksanaan festival ini bisa digelar beberapa hari dimasa depan,” kata Henry.

Dengan demikian, kata dia, pada ahirnya Samosir akan bisa memiliki sebuah music festival yang melibatkan musisi/artis dalam dan luar negeri, sebagaimana festival musik lainnya yang dikenal secara internasional, seperti Javajazz Fest di Jakarta, Lowland Fest di Belanda, dan Rainforest World Music Fest di Malaysia. (LMC-08)