Paulus Sinulingga Dilantik PAW Anggota DPRD Medan

Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung secara resmi melantik Drs Paulus Sinulingga menjadi anggota DPRD Medan Pengganti Antar waktu (PAW) sisa masa jabatan selama empat bulan periode 2014-2019, Selasa (14/5). (Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 14/5 (LintasMedan) – Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung secara resmi melantik Drs Paulus Sinulingga menjadi anggota DPRD Medan Pengganti Antar waktu (PAW) sisa masa jabatan selama empat bulan periode 2014-2019.

Pelantikan Paulus Sinulingga dilakukan melalui rapat paripurna istimewa peresmian, pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) di gedung DPRD Medan, Selasa (14/5/2019).

Kader Partai Hanura ini menggantikan DR Bangkit Sitepu yang wafat pada 8 Pebruari 2019.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingi Wakil Ketua Iswanda Ramli dan Wakil Ketua H Ihwan Ritonga SE terlebih dahulu membacakan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/2016/KPTS/2019 tertanggal 2 Mei 2019 dan selanjutnya melantik serta melakukan penyematan PIN DPRD Medan.

Penyematan PIN oleh Ketua DPRD Medan Hendry Jhon,usai dilakukan pelantikan (Foto:LintasMedan/ist)

Sebagaimana diketahui dalam Surat Keputusan yang ditandatangani Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memutuskan, memberhentikan dengan hormat Bangkit Sitepu (Almarhum) sebagai anggota DPRD Medan.

Kemudian sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan tertanggal 7 Mei 2019 yang menyatakan pada Selasa 14 Mei 2019 dilaksanakan peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Medan, sisa masa jabatan 2014-2019 atas nama Drs Paulus Sinulingga.

Selanjutnya mengangkat Drs Paulus Sinulingga sebagai PAW terhitung sejak pengangkatan sumpah/janji.

Henry Jhon dalam sambutannya berharap Paulus Sinulingga dalam waktu singkat dapat bekerja maksimal dan aktif dalam melaksanakan tugas dan fungsi selaku anggota dewan, terutama dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi para kostituen yang telah memilihnya pada Pemilihan Legislatif 2014 lalu.

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kiri) dan para pimpinan DPRD Medan. (Foto:LintasMedan/ist)

“Diharapkan Paulus Sinulingga dapat bekerja maksimal berbuat demi kepentingan umum terutama peningkatan pembangunan di kota Medan menuju masyarakat lebih sejahtera,” katanya.

Henry Jhon juga atas nama seluruh anggota DPRD Medan mengucapkan selamat kepada Paulus Sinulingga menjadi bagian dari anggota legislatif.

Ucapan yang sama juga disampaikan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution. “Atas nama Pemerintah Kota Medan kami ucapkan selamat bertugas di DPRD Medan,” katanya.

Dia berharap agar wakil rakyat yang baru dilantik tidak justru terjebak dalam ephoria, namun harus mampu mengemban kepentingan masyarakat.

“Kepada Paulus Sinulingga kiranya mampu bekerja maksimal dan mencurahkan segala potensi menjadi pelayan di tengah masyarakat, bukan malah sebaliknya minta rakyat yang melayani. Jadikan sisa masa jabatan ini kesempatan terbaik membantu masyarakat, mengabdi kepada nusa dan bangsa,” harap Akhyar.

Siap Jadi Pelayan Masyarakat

Drs Paulus Sinulingga. (Foto:LintasMedan/irma)

Sementara Paulus Sinulingga kepada wartawan usai pelantikan menyimpan obsesi yang cukup besar demi perbaikan Kota Medan, di periode jabatannya yang terbilang cukup singkat selama lima bulan ini.

Sebenarnya menjadi anggota DPRD Kota Medan bukanlah yang asing bagi Paulus Sinulingga. Pasalnya jabatan atau posisi sebagai wakil rakyat tersebut sudah pernah diembannya pada periode 2009-2014. Ketika itu ia masih berbendera Partai Damai Sejahtera (PDS).

Pengalaman di legislatif ini menjadikan dirinya lebih gampang memahami ragam persoalan yang masih melanda di kota metropolitan tersebut.

“Tentu saya menyimpan obsesi ingin berkontribusi terhadap perbaikan Kota Medan, melalui lembaga legislatif ini,” ucapnya.

Paulus melihat sejumlah persoalan masih melanda kota Medan di antaranya masalah sampah dan drainase yang buruk. Selain itu, kata dia sejumlah Perda juga belum benar-benar tersosialisasi ke masyarakat.

“Tapi yang terpenting saya juga masih banyak belajar,” kata wakil rakyat yang bakal duduk di Komisi B (II) ini.

Artinya, kata Paulus, dia akan meneruskan apa-apa yang sedang diprogramkan di komisi di mana ditempatkan.

Sebagai anggota yang baru bergabung, menurut Paulus, dirinya harus beradaptasi dengan anggota DPRD Medan lainnya khususnya yang duduk di Komisi B. “Tapi yang pasti saya akan tetap menjadi corong masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya ke eksekutif (Pemko Medan),” katanya.

Saat diambil sumpah jabatan, Paulus berjanji akan berjuang dan menyahuti aspirasi masyarakat yang diwakilinya. “Saya akan bekerja untuk rakyat yang saya wakili,” janji Paulus.

Paulus menambahkan, terkait telah dilantiknya ia sebagai anggota DPRD Kota Medan, beliau ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua DPD Hanura Sumut Kodrat shah, jajaran DPC Hanura Medan, Ketua DPRD Hendry Jhon Hutagalung , KPU Medan, Walikota Medan dan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Dimana dalam proses dan mekanismenya telah berjalan dengan baik penuh dinamika, sehingga BANMUS DPRD sudah dapat menjadwalkan acara Pemberhentian dan Pelantikan Drs. Paulus Sinulingga Fraksi Hanura periode 2014-2019.

Diketahui sebelumnya anggota DPRD Medan Bangkit Sitepu meninggal dunia saat menjalani perawatan kesehatan di Pulau Penang, Malaysia, pada Jumat (8/2/2019).

Bangkit Sitepu tercatat sebagai anggota DPRD Medan asal Partai Hanura dan sebagai ketua fraksi serta duduk di komisi B dan Badan Kehormatan Dewan (BKD).

Sementara hadir dalam rapat paripurna istimewa itu para anggota DPRD Kota Medan, Sekretaris DPRD Medan, Unsur Forum Kordinasi Pemerintahan dan para undangan.(LMC-02)




Raja Thailand Nikahi Pengawal Pribadinya Sebelum Penobatan

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida. (Foto: LintasMedan/ist)

Bangkok, 2/5 (LintasMedan) – Raja Thailand Maha Vajiralongkorn beberapa hari sebelum penobatan, menikahi wakil kepala pasukan pengawal pribadinya dan memberinya gelar Ratu Suthida.

Kabar mengejutkan ini diumumkan Royal Gazette, media istana Kerajaan Thailand, disertai dokumentasi upacara pernikahan pada Rabu (2/5), seperti dilansir dari Royal News.

Maha Vajiralongkorn, 66 tahun, yang bergelar Raja Rama X, menjadi raja konstitusional setelah kematian ayahnya Raja Bhumibol Adulyadej, pada Oktober 2016, setelah 70 tahun bertakhta.

Dia akan secara resmi dimahkotai dalam upacara Budha dan Brahmana pada hari Sabtu (4/5), diikuti oleh prosesi di Bangkok pada hari berikutnya.

Pada 2014, Vajiralongkorn menunjuk Suthida Tidjai, mantan pramugari Thai Airways, sebagai wakil komandan unit pengawalnya.

Raja menjadikan Suthida sebagai jenderal penuh di Angkatan Darat Kerajaan Thailand pada bulan Desember 2016, dan wakil komandan pengawal pribadi raja pada tahun 2017.

Vajiralongkorn juga menjadikannya Suthida, seorang Thanpuying, gelar kerajaan untuk bangsawan perempuan.

Menurut laporan CNN, ini adalah pernikahan keempat Maha Vajiralongkorn. Dia sebelumnya menikah dengan Soamsawali Kitiyakara pada tahun 1977, Yuvadhida Polpraserth pada tahun 1994 dan Srirasmi Suwadee pada tahun 2001.

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn memiliki dua anak perempuan dan lima putra, dan hanya satu yang secara resmi diakui sebagai pangeran.

Sosok Maha Vajiralongkorn
Maha Vajiralongkorn dilantik sebagai putra mahkota pada 28 Desember 1972 di Balai Singgasana Ananta Samakhom. Pengangkatan itu menempatkannya sebagai Putra Mahkota ketiga dari keluarga kerajaan Chakri.

Sebagai bagian dari keluarga kerajaan, Maha Vajiralongkorn sejak usia 4 tahun sudah dikenalkan budaya kerajaan bersama kakak perempuannya, Putri Ubolratna.

Setelah menyelesaikan SD di Thailand, Maha Vajiralongkorn melanjutkan sekolah lanjutan ke Inggris. Pada 1966, dia mendaftar ke sekolah King’s Mead di kota Seaford, Sussex, Inggris, namun tak lama pindah ke sekolah Millfield di Somerset hingga lulus pada Juli 1970. Selama bersekolah ini, Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn dikenal dengan panggilan V Mahidol.

Pada September 1970, Maha Vajiralongkorn mengikuti kursus pelatihan militer di King’s School di kota Sydney, Australia. Tak disangka, itu adalah momen Maha Vajiralongkorn jatuh cinta pada dunia militer.

Pada 1972 dia mendaftar ke Sekolah Militer Australia di Duntroon, Canberra. Di sana, dia dipuji karena bisa mempunyai kemampuan yang baik di bidang akademik dan olah raga.

Pada 1976, dia lulus dengan pangkat Pembantu Letnan Satu dan program studi militer.

Sekembali dari Australia atau persisnya pada 1977, ia melanjutkan pendidikannya di Thailand dan bergabung sebagai pasukan Angkatan Darat. Di militer Thailand, Maha Vajiralongkorn juga diketahui melatih pasukan angkatan udara Kerajaan Thailand, khususnya pilot tempur.

Karir Maha Vajiralongkorn di bidang militer sangat moncer. Dia mampu memperbaiki pesawat tempur, menjadi pilot helikopter yang andal, hingga mendapat izin menerbangkan pesawat tempur F-16 dan pesawat Boeing 737 seri 400.

Di bidang sosial, Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn juga dikenal dermawan oleh rakyatnya. Sebagai buktinya, pada 1977 dia mendirikan sebuah rumah sakit di daerah terpencil berskala internasional.

Tak hanya itu, dia juga memberikan kontribusi kepada pertanian Thailand dengan membangun klinik agrikultur bergerak yang bertujuan melakukan efisiensi produksi dan pengembangan teknologi pertanian.

Maha Vajiralongkorn telah mengabdi sebagai Putra Mahkota selama 44 tahun. Selama bertugas dan memimpin upacara kerajaan, ia menggambarkan dirinya sebagai utusan Raja Bhumbibol. (LMC-03/berbagai sumber)




Dirgahayu Sumatera Utara Wujudkan Sumut Bermartabat dan Sukseskan Pemilu 2019

Rakyat Sumatera Utara (Sumut) patut besukaria. Karena di bulan April ini ada dua peristiwa penting yang digelar hampir bersamaan. Pertama, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Provinsi Sumut yang jatuh pada tanggal 15 April dan ke dua, pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang jatuh pada tanggal 17 April 2019.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah dalam berbagai kesempatan mengimbau kepada seluruh rakyat Sumut untuk menyukseskan kedua agenda penting tersebut. Yiatu sukseskan perayaan HUT ke 71 Sumut dan Pemilu serentak 2019, yang meliputi pemilihan presiden/wakil presiden dan pemilihan anggota legislatif.

Perayaan HUT ke 71 Sumut sangat penting bagi warga Sumut, tidak hanya sekadar pesta dan larut dalam kegembiraan. Namun melalui peringatan HUT tersebut, seluruh rakyat Sumut juga diharapkan mengetahui dan memahami sejarah perjuangan para pahlawan dan orang tua dahulu untuk memperjuangkan dan mempertahankan daerah ini dari tangan penjajah. Itu semua juga merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita sukseskan perayaan HUT ke 71 Sumut, karena perayaan ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), tetapi milik seluruh rakyat Sumut,” ujar Gubernur, beberapa waktu lalu.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmyadi saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Mukhlishin Sibuhuan – Kabupaten Padang Lawas, Rabu (10/4/2019). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu).

Rencananya ada berbagai rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan HUT Sumut tahun ini, mulai 8 April 2019 dan ditutup 27 April 2019. Diantaranya, Dialog Interaktif, Seminar Tentang Sejarah Terbentuknya Provinsi Sumatera Utara, Kunjungan Sosial, Isra’ Mi’raj, Bazar, ziarah, Rapat Paripura Istimewa, Lomba Gerak Jalan Beregu dan Massal serta Senam Sehat Bersama, dan ditutup dengan Pesta Rakyat.

Berbeda dari sebelumnya, perayaan HUT Sumut tahun ini yang mengusung tema “71 Tahun Sumatera Utara, Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Tahun 2019 dan Pembangunan untuk Mewujudkan Masyarakat yang Maju, Aman dan Bermartabat,” tersebut sengaja diisi dengan kegiatan Dialog Interaktif dan Seminar Tentang Sejarah Terbentuknya Provinsi Sumatera Utara.

Tujuannya agar seluruh rakyat Sumut mengerti dan memahami sejarah terbentuknya Provinsi Sumut. Bahwa dahulu, pada zaman pemerintahan Belanda, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh pulau Sumatera, dipimpin oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di Kota Medan.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadiri panen raya jagung dan pedet di desa Purwobinangun, Kec. Sei Bingei, Kab.Langkat, Senin (1/4). (Foto:lintasmedan/ist)

Setelah kemerdekaan, dalam sidang pertama Komite Nasional Daerah (KND), Provinsi Sumatera kemudian dibagi menjadi tiga sub provinsi yaitu: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Utara sendiri merupakan penggabungan dari tiga daerah administratif yang disebut keresidenan yaitu: Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur, dan Keresidenan Tapanuli.

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia (R.I.) No. 10 Tahun 1948 pada tanggal 15 April 1948, ditetapkan bahwa Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu: Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan. Tanggal 15 April 1948 selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Utara.

Pada awal tahun 1949, dilakukan kembali reorganisasi pemerintahan di Sumatera. Dengan Keputusan Pemerintah Darurat R.I. Nomor 22/Pem/PDRI pada tanggal 17 Mei 1949, jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan. Selanjutnya dengan Ketetapan Pemerintah Darurat R.I. pada tanggal 17 Desember 1949, dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur. Kemudian, dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 5 Tahun 1950 pada tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan tersebut dicabut dan dibentuk kembali Provinsi Sumatera Utara.

Dengan Undang-Undang R.I. No. 24 Tahun 1956 yang diundangkan pada tanggal 7 Desember 1956, dibentuk Daerah Otonom Provinsi Aceh, sehingga wilayah Provinsi Sumatera Utara sebahagian menjadi wilayah Provinsi Aceh.

Wujudkan Sumut Bermartabat

Peringatan HUT ke 71 Sumut juga diharapkan menjadi momen untuk meningkatkan rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Sumut, dan bersama-sama membangun provinsi yang memiliki 25 kabupaten, 8 kota, 444 kecamatan, 693 kelurahan, dan 5.417 desa dengan jumlah penduduk 14.838.417 jiwa ini.

 Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengunjungi Pesantren Darul Mursyid di Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (9/4/2019). (Humaspemprovsumut)

Karena, menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah, untuk membangun Sumut tidak dapat hanya dilakukan oleh Gubernur dan Wagub atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saja. Namun, untuk membangun dan mewujudkan Sumatera Utara yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat, dibutuhkan peran dan keterlibatan seluruh rakyat Sumut.

Dalam berbagai kesempatan, terutama ketika berkunjung ke daerah kabupaten/kota, Gubernur dan Wagub Sumut selalu mengajak seluruh rakyat Sumut tetap kompak dan bersama-sama membangun daerah ini. Menggali berbagai potensi dan kekayaan yang ada daerah, serta memanfaatkannya untuk membangun daerahnya masing-masing.

Apalagi, Sumut ini memiliki potensi dan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa besarnya. Bahkan, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Jepang. Namun, belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga Sumut masih tertinggal dibanding negara-negara tetangga tersebut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah lepas peserta lomba lari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Millenials Nite Run 7.3K, di halaman Kantor PLN Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Jalan KL Yos Sudarso Medan, Jumat malam (5/4/2019). Wagub mengajak anak muda Sumut untuk memelihara gaya hidup sehat dan rutin olahraga . (Biro Humas dan Keprotokolan)

Selain menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA), Gubernur dan Wagub selalu menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Karena untuk mengelola potensi SDA yang begitu besar, dibutuhkan SDM yang berkualitas dan profesional.

Karena itu, Pemprov Sumut terus mendorong keberadaan sekolah-sekolah berkualitas di seluruh tingkatan, mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat. Bahkan, di beberapa daerah, akan dibangun SMK sesuai potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

Persoalan moralitas dan akhlak juga tidak luput dari perhatian Gubernur dan Wagub. Memang pintar itu penting, namun jauh lebih penting lagi budi pekerti dan akhlak yang mulia. Karena itu, selain mengajarkan ilmu pengetahuan dan sains, para guru juga diminta memprioritaskan pelajaran budi pekerti dan akhlak di sekolah. Serta mendorong tumbuhnya sekolah-sekolah agama, seperti pesantren di berbagai daerah di Sumut.

Itu semua sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wagub untuk membangun dan mewujudkan Sumut yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat. Dimana untuk mencapai itu semua, ada lima misi yang harus diwujudkan, yaitu bermartabat dalam kehidupan, bermartabat dalam politik, bermartabat dalam pendidikan, bermartabat dalam pergaulan dan bermartabat dalam lingkungan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengunjungi SMA Negeri 3 Sibolga, Jalan Letjen Suprapto Pancuran Gerebak , Senin (8/4/2019). Gubernur juga menyerahkan SK kepada 61 guru se-kota Sibolga sekaligus meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda)

Dalam upaya merealisasikan visi dan misi tersebut, ditetapkanlah lima program prioritas pembangunan Sumut. Yaitu peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, melalui penyediaan lapangan kerja. Peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan. Pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan. Penyediaan layanan kesehatan berkualitas. Terakhir, peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.

Melalui program prioritas tersebut diharapkan Sumut yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat, yang menjadi visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur Sumut, dapat segera terwujud. Hal itu antara lain ditandai dengan tingkat pengangguran terbuka tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 5,5% dan ditargetkan menurun menjadi 5,1% tahun 2023. Angka rata-rata lama sekolah tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 9,45 tahun dan ditargetkan meningkat menjadi 10,12 tahun di tahun 2023.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah bersilaturahmi dan menghadiri perayaan Isra Mi’raj yang diadakan di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (8/4/2019). (Humaspemprovsumut)

Kemudian, tingkat kemantapan jalan provinsi tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 80,05% dan ditargetkan meningkat menjadi 96,35% pada tahun 2023. Luas pemukiman kumuh di perkotaan sebesar Rp 540 hektare dan ditargetkan tidak ada lagi pada tahun 2023. Total Fertility Rate (TFR) diproyeksikan tahun 2019 sebesar 2,86 dan ditargetkan menurun menjadi 2,7 tahun 2023.

Sukseskan Pemilu 2019

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi memimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Permasalahan / Hambatan Pemilu Tahun 2019 di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Jum’at (15/2).  (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan suasana kondusif, aman dan tertib. Sehingga seluruh rencana pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban sosial. Karena itu, suksesnya Pemilu 2019 menjadi salah satu kuncinya.

Wajar, jika dalam berbagai kesempatan, Gubernur dan Wagub juga selalu menekankan agar seluruh masyarakat, pemerintah daerah, pihak terkait, dan yang utama para penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu Sumut, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan presiden/wapres dan pemilihan anggota legislatis yang digelar serentak 17 April mendatang.

Seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait harus mengambil peran untuk menyukseskan Pemilu 2019, sesuai bidang tugas dan kemampuan masing-masing. Sehingga Pemilu serentak yang pertama kali digelar tahun ini dapat berjalan sukses, aman, tertib dan demokratis.

Kepada KPU dan Bawaslu Sumut, sebagai penyelenggaran Pemilu, diminta untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu berjalan sesuai jadwal dan rencana yang telah ditetapkan. Terutama tentang ketersediaan logistik, seperti surat suara, kotak suara hingga proses penghitungan suara nantinya.

Begitu juga dengan jumlah pemilih, dipastikan semua berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada “kebocoran” atau “celah” yang berpotensi menimbulkan kericuhan atau gugatan dari para peserta pemilu. Kepada para aparat keamanan seperti TNI dan Polri, juga diharapkan bantuannya untuk menjaga kemanan dan ketertiban, baik sebelum atau pun setelah proses pemungutan suara.

Seluruh masyarakat juga diimbau untuk beramai-ramai mendatangi Tampat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April nanti dan melaksanakan hak pilihnya sesuai hati nurani masing-masing. Jangan ada yang golput, karena partisipasi masyarakat di TPS sangat penting dan akan menentukan nasib negeri ini lima tahun mendatang. Hal ini juga menjadi catatan penting, karena pada Pilkada Kota Medan tahun 2015, partisipasi pemilihnya sangat rendah, dan terendah di seluruh Indonesia.

Video Conference Wakil Gubernur Sumut Musa Rahekshah didampingi Sekretaris Daerah Sumut R. Sabrina melaporkan kesiapan Pemilu serentak tahun 2019 melalui video conference kepada Kementerian Dalam Negeri di ruang Sumut Smart Province lt.6 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jl.P Diponegoro No.30, Medan. Rabu (10/4).

Netralitas aparatus sipil negara (ASN) juga menjadi perhatian Gubernur dan Wagub. Bahkan, di setiap kesempatan, selalu diingatkan agar ASN, khususnya di lingkungan Pemprov Sumut untuk menjaga netralitas selama pelaksanaan Pemilu 2019. Selain sudah diatur dalam undang-undang, hal tersebut juga dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan Pemilu 2019.

Syukurnya, dalam video conference dengan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) yang diwakili oleh Direktorat Jendral Bina Adminstrasi Kewilayahan Eko Subowo, Rabu (10/4), Wagub Musa Rajekshah melaporkan bahwa Provinsi Sumut dipastikan siap melaksanakan Pemilu 2019, baik secara logistik dan pengamanan.

Seluruh persiapan berjalan dengan baik. Pendistribusian surat suara, kotak suara, dan pengamanan tidak ada kendala yang berarti. Sehingga optimis Pemilu di Sumut berjalan dengan aman, lancar dan seluruh pemilih bisa hadir ke TPS-nya masing-masing. Bahkan, jumlah partisipasi pemilih di Sumut diyakini mencapai sebesar 70% dari DPT 9.786.005.

Ketua KPU Sumut Yulhasni juga melaporkan, logistik pemilu sudah didistribusikan ke seluruh daerah. Untuk surat suara ada kerusakan sebanyak 187.207 dan sudah dilaporkan ke KPU Pusat. Sedangkan untuk kotak suara 80% sudah sampai ke seluruh kabupaten/kota Sumut, sisanya ke daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan darat. Diharapkan ada bantuan dari TNI dan Polri.

Komisioner Bawaslu Sumut Agus Salam juga melaporkan, sudah menyiapkan personel pengawasan TPS, pelatihan saksi di TPS dan patroli pengawasan politik uang. Serta melakukan berbagai langkah antisipasi di daerah rawan.

Sedangkan untuk pengamanan, Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) yang diwakili AKBP Guntur mengatakan sudah bekerja sama dengan TNI untuk mempersiapkan 23.342 personel yang ditugaskan untuk menyukseskan Pemilu 2019. Jumlah tersebut terdiri dari 13.002 personel dari Polri dan 10.340 personel dari TNI. Seluruhnya sudah dibekali dengan buku saku SOP pengamanan Pemilu.

Meski begitu, seluruh seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu dan seluruh stakeholder Pemilu perlu terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai kendala dan persoalan yang mungkin timbul dan bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2019. Karena, keberhasilan dan suksesnya Pemilu 2019 tidak hanya menentukan nasib bangsa dan negeri ini lima tahun mendatang, tetapi juga keberhasilan mewujudkan Sumatera Utara yang maju, aman, sejahtera dan bermartabat. Dirgahayu Sumut dan Sukseskan Pemilu 2019. (Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)




Presiden Filipina Akui Sebagai Muslim

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte (Foto:LintasMedan/ist)

Manila, 25/1 (LintasMedan) – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengeluarkan pernyataan mengejutkan karena mengaku bahwa ia bukan beragama Katolik.

“Ada bagian dari diri saya yang sebenarnya adalah Islam. Saya bukan seorang Katolik. Saya Islam, itu benar,” kata Duterte dalam pidatonya, seperti dilansir dari Manila Times, Kamis 24 Januari 2019.

Duterte mengucapkan syukurnya kepada Allah, mengenai adanya kemajuan disahkannya Undang Undang Organik Bangsamoro (BOL). Dia berbicara di kota Cotabato, Filipina, yang warganya mayoritas beragama Islam.

“Tuhan pasti baik untuk kita. Fakta bahwa kita telah mencapai titik ini setelah bertahun-tahun negosiasi dan interupsi. Kita di sini. Insya Allah. Tuhan itu agung. Allahu Akbar,” lanjutnya.

Pernyataan Duterte datang sehari setelah Malacanang (istana Presiden Filipina) mengatakan kepada para pemimpin Gereja Katolik untuk tidak ikut campur mengenai bagaimana presiden menjalankan pemerintahan.

Presiden berusia 73 tahun itu lahir dan besar sebagai seorang Katolik. Namun selama memimpin negara di Asia Tenggara tersebut, Duterte kerap menyerang Gereja Katolik dan ajarannya dengan komentar kontroversial.

Namun menurut pihak istana, pernyataan Duterte itu hanya untuk membela diri melawan uskup dan imam yang menggunakan mimbar untuk menentang pemerintahannya.(LMC/VV)




Bandara Silangit Dukung Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Medan, 28/12 (LintasMedan) – Bandara internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara terus berbenah meningkatkan fasilitas dan memperpanjang landasan hingga 2.650 meter, guna mendukung proyeksi Silangit menjadi hub pariwisata.

Selama ini Bandara Silangit adalah bandara perintis dengan landasan pacu hanya 1.800 meter dan sekarang sudah diperpanjang menjadi 2.650 meter sehingga bisa didarati pesawat jet Boeing jenis 737.

Upaya meningkatkan aktivitas di bandara terbesar kedua di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) setelah Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang tersebut diyakini sangat berpengaruh positif terhadap perkembangan wisata di kawasan Danau Toba.

Terlebih sejak dibukanya penerbangan internasional dari Bandara Silangit ke beberapa negara ASEAN dan sebaliknya, guna menjadikan Danau Toba menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan mancanegara (wisman).

Untuk memanfaatkan peluang tersebut bagi industri pariwisata Danau Toba, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan atau stakeholders tentunya perlu mendukung pembangunan hub pariwisata di Silangit.

Dukungan tersebut, antara lain ketersediaan hotel-hotel, restoran, cafe, destinasi wisata halal, anjungan tunai mandiri (ATM), toilet, usaha penyewaan kendaraan, dan kulturnya yang dapat menjadi daya tarik khusus.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon mengakui pembukaan rute penerbangan internasional secara reguler dari Bandara Silangit ke beberapa kota di kawasan ASEAN seperti Kuala Lumpur, Malaysia dan sebaliknya, turut berdampak positif bagi pengembangan pariwisata Samosir yang sebagian wilayahnya mencakup Danau Toba.

“Sejak Bandara Silangit berstatus bandara internasional, banyak wisatawan mancanegara datang ke kawasan wisata di Samosir, antara lain ke Pusuk Buhit dan Tuktuk Siadong,” paparnya kepada pers di Pangururan, ibu kota Kabupaten Samosir.

Para wisman datang ke Samosir dengan menggunakan penerbangan Silangit-Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka bukan hanya warga Malaysia, tetapi ada pula yang berasal dari Australia.

“Banyak juga wisman asal Malaysia yang ingin melihat Geopark Kaldera Toba Pusuk Buhit,” kata Bupati Samosir.

Pihaknya berharap Bandara Silangit bisa menjadi gerbang bagi wisatawan lokal dan wisman untuk berkunjung dan melestarikan budaya adat Batak dan Danau Toba.

Bandara Internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. (Foto: LintasMedan/dok)

Keindahan panorama Danau Toba dan aura budaya Batak kerap membuat decak kagum para wisatawan yang berlibur ke Samosir.

“Danau Toba adalah kombinasi liburan yang sempurna. Nature-nya bagus, culture-nya juga sangat beragam. Tinggal sedikit dipoles, ditata kembali dan direvitalisasi dengan standar global supaya bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia,” ucap Viin, wisman asal Malaysia.

Fasilitas Bandara
Bandara Silangit telah pula mengimplementasikan fitur “smart airport” dengan teknologi digital, antara lain, berupa Wi-Fi gratis, display jadwal bus dan penerbangan, e-payment, mesin tiket bus, e-kiosk informasi turis, self check-in, dan berbagai fitur digital.

Berbagai fasilitas digital tersebut sudah dapat dipergunakan sejak 28 Oktober 2017 atau bersamaan dengan penerbangan rute Singapura-Silangit PP, yang merupakan rute luar negeri perdana di Bandara Internasional Silangit yang dilayani oleh Garuda Indonesia.

Selain itu, di salah satu sisi gedung terminal Bandara Silangit telah dioperasikan pusat informasi pariwisata yang diberi nama “corner Samosir”.

Di pusat informasi itu tersedia beragam informasi seputar lokasi wisata di Kabupaten Samosir.

Mereka yang singgah di Corner Samosir umumnya untuk mencari informasi dan mengambil peta objek wisata di Kabupaten Samosir.

“Ayo ke Danau Toba. Ayo ke Samosir,” ucap Rapidin Simbolon seraya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah membangun Kawasan Danau Toba dan Bandara Silangit.

Masih terkait dengan pengembangan wisata, Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terus melakukan pembenahan infrastruktur di wilayahnya.

Hal itu dilakukan agar keberadaan Bandara Silangit sebagai salah satu bandara yang melayani rute internasional bisa berperan semakin maksimal.

Proyek infrastruktur Bandara Silangit mencakup pembangunan lanjutan infrastruktur, antara lain jalan utama dari Ronggur Nihuta dimulai dari Sidihoni menuju Pangururan.

Selain itu, proyek peningkatan ruas jalan raya Tomok-Lontung dengan hotmix serta sejumlah jalur lain di sekitarnya.

Kota Bandara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) didampingi Bupati Taput Nikson Nababan (kedua kiri), Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor (kanan) dan Bupati Toba Samosir Darwin Siagian (kiri), meninjau proyek pengembangan terminal Bandara Internasional Silangit, beberapa waktu lalu. (Foto: LintasMedan/dok)

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menyatakan akan segera membangun kawasan Aerocity atau Kota Bandara, sebagai upaya meningkatkan jumlah wisatawan yang hendak mengunjungi destinasi wisata Danau Toba melalui Bandara Internasional Silangit.

“Segera, sebuah Kota Bandara akan dibangun di Silangit untuk menstimulasi animo kunjungan wisatawan,” kata Bupati Taput, Nikson Nababan.

Direncanakan, konsep Aerocity dibangun dengan zonasi wilayah. Meliputi ketersediaan fasilitas perkantoran, perindustrian, dan ruang terbuka hijau.

Kota Bandara yang ingin diwujudkan akan mendukung modernisasi sebuah kota di sekitar bandara yang merujuk pada kota sejenis yang ada di sekitar Kota New Delhi, India.

Penerapan konsep Aerocity Silangit, ke depan, diyakini akan memberikan dampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi. Selain tentu sebagai penopang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Kawasan Aerocity akan dibangun di areal hamparan Silangit yang menjadi lahan milik Pemkab Taput seluas 158 hektare. Sebanyak 142 hektar diberikan kepada pihak pengelola Bandara Silangit, yakni Angkasa Pura II untuk kebutuhan perluasan pembangunan bandara menjadi bandara Internasional.

“Harapan kita, keberadaan Aerocity akan menciptakan peningkatan animo kunjungan, sehingga maskapai penerbangan akan berlomba-lomba untuk membuka rute terbang domestik maupun mancanegara menuju Silangit,” paparnya.

Menurut Nikson, upaya yang akan ditempuh Pemkab Taput itu juga menyikapi masih rendahnya aktivitas kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan Malaysia yang menggunakan dua rute penerbangan internasional menuju Silangit.

Jadwal Penerbangan
Aktivitas Bandara Silangit memang semakin intens. Ada beberapa maskapai yang melayani rute ke Bandara Silangit dan sebaliknya, baik domestik maupun iternasional.

Maskapai penerbangan yang melayani rute reguler di Silangit, antara lain Batik Air tujuan Bandara Soekarno-Hatta yang berangkat setiap hari pukul 09.00 WIB.

Sedangkan, rute Bandara Soekarno-Hatta tujuan Silangit berangkat setiap hari pukul 11.50 WIB.

Maskapai penerbangan lainnya, yakni Citylink melayani rute Soekarno-Hatta ke Silangit berangkat pukul 06.20 WIB setiap hari.

Dari Bandara Silangit ke Soekarno-Hatta berangkat pukul 08.55 WIB setiap hari.

Pesawat Citilink mendarat di Bandara Internsional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. (Foto: LintasMedan/dok)

Citilink rute Halim Perdana Kusuma ke Silangit berangkat pukul 10.40 WIB setiap hari dan Silangit-Halim Perdana Kesuma berangkat pukul 13.20 WIB setiap hari.

Garuda Indonesia rute Soekarno-Hatta tujuan Silangit berangkat pukul 07.35 WIB pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Pesawat Garuda Indonesia rute Silangit tujuan Soekarno-Hatta berangkat pukul 10.50 WIB pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Sriwijaya Air rute Soekarno-Hatta ke Silangit berangkat pukul 07.30 WIB dan 12.05 WIB setiap hari. Sedangkan, Bandara Silangit tujuan Soekarno-Hatta berangkat pukul 10.10 WIB dan 14.15 WIB setiap hari.

Susi Air rute Bandara Kualanamu-Silangit berangkat pukul 08.50 WIB setiap Rabu dan Silangit-Kualanamu berangkat pukul 14.15 WIB setiap Rabu.

Susi Air juga melayani rute Gunung Sitoli-Silangit berangkat pukul 12.50 WIB setiap Rabu. Dari Silangit ke Gunung Sitoli berangkat pukul 10.15 WIB setiap Rabu.

Wings Air rute Kualanamu-Silangit berangkat pukul 07.50 WIB setiap hari. Dari Silangit ke Kualanamu berangkat pukul 09.05 WIB setiap hari.

Malindo Air melayani rute Bandara Subang (Malaysia) tujuan Silangit berangkat pukul 12.45 WIB pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Dari Silangit ke Subang berangkat pukul 14.50 pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. (Selama kurun waktu 21 Oktober hingga 31 Desember 2018, penerbangan ditunda).

Air Asia rute Kuala Lumpur ke Silangit berangkat pukul 09.30 WIB pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Dari Silangit ke Kuala Lumpur berangkat pukul 11.30 WIB pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Penerbangan Ekstra
Mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat musim liburan akhir tahun 2018, beberapa maskapai menambah jadwal atau penerbangan ekstra.

Perusahaan penerbangan yang melakukan extra flight itu, antara lain Batik Air dari Soekarno-Hatta ke Silangit berengkat pukul 11.20 WIB setiap hari.

Mulai 17 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019, Batik Air melayani rute Silangit tujuan Soekarno Hatta berangkat pukul 14.10 WIB setiap hari, khusus untuk tanggal 17 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019.

Sementara, maskapai penerbangan Citilink melayani rute Halim Perdana Kesuma-Silangit pukul 05.50 WIB setiap hari mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Dari Silangit ke Halim Perdana Kesuma, Citilink berangkat pukul 08.40 WIB setiap hari mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Sriwijaya Air dari Soekarno-Hatta tujuan Silangit berangkat pukul 10.20 WIB setiap hari, mulai 13 Desember 2018 hingga 14 Januari 2019.
Dari Silangit tujuan Soekarno-Hatta berangkat pukul 13.00 WIB setiap hari, mulai 13 Desember 2018 hingga 14 Januari 2019.

Garuda Indonesia dari Soekarno Hatta tujuan Silangit berangkat pukul 10.50 WIB pada Selasa, Kamis, dan Sabtu, mulai 15 Desember 2018 hingga 10 Januari 2019.

Dari Silangit ke Soekarno-Hatta berangkat pukul 14.00 WIB pada Selasa, Kamis, dan Sabtu, mulai 15 Desember 2018 hingga 10 Januari 2019.

Dukungan Disbudpar Sumut

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Hidayati. (Foto: LintasMedan/dok)

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut terus melakukan berbagai upaya untuk memulihkan dan membangkitkan kembali kunjungan para wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang dan menikmati keindahan Danau Toba.

“Kita mengapresiasi usaha yang dilakukan para pemangku kepentingan atau stakeholders dan Pemkab di kawasan Danau Toba untuk memajukan sektor pariwisata di wilayah tersebut,” kata Kepala Disbudpar Sumut, Hidayati.

Ia membenarkan, langkah strategis dan berbagai kebijakan pariwisata yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemkab-pemkab se kawasan Danau Toba dewasa ini, khususnya terkait dengan penerbangan dari dan ke Bandara Silangit merupakan sebuah langkah maju dan diyakini turut mendorong pertumbuhan kunjungan wisman ke Danau Toba.

“Semua kita padukan menjadi sebuah sinergitas untuk memajukan pariwisata di Sumatera Utara. Mulai dari keberadaan Bandara Silangit, infrastruktur jalan, penginapan, akomodasi dan lainnya, harus saling mendukung. Dengan demikian, apa yang kita harapkan ke depan, khususnya untuk kunjungan turis, akan bisa kita capai,” ujar Hidayati.

Dia juga berharap, agar pelaku pariwisata serta industri pariwisata selalu meningkatkan pelayanannya, serta memberikan fasilitas yang aman dan nyaman.

Salah satunya adalah pengelola usaha jasa transportasi dan pelaku usaha perhotelan yang diharapkan ikut berperan menerapkan program sadar wisata.

“Mari kita sama-sama meningkatkan sadar wisata. Jika itu sudah dimiliki tentu kita akan menjaga alamnya, sarana dan prasarana, serta kondisi dan prilaku terhadap kepada semua wisatawan yang berkunjung,” tuturnya.  (adv)




Mantan Presiden AS George Bush Meninggal Dunia

George HW Bush (Foto:LintasMedan/ist)

Texas, 1/12 (LintasMedan) – Mantan Presiden AS George HW Bush telah meninggal pada usia 94 tahun, diumumkan oleh putranya George W Bush.

George Bush Sr meninggal pada pukul 22.10 waktu setempat pada hari Jumat (11:10 WIB Sabtu), di kediaman keluarganya di Houston, Texas, kata seorang juru bicara keluarga.

Dia adalah presiden AS ke-41 yang menjabat antara tahun 1989 hingga 1993. Periode administrasinya ditandai dengan berakhirnya Perang Dingin dan perang Irak pertama melawan Saddam Hussein.

Kesehatan Bush telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir tetapi beberapa kali dia masih tampil di publik.

Pada bulan April, ia dilarikan ke rumah sakit akibat infeksi darah. Bush meninggal tujuh bulan setelah istrinya, Barbara.

“Jeb, Neil, Marvin, Doro, dan saya sedih untuk mengumumkan bahwa setelah 94 tahun yang luar biasa, ayah kami tercinta telah meninggal,” tulis putranya George Bush Jr, yang kemudian melayani sebagai presiden AS ke-43, dalam sebuah pernyataan.

“[Dia] adalah seorang pria dengan karakter tertinggi dan ayah terbaik yang bisa diminta seorang putra atau putri.”

Siapa George HW Bush?
Masa jabatan presiden Bush di kantor didominasi oleh kebijakan luar negeri – jatuhnya komunisme di Eropa Timur dan invasi pemimpin Irak Saddam Hussein ke Kuwait pada tahun 1990.

Dengan berakhirnya komunisme, Bush menyatakan pada pelantikannya: “Angin baru bertiup, dan dunia yang disegarkan oleh kebebasan tampaknya terlahir kembali.”

Bush berperan penting dalam membangun koalisi militer internasional yang memaksa Saddam Hussein dari Kuwait keluar dari Irak.

Ia menjadi presiden setelah menjalani dua masa jabatan sebagai wakil presiden untuk Ronald Reagan – yang pertama sejak 1836 untuk dipilih menjadi presiden dari wapres.

Meskipun popularitasnya mencapai 90%, ia dituduh mengabaikan urusan domestik dan dikalahkan oleh Bill Clinton pada pemilu 1992.

Janji kampanyenya yang terkenal tahun 1988 – “Baca mulut saya. Tidak ada pajak baru” – menghantuinya ketika dia merasa harus membalikkan kebijakan itu.

Bush memasuki politik pada tahun 1964 setelah menjadi seorang jutawan minyak pada usia 40 tahun.

Selama Perang Dunia II, ia adalah seorang penerbang sebelum ditembak jatuh oleh Jepang pada September 1944 ketika sedang melakukan serangan bom.

Setelah keluar secara terhormat dari angkatan laut AS pada tahun 1945, Bush menikahi Barbara Pierce yang berusia 18 tahun. Pernikahan mereka berlangsung selama 73 tahun dan memiliki enam anak bersama.

Ia meninggalkan lima anak dari pasangan mereka, 17 cucu, delapan cicit, dan dua saudara kandung. (LMC/BBC)




Sumatera Utara Lahan Investasi Menggiurkan

Potensi sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang luar biasa, sejatinya menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai kawasan paling menarik untuk dijadikan tempat berinvestasi.

Namun, hal itu belumlah cukup, jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang tepat dari para pemangku kepentingan di daerah ini.

Visi dan Misi Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah dengan jargon ‘Sumut Bermartabat’ diyakini menjadi agenda yang baik untuk menciptakan daya tarik Sumut di mata investor.

Meski baru ‘seumur jagung’ kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, sudah menunjukan tekad menjadikan Sumut sebagai destinasi paling menggiurkan bagi para investor.

Keseriusan dan kesungguhan Gubernur dan Wagub menjadikan Sumut sebagai kawasan layak bagi investor, setidaknya tergambar dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2019 yang disampaikan ke DPRD Sumut.

Dari pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp15,2 triliun, dengan usulan belanja daerah sebesar Rp15,4 triliun lebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memfokuskannya untuk pencapaian visi misi Sumut Bermartabat, yakni lima poin penting seperti ketenagakerjaan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata.

Untuk ketenagakerjaan misalnya, program peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan sebesar Rp82,7 miliar atau 1,68 persen. Kemudian peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan Rp1,3 triliun lebih atau 27,91 persen, dan pembangunan infrastruktur yang baik Rp1,4 triliun lebih atau 28,64 persen, adalah yang paling signifikan.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya’ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).(Foto:LintasMedan/ist)

Sementara poin peningkatan layanan kesehatan berkualitas sebesar Rp379 miliar lebih atau 7,73 persen. Serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata Rp 365 miliar lebih atau 7,43 persen, menjadi program yang terus mendapatkan tempat.

Melalui program pendidikan diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang cerdas, memiliki keterampilan dan berdaya saing.

Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, arus barang lebih efisien dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan program ketenagakerjaan, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata, seluruhnya diharapkan dapat mempermudah dan mendorong investor untuk berinvestasi di daerah ini.

Sumut Jendela Dunia

Program yang diluncurkan baru-baru ini, juga menjadi bukti kebulatan tekad menjadikan Sumut sebagai kawasan yang pantas untuk diperhitungkan. Pemprov Sumut segera melakukan proses pemetaan potensi daerah lewat program yang disebut ‘Sumut Jendela Dunia’.

Yakni portal website berisi informasi audiovisual tentang data-data Sumber Daya Alam (SDA), wisata, pemerintahan, kemasyarakatan dan lainnya di Sumut. Portal ini akan terintegrasi dengan Sumut Smart Province.

Selain potensi SDA, program ‘Sumut Jendela Dunia’ juga berisi tentang prestasi-prestasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumut.
Dicontohkannya, salah satunya berupa database atlet-atlet Sumut. Selain itu, bisa pula menampilkan hasil-hasil penelitian Balitbang dan Dewan Riset Daerah.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).(Foto:LintasMedan/ist)

Data-data ini akan menjadi etalase paling penting bagi Sumatera Utara, dimana para investor akan memiliki data awal tentang Sumatera Utara yang lengkap dari program ini.

Dengan daya dukung teknologi, investor yang ada di belahan bumi terjauh pun akan mampu mendapatkan informasi positif dan akurat lebih dini tentang Sumatera Utara, sebelum mereka menentukan pilihan.

Dalam program ini nantinya memuat kategori atau klasifikasi tentang potensi satu daerah di Sumatera Utara. Kunci yang paling penting dari program ini adalah validnya informasi dari data yang tersedia.

Jika keberpihakan anggaran dan program yang akan digulirkan fokus menjadikan Sumut benar-benar diperhitungkan, maka pertanyaan selanjutnya, Sumatera Utara punya apa?

Maka, jawabanya sangatlah mudah. Sumut selama ini sudah memiliki apa yang diinginkan investor, yang tidak ada dari Sumut adalah kesungguhan untuk menjadikan apa yang dimiliki benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Sumut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara. (Foto:LintasMedan/ist)

Paling menggiurkan dari Sumut adalah soal potensi sumber daya alamnya yang melimpah. Wagub Musa Rajekshah pada beberapa kesempatan selalu mengajak para pengusaha dalam maupun luar negeri berinvestasi di Sumut, untuk pemenuhan kebutuhan energi untuk sektor industri, komersil maupun masyarakat.

Berbicara di Asian Energy Forum baru-baru ini, Musa Rajekshah membeberkan keunggulan Sumut dan menyiratkan pesan penting bahwa para investor akan menyesal jika tidak memanfaatkannya. Saat ini, Sumut memiliki potensi energi terbarukan meliputi tenaga air, panas bumi, biomasa, biogas dan tenaga surya.

Maka potensi energi terbarukan ini sangat mungkin dikembangkan lebih lanjut menjadi energi listrik sebagai upaya mendukung sistem kelistrikan di Sumut. Untuk tenaga air, Provinsi Sumut memiliki potensi sebesar 3.000 MW, sedangkan untuk panas bumi, Sumut memiliki potensi sebesar 2.000 MW.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. (Foto:LintasMedan/ist)

Sumut saat ini telah memanfaatkan tenaga panas bumi untuk pembangkit listrik yang berada di PLTP Sibayak dan PLTP Sarulla, dan ini menjadi nilai lebih dari Sumut dimana kawasan ini memiliki ketersediaan enegeri listrik yang melimpah. Untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan berada di kawasan Pusuk Buhit Simbolong Samosir, kawasan Sorik Marapi, Mandailing Natal dan kawasan Ria-Ria Tapanuli Utara juga menjadi salah satu potensi energi menggiurkan di Sumut.

Tidak kalah penting, dari potensi Sumatera Utara yang ada adalah Kelapa Sawit. Sumut yang tersohor akan perkebunan kelapa sawitnya, baik yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta dan masyarakat.

Perkebunan kelapa sawit membentang di wilayah Timur dan pesisir barat Sumut, luas perkebunan kelapa sawit BUMN tercatat sekitar 300.000 hektar dan perkebunan sawit rakyat sekitar 400.000 hektar (data Dinas Perkebunan Provinsi Sumut). Produksi kelapa sawit menghasilkan limbah dengan komposisi 23 persen tandan kosong, 6,5 persen, cangkang dan 13 persen fiber sawit. Limbah-limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik biomassa.

Potensi listrik yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit Sumut diperkirakan sekitar 1,050 MW. Dan pada saat ini pemanfaatan biomassa menjadi energi listrik masih sekitar 100 MW. Sedangkan diantara pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTB) PT Growth Sumut sebesar 30 MW, PLTB Growth Asia sebesar 30 MW dan PLTB Harkat Sejahtera 15 MW.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.(Foto:LintasMedan/ist)

Sumut Miliki Keindahan Alam yang Luar Biasa

Banyak destinasi wisata di daerah ini yang keindahannya patut disejajarkan dengan destinasi wisata kelas dunia. Di sini ada Danau Toba, Pulau Samosir, Pantai Nias, Taman Nasional Gunung Leuser, Salju Panas Dolok Tinggi Raja, Gunung Sibayak, Air Terjun Sipiso-piso dan lainnya, sehingga Gubernur Edy Rahmayadi sering menyebut Sumut sebagai “Surga Kecil” pemberian dari Allah SWT.

Untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah ini, Pemprov Sumut membuka peluang investasi selebar-lebarnya. Bahkan, Pemprov berkomitmen untuk mempermudah para investor yang ingin berinvastasi di Sumut, tentu tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Bukan hanya isapan jempol. Pertengahan Oktober 2018, Sumut memperoleh komitmen investasi Rp 6,1 triliun atau sekitar US$400 juta untuk pengembangan pariwisata Danau Toba dari tujuh calon investor.

Komitmen itu diteken, di sela-sela IMF-WB di Bali, oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bersama tujuh calon investor, yaitu PT Gaia Toba Mas, PT Agung Concern, PT Alas Rimbawan Lestari, PT Gamaland Toba Properti, PT Crystal Land Development, PT Asset Pacific, Dan PT Arcs House – Jambuluwuk.

Selain itu, investor dari berbagai negara juga sudah banyak yang datang ke Sumut dan menyatakan berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor di daerah ini. Diantaranya dari Jepang, Malaysia, Singapura, China, Kazakshtan, Tajikistan, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Maka salah besar jika para investor menyingkirkan “Surga Kecil” Sumut dari daftar kawasan paling menggiurkan untuk berinvestasi. Sumatera Utara dengan daya dukung yang dimiliki layak disebut sebagai ‘Lahan Investasi’ yang Menggiurkan.(LMC-Adv)




PM Irak Buka Lamaran Calon Menteri secara Online

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi. (Foto: LintasMedan/dok)

Irak, 14/10 (LintasMedan) – Pemerintahan baru Irak di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi memutuskan bahwa cara yang baik untuk merekrut menteri baru adalah membiarkan anggota masyarakat yang tertarik melamar secara online.

Namun apa yang kemudian terjadi sungguh tak mereka sangka, seperti dilansir dari BBC Indonesia, Minggu (14/10).

Hingga 13 Oktober, tercatat sudah 36.006 orang yang mendaftar secara online, tetapi hanya 9.317 orang yang telah menyerahkan semua dokumen yang disyaratkan.

Politikus yang ditunjuk sebagai perdana menteri, Adel Abdul Mahdi, menulis di Facebook bahwa “mereka yang memiliki keahlian, spesialisasi dan pengalaman praktis” harus mengajukan nama-nama mereka di sebuah situs web khusus pemerintah.

Adel Abdul Mahdi di halaman Facebook-nya terkesan bangga memposting rinciannya yang menunjukkan beragamnya lamaran.

“Sekitar 97 persen dari para calon, independen secara politis; 15 persen adalah perempuan, dan para kandidat berasal dari semua provinsi Irak,” tulis Perdana Menteri.

Ia berharap metode ini akan menghasilkan suatu tim menteri teknokrat berkaliber tinggi, bebas dari ketegangan politik, etnis dan sektarian yang telah melanda negara itu sejak jatuhnya Saddam Hussein pada 2003.

Selain itu, ia juga menginginkan pemerintahan yang dipimpinny kelak bebas dari tuduhan favoritisme, korupsi dan ketidakmampuan.

Pemerintah Irak menghadapi tugas berat membangun kembali negeri itu setelah empat tahun perang melawan kelompok Negara Islam atau ISIS yang menyebabkan puluhan ribu rumah dan bisnis hancur dan lebih dari tiga juta orang terusir dari rumah-rumah mereka.

Tanggapan publik terhadap prakarsa baru PM baru Irak itu dianggap luar biasa mengesankan.

Tidak semua pelamar akan dipertimbangkan untuk posisi-posisi di pemerintahan. Seperti yang dikatakan Mahdi, hanya 9.317 orang dari puluhan ribu itu yang telah menyerahkan semua dokumen yang disyaratkan.

Sebagaimana diketahui, perdana menteri Irak sebelumnya juga telah mencoba melakukan perubahan dalam menyusun kabinet.

Ia tak lagi menunjuk politikus, melainkan para ahli non-partai, menyusul protes massal pada tahun 2016 terhadap buruknya situasi keamanan dan layanan publik.

Namun, kebijakan itu ditentang oleh partai-partai dalam pemerintahan koalisinya yang mendesaknya untuk membalikkannya lagi ke keadaan semula. (LMC-05/BBC)




Singapura Selidiki Penjualan PRT Indonesia di Situs Niaga

Iklan penjualan pembantu rumah tangga asal Indonesia secara online atau dalam jaringan (daring) di situs niaga Carousell Singapura. (Foto: LintasMedan/BBC)

Singapura, 17/9 (LintasMedan) – Kementerian Tenaga Kerja Singapura kini tengah menyelidiki kasus penjualan sejumlah pembantu rumah tangga (PRT) yang diduga dari Indonesia di situs niaga Carousell.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah meminta perhatian serius dari Pemerintah Singapura agar kasus penjualan PRT asal Indonesia secara online atau dalam jaringan (daring) di negara itu, tidak terulang lagi.

“Yang jelas kami sudah sampaikan, kami sudah komunikasikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan Singapura dan mereka sudah melakukan investigasi,” kata Wakil Menlu RI, AM Fachir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Informasi yang dihimpun, Kementerian Tenaga Kerja Singapura membenarkan adanya kasus sejumlah pekerja rumah tangga dari luar negeri ditawarkan secara tidak patut di situs Carousell.

Penawaran itu diunggah pengguna bernama @maid.recruitment. Di dalamnya, terdapat beragam wajah sejumlah pembantu rumah tangga yang diduga berasal dari Indonesia.

Beberapa foto pekerja yang ditawarkan bertuliskan “pembantu Indonesia” dan bertanda “terjual”.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyatakan, mengiklankan pembantu rumah tangga seperti barang tidak bisa diterima dan hal itu melanggar Undang-Undang Agen Tenaga Kerja.

Jika terbukti bersalah, sebuah agen tenaga kerja bisa dikurangi poinnya dan ijin mereka bisa dibekukan atau dicabut.

“Kami tengah menyelidiki kasus ini, dan telah mengatur agar penawaran ini dicabut,” sebut Kementerian Tenaga Kerja Singapura.

Menanggapi kasus ini, juru bicara Carousell mengatakan bahwa penawaran semacam itu tidak diperbolehkan dalam situs niaga mereka sebagaimana tercantum dalam panduan pengguna.

Situs tersebut, menurut juru bicara Carousell, membolehkan agen tenaga kerja menawarkan layanan, namun tidak diperkenankan mengunggah wajah para pekerja.

“Segala tampilan atau berbagi biodata individu dilarang keras karena itu melanggar panduan kami,” paparnya.

Disebutkan, pengguna @maid.recruitment tidak melakukan transaksi penjualan dan, jika terdeteksi, penjualan tersebut akan dicoret.

“Dalam contoh ini, kami membantu aparat dengan penyelidikan mereka,” ujar sang juru bicara.

Carousell menegaskan bahwa mereka telah membekukan akun pengguna tersebut dan mencabut penawarabbn yang dia ajukan. (LMC-03/BBC)




Obama Kritik Donald Trump

Barrack Obama (kiri) dan Donald Trum (kanan). (Foto: LintasMedan/dok)

Washington, 7/9 (LintasMedan) – Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengkritik keras Partai Republik karena tidak bisa mengendalikan Presiden Donald Trump.

“Apa yang terjadi dengan Partai Republik?” tanya Obama sembari menuduh Donald Trump “memanfaatkan ketakutan dan kemarahan”, dalam pidato politik pertamanya yang bertujuan mendorong Partai Demokrat menjelang pemilu sela, Rabu.

Pidato Obama di aula satu universitas di Illinois itu menandai serangan pembuka dari serangkaian kampanye untuk membantu caleg partai Demokrat di pemilihan sela November mendatang.
Pemilu sela ini akan mempertaruhkan sebagian besar kursi Kongres dan 36 jabatan gubernur negara bagian.

Dalam pidato yang berisi berbagai isu dan seringkali diselingi oleh tepuk tangan, Obama mengkritik politik perpecahan saat ini.

Dia juga mengecam serangan Trump pada media dan sistem yudisial, juga terhadap semangat Trump untuk bekerja sama dengan Rusia namun meninggalkan negara sekutu AS.

Pada kesempatan itu, dia juga menyuarakan harapan terkait mobilisasi pemberi suara Partai Demokrat.

“Di dalam kegelapan politik ini saya melihat ada kebangkitan warga di seluruh pelosok negeri,” kata Obama.

Dengan menyebut nama presiden AS, Obama mengatakan Trump adalah satu “gejala, bukan penyebab” dari sakit yang melanda politik nasional Amerika Serikat.

Obama mengemukakan sejak menyelesaikan masa jabatan presiden AS menghindari untuk mengkritik langsung penerusnya itu dan tidak pernah menyebut nama Trump dengan penuh perhitungan.

Terkait kegaduhan yang terjadi minggu ini, yaitu dugaan ada kelompok “perlawanan” di dalam Gedung Putih, Obama mengecam ide bahwa “semua akan berakhir baik” karena pada kenyataannya sebagian staf Trump diam-diam tidak melakukan perintah atasan mereka.

“Demokrasi kita tidak seharusnya berjalan seperti itu,” kata Obama yang merujuk pada buku baru karya wartawan investigasi Bob Woodward yang menggambarkan para pembantu Trump berjuang untuk mengekang presiden yang penuh amarah dan kurang informasi itu.

Mantan presiden dari Partai Demokrat ini juga mengecam keras Partai Republik dan menyebutnya “tidak mau mencari keberanian” untuk menentang langsung Trump.

Dia menuduh partai itu menjawab keputusan “sembrono” dengan “pernyataan kekecewaan yang sumir.

“Mereka tidak membantu kita dengan mempromosikan secara aktif 90 persen keputusan Gedung Putih,'” ujarnya.

Obama juga menantang klaim Partai Demokrat atas perbaikan ekonomi negara itu.

Sementara, Presiden Donald Trump yang sedang berada di North Dakota membalas serangan pendahulunya itu.

“Saya menonton, tetapi saya tertidur. Menurut saya dia (Obama) bagus. Bagus untuk membuat kita tertidur. Jika anda mendengar betapa bagus ekonomi saat ini, coba diingat kapan perbaikan ini dimulai,” ujarnya.

Trump membeberkan bagaimana dia mewarisi kekacauan ekonomi ketika pertama kali menjabat sebagai presiden dan meninggalkan jabatan itu ketika perbaikan ekonomi terjadi.

Dengan merujuk pada angka pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua sebesar 4,2 persen, Trump menuduh Obama “mencoba mengambil kredit dari hal luar biasa yang kini terjadi.

Dia mengatakan jika Partai Demokrat menjadi mayoritas di Kongres dua tahun lalu, sejujurnya ekonomi bukan tumbuh 4,2 persen, tetapi turun 4,2 persen. (LMC-03/ITV)