Mantan Presiden AS George Bush Meninggal Dunia

George HW Bush (Foto:LintasMedan/ist)

Texas, 1/12 (LintasMedan) – Mantan Presiden AS George HW Bush telah meninggal pada usia 94 tahun, diumumkan oleh putranya George W Bush.

George Bush Sr meninggal pada pukul 22.10 waktu setempat pada hari Jumat (11:10 WIB Sabtu), di kediaman keluarganya di Houston, Texas, kata seorang juru bicara keluarga.

Dia adalah presiden AS ke-41 yang menjabat antara tahun 1989 hingga 1993. Periode administrasinya ditandai dengan berakhirnya Perang Dingin dan perang Irak pertama melawan Saddam Hussein.

Kesehatan Bush telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir tetapi beberapa kali dia masih tampil di publik.

Pada bulan April, ia dilarikan ke rumah sakit akibat infeksi darah. Bush meninggal tujuh bulan setelah istrinya, Barbara.

“Jeb, Neil, Marvin, Doro, dan saya sedih untuk mengumumkan bahwa setelah 94 tahun yang luar biasa, ayah kami tercinta telah meninggal,” tulis putranya George Bush Jr, yang kemudian melayani sebagai presiden AS ke-43, dalam sebuah pernyataan.

“[Dia] adalah seorang pria dengan karakter tertinggi dan ayah terbaik yang bisa diminta seorang putra atau putri.”

Siapa George HW Bush?
Masa jabatan presiden Bush di kantor didominasi oleh kebijakan luar negeri – jatuhnya komunisme di Eropa Timur dan invasi pemimpin Irak Saddam Hussein ke Kuwait pada tahun 1990.

Dengan berakhirnya komunisme, Bush menyatakan pada pelantikannya: “Angin baru bertiup, dan dunia yang disegarkan oleh kebebasan tampaknya terlahir kembali.”

Bush berperan penting dalam membangun koalisi militer internasional yang memaksa Saddam Hussein dari Kuwait keluar dari Irak.

Ia menjadi presiden setelah menjalani dua masa jabatan sebagai wakil presiden untuk Ronald Reagan – yang pertama sejak 1836 untuk dipilih menjadi presiden dari wapres.

Meskipun popularitasnya mencapai 90%, ia dituduh mengabaikan urusan domestik dan dikalahkan oleh Bill Clinton pada pemilu 1992.

Janji kampanyenya yang terkenal tahun 1988 – “Baca mulut saya. Tidak ada pajak baru” – menghantuinya ketika dia merasa harus membalikkan kebijakan itu.

Bush memasuki politik pada tahun 1964 setelah menjadi seorang jutawan minyak pada usia 40 tahun.

Selama Perang Dunia II, ia adalah seorang penerbang sebelum ditembak jatuh oleh Jepang pada September 1944 ketika sedang melakukan serangan bom.

Setelah keluar secara terhormat dari angkatan laut AS pada tahun 1945, Bush menikahi Barbara Pierce yang berusia 18 tahun. Pernikahan mereka berlangsung selama 73 tahun dan memiliki enam anak bersama.

Ia meninggalkan lima anak dari pasangan mereka, 17 cucu, delapan cicit, dan dua saudara kandung. (LMC/BBC)




Sumatera Utara Lahan Investasi Menggiurkan

Potensi sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang luar biasa, sejatinya menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai kawasan paling menarik untuk dijadikan tempat berinvestasi.

Namun, hal itu belumlah cukup, jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang tepat dari para pemangku kepentingan di daerah ini.

Visi dan Misi Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah dengan jargon ‘Sumut Bermartabat’ diyakini menjadi agenda yang baik untuk menciptakan daya tarik Sumut di mata investor.

Meski baru ‘seumur jagung’ kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, sudah menunjukan tekad menjadikan Sumut sebagai destinasi paling menggiurkan bagi para investor.

Keseriusan dan kesungguhan Gubernur dan Wagub menjadikan Sumut sebagai kawasan layak bagi investor, setidaknya tergambar dalam Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2019 yang disampaikan ke DPRD Sumut.

Dari pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp15,2 triliun, dengan usulan belanja daerah sebesar Rp15,4 triliun lebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memfokuskannya untuk pencapaian visi misi Sumut Bermartabat, yakni lima poin penting seperti ketenagakerjaan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata.

Untuk ketenagakerjaan misalnya, program peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan sebesar Rp82,7 miliar atau 1,68 persen. Kemudian peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan Rp1,3 triliun lebih atau 27,91 persen, dan pembangunan infrastruktur yang baik Rp1,4 triliun lebih atau 28,64 persen, adalah yang paling signifikan.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus membuka Ya’ahowu Nias Festival 2018 yang diselenggarakan di Lapangan Orurusa, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11/2018).(Foto:LintasMedan/ist)

Sementara poin peningkatan layanan kesehatan berkualitas sebesar Rp379 miliar lebih atau 7,73 persen. Serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata Rp 365 miliar lebih atau 7,43 persen, menjadi program yang terus mendapatkan tempat.

Melalui program pendidikan diharapkan akan lahir sumber daya manusia yang cerdas, memiliki keterampilan dan berdaya saing.

Pembangunan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, arus barang lebih efisien dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan program ketenagakerjaan, kesehatan dan peningkatan daya saing dari sektor agraris dan pariwisata, seluruhnya diharapkan dapat mempermudah dan mendorong investor untuk berinvestasi di daerah ini.

Sumut Jendela Dunia

Program yang diluncurkan baru-baru ini, juga menjadi bukti kebulatan tekad menjadikan Sumut sebagai kawasan yang pantas untuk diperhitungkan. Pemprov Sumut segera melakukan proses pemetaan potensi daerah lewat program yang disebut ‘Sumut Jendela Dunia’.

Yakni portal website berisi informasi audiovisual tentang data-data Sumber Daya Alam (SDA), wisata, pemerintahan, kemasyarakatan dan lainnya di Sumut. Portal ini akan terintegrasi dengan Sumut Smart Province.

Selain potensi SDA, program ‘Sumut Jendela Dunia’ juga berisi tentang prestasi-prestasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumut.
Dicontohkannya, salah satunya berupa database atlet-atlet Sumut. Selain itu, bisa pula menampilkan hasil-hasil penelitian Balitbang dan Dewan Riset Daerah.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Satu Pintu di Balai Agung Astakona Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Nomor 284 Medan, Senin (1/10/2018).(Foto:LintasMedan/ist)

Data-data ini akan menjadi etalase paling penting bagi Sumatera Utara, dimana para investor akan memiliki data awal tentang Sumatera Utara yang lengkap dari program ini.

Dengan daya dukung teknologi, investor yang ada di belahan bumi terjauh pun akan mampu mendapatkan informasi positif dan akurat lebih dini tentang Sumatera Utara, sebelum mereka menentukan pilihan.

Dalam program ini nantinya memuat kategori atau klasifikasi tentang potensi satu daerah di Sumatera Utara. Kunci yang paling penting dari program ini adalah validnya informasi dari data yang tersedia.

Jika keberpihakan anggaran dan program yang akan digulirkan fokus menjadikan Sumut benar-benar diperhitungkan, maka pertanyaan selanjutnya, Sumatera Utara punya apa?

Maka, jawabanya sangatlah mudah. Sumut selama ini sudah memiliki apa yang diinginkan investor, yang tidak ada dari Sumut adalah kesungguhan untuk menjadikan apa yang dimiliki benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Sumut.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara. (Foto:LintasMedan/ist)

Paling menggiurkan dari Sumut adalah soal potensi sumber daya alamnya yang melimpah. Wagub Musa Rajekshah pada beberapa kesempatan selalu mengajak para pengusaha dalam maupun luar negeri berinvestasi di Sumut, untuk pemenuhan kebutuhan energi untuk sektor industri, komersil maupun masyarakat.

Berbicara di Asian Energy Forum baru-baru ini, Musa Rajekshah membeberkan keunggulan Sumut dan menyiratkan pesan penting bahwa para investor akan menyesal jika tidak memanfaatkannya. Saat ini, Sumut memiliki potensi energi terbarukan meliputi tenaga air, panas bumi, biomasa, biogas dan tenaga surya.

Maka potensi energi terbarukan ini sangat mungkin dikembangkan lebih lanjut menjadi energi listrik sebagai upaya mendukung sistem kelistrikan di Sumut. Untuk tenaga air, Provinsi Sumut memiliki potensi sebesar 3.000 MW, sedangkan untuk panas bumi, Sumut memiliki potensi sebesar 2.000 MW.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dan Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) R. Sabrina menghadiri kegiatan pertemuan dengan investor Jepang yang tergabung dalam Asean Nagoya Club di Hotel Mandarin Jakarta, Minggu (21/10/2018). Dalam pertemuan ini dibahas rencana kerjasama di bidang Kesehatan, Pertanian dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. (Foto:LintasMedan/ist)

Sumut saat ini telah memanfaatkan tenaga panas bumi untuk pembangkit listrik yang berada di PLTP Sibayak dan PLTP Sarulla, dan ini menjadi nilai lebih dari Sumut dimana kawasan ini memiliki ketersediaan enegeri listrik yang melimpah. Untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan berada di kawasan Pusuk Buhit Simbolong Samosir, kawasan Sorik Marapi, Mandailing Natal dan kawasan Ria-Ria Tapanuli Utara juga menjadi salah satu potensi energi menggiurkan di Sumut.

Tidak kalah penting, dari potensi Sumatera Utara yang ada adalah Kelapa Sawit. Sumut yang tersohor akan perkebunan kelapa sawitnya, baik yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta dan masyarakat.

Perkebunan kelapa sawit membentang di wilayah Timur dan pesisir barat Sumut, luas perkebunan kelapa sawit BUMN tercatat sekitar 300.000 hektar dan perkebunan sawit rakyat sekitar 400.000 hektar (data Dinas Perkebunan Provinsi Sumut). Produksi kelapa sawit menghasilkan limbah dengan komposisi 23 persen tandan kosong, 6,5 persen, cangkang dan 13 persen fiber sawit. Limbah-limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik biomassa.

Potensi listrik yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit Sumut diperkirakan sekitar 1,050 MW. Dan pada saat ini pemanfaatan biomassa menjadi energi listrik masih sekitar 100 MW. Sedangkan diantara pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTB) PT Growth Sumut sebesar 30 MW, PLTB Growth Asia sebesar 30 MW dan PLTB Harkat Sejahtera 15 MW.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah.(Foto:LintasMedan/ist)

Sumut Miliki Keindahan Alam yang Luar Biasa

Banyak destinasi wisata di daerah ini yang keindahannya patut disejajarkan dengan destinasi wisata kelas dunia. Di sini ada Danau Toba, Pulau Samosir, Pantai Nias, Taman Nasional Gunung Leuser, Salju Panas Dolok Tinggi Raja, Gunung Sibayak, Air Terjun Sipiso-piso dan lainnya, sehingga Gubernur Edy Rahmayadi sering menyebut Sumut sebagai “Surga Kecil” pemberian dari Allah SWT.

Untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah ini, Pemprov Sumut membuka peluang investasi selebar-lebarnya. Bahkan, Pemprov berkomitmen untuk mempermudah para investor yang ingin berinvastasi di Sumut, tentu tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Bukan hanya isapan jempol. Pertengahan Oktober 2018, Sumut memperoleh komitmen investasi Rp 6,1 triliun atau sekitar US$400 juta untuk pengembangan pariwisata Danau Toba dari tujuh calon investor.

Komitmen itu diteken, di sela-sela IMF-WB di Bali, oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bersama tujuh calon investor, yaitu PT Gaia Toba Mas, PT Agung Concern, PT Alas Rimbawan Lestari, PT Gamaland Toba Properti, PT Crystal Land Development, PT Asset Pacific, Dan PT Arcs House – Jambuluwuk.

Selain itu, investor dari berbagai negara juga sudah banyak yang datang ke Sumut dan menyatakan berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor di daerah ini. Diantaranya dari Jepang, Malaysia, Singapura, China, Kazakshtan, Tajikistan, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Maka salah besar jika para investor menyingkirkan “Surga Kecil” Sumut dari daftar kawasan paling menggiurkan untuk berinvestasi. Sumatera Utara dengan daya dukung yang dimiliki layak disebut sebagai ‘Lahan Investasi’ yang Menggiurkan.(LMC-Adv)




PM Irak Buka Lamaran Calon Menteri secara Online

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi. (Foto: LintasMedan/dok)

Irak, 14/10 (LintasMedan) – Pemerintahan baru Irak di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi memutuskan bahwa cara yang baik untuk merekrut menteri baru adalah membiarkan anggota masyarakat yang tertarik melamar secara online.

Namun apa yang kemudian terjadi sungguh tak mereka sangka, seperti dilansir dari BBC Indonesia, Minggu (14/10).

Hingga 13 Oktober, tercatat sudah 36.006 orang yang mendaftar secara online, tetapi hanya 9.317 orang yang telah menyerahkan semua dokumen yang disyaratkan.

Politikus yang ditunjuk sebagai perdana menteri, Adel Abdul Mahdi, menulis di Facebook bahwa “mereka yang memiliki keahlian, spesialisasi dan pengalaman praktis” harus mengajukan nama-nama mereka di sebuah situs web khusus pemerintah.

Adel Abdul Mahdi di halaman Facebook-nya terkesan bangga memposting rinciannya yang menunjukkan beragamnya lamaran.

“Sekitar 97 persen dari para calon, independen secara politis; 15 persen adalah perempuan, dan para kandidat berasal dari semua provinsi Irak,” tulis Perdana Menteri.

Ia berharap metode ini akan menghasilkan suatu tim menteri teknokrat berkaliber tinggi, bebas dari ketegangan politik, etnis dan sektarian yang telah melanda negara itu sejak jatuhnya Saddam Hussein pada 2003.

Selain itu, ia juga menginginkan pemerintahan yang dipimpinny kelak bebas dari tuduhan favoritisme, korupsi dan ketidakmampuan.

Pemerintah Irak menghadapi tugas berat membangun kembali negeri itu setelah empat tahun perang melawan kelompok Negara Islam atau ISIS yang menyebabkan puluhan ribu rumah dan bisnis hancur dan lebih dari tiga juta orang terusir dari rumah-rumah mereka.

Tanggapan publik terhadap prakarsa baru PM baru Irak itu dianggap luar biasa mengesankan.

Tidak semua pelamar akan dipertimbangkan untuk posisi-posisi di pemerintahan. Seperti yang dikatakan Mahdi, hanya 9.317 orang dari puluhan ribu itu yang telah menyerahkan semua dokumen yang disyaratkan.

Sebagaimana diketahui, perdana menteri Irak sebelumnya juga telah mencoba melakukan perubahan dalam menyusun kabinet.

Ia tak lagi menunjuk politikus, melainkan para ahli non-partai, menyusul protes massal pada tahun 2016 terhadap buruknya situasi keamanan dan layanan publik.

Namun, kebijakan itu ditentang oleh partai-partai dalam pemerintahan koalisinya yang mendesaknya untuk membalikkannya lagi ke keadaan semula. (LMC-05/BBC)




Singapura Selidiki Penjualan PRT Indonesia di Situs Niaga

Iklan penjualan pembantu rumah tangga asal Indonesia secara online atau dalam jaringan (daring) di situs niaga Carousell Singapura. (Foto: LintasMedan/BBC)

Singapura, 17/9 (LintasMedan) – Kementerian Tenaga Kerja Singapura kini tengah menyelidiki kasus penjualan sejumlah pembantu rumah tangga (PRT) yang diduga dari Indonesia di situs niaga Carousell.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah meminta perhatian serius dari Pemerintah Singapura agar kasus penjualan PRT asal Indonesia secara online atau dalam jaringan (daring) di negara itu, tidak terulang lagi.

“Yang jelas kami sudah sampaikan, kami sudah komunikasikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan Singapura dan mereka sudah melakukan investigasi,” kata Wakil Menlu RI, AM Fachir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Informasi yang dihimpun, Kementerian Tenaga Kerja Singapura membenarkan adanya kasus sejumlah pekerja rumah tangga dari luar negeri ditawarkan secara tidak patut di situs Carousell.

Penawaran itu diunggah pengguna bernama @maid.recruitment. Di dalamnya, terdapat beragam wajah sejumlah pembantu rumah tangga yang diduga berasal dari Indonesia.

Beberapa foto pekerja yang ditawarkan bertuliskan “pembantu Indonesia” dan bertanda “terjual”.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyatakan, mengiklankan pembantu rumah tangga seperti barang tidak bisa diterima dan hal itu melanggar Undang-Undang Agen Tenaga Kerja.

Jika terbukti bersalah, sebuah agen tenaga kerja bisa dikurangi poinnya dan ijin mereka bisa dibekukan atau dicabut.

“Kami tengah menyelidiki kasus ini, dan telah mengatur agar penawaran ini dicabut,” sebut Kementerian Tenaga Kerja Singapura.

Menanggapi kasus ini, juru bicara Carousell mengatakan bahwa penawaran semacam itu tidak diperbolehkan dalam situs niaga mereka sebagaimana tercantum dalam panduan pengguna.

Situs tersebut, menurut juru bicara Carousell, membolehkan agen tenaga kerja menawarkan layanan, namun tidak diperkenankan mengunggah wajah para pekerja.

“Segala tampilan atau berbagi biodata individu dilarang keras karena itu melanggar panduan kami,” paparnya.

Disebutkan, pengguna @maid.recruitment tidak melakukan transaksi penjualan dan, jika terdeteksi, penjualan tersebut akan dicoret.

“Dalam contoh ini, kami membantu aparat dengan penyelidikan mereka,” ujar sang juru bicara.

Carousell menegaskan bahwa mereka telah membekukan akun pengguna tersebut dan mencabut penawarabbn yang dia ajukan. (LMC-03/BBC)




Obama Kritik Donald Trump

Barrack Obama (kiri) dan Donald Trum (kanan). (Foto: LintasMedan/dok)

Washington, 7/9 (LintasMedan) – Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengkritik keras Partai Republik karena tidak bisa mengendalikan Presiden Donald Trump.

“Apa yang terjadi dengan Partai Republik?” tanya Obama sembari menuduh Donald Trump “memanfaatkan ketakutan dan kemarahan”, dalam pidato politik pertamanya yang bertujuan mendorong Partai Demokrat menjelang pemilu sela, Rabu.

Pidato Obama di aula satu universitas di Illinois itu menandai serangan pembuka dari serangkaian kampanye untuk membantu caleg partai Demokrat di pemilihan sela November mendatang.
Pemilu sela ini akan mempertaruhkan sebagian besar kursi Kongres dan 36 jabatan gubernur negara bagian.

Dalam pidato yang berisi berbagai isu dan seringkali diselingi oleh tepuk tangan, Obama mengkritik politik perpecahan saat ini.

Dia juga mengecam serangan Trump pada media dan sistem yudisial, juga terhadap semangat Trump untuk bekerja sama dengan Rusia namun meninggalkan negara sekutu AS.

Pada kesempatan itu, dia juga menyuarakan harapan terkait mobilisasi pemberi suara Partai Demokrat.

“Di dalam kegelapan politik ini saya melihat ada kebangkitan warga di seluruh pelosok negeri,” kata Obama.

Dengan menyebut nama presiden AS, Obama mengatakan Trump adalah satu “gejala, bukan penyebab” dari sakit yang melanda politik nasional Amerika Serikat.

Obama mengemukakan sejak menyelesaikan masa jabatan presiden AS menghindari untuk mengkritik langsung penerusnya itu dan tidak pernah menyebut nama Trump dengan penuh perhitungan.

Terkait kegaduhan yang terjadi minggu ini, yaitu dugaan ada kelompok “perlawanan” di dalam Gedung Putih, Obama mengecam ide bahwa “semua akan berakhir baik” karena pada kenyataannya sebagian staf Trump diam-diam tidak melakukan perintah atasan mereka.

“Demokrasi kita tidak seharusnya berjalan seperti itu,” kata Obama yang merujuk pada buku baru karya wartawan investigasi Bob Woodward yang menggambarkan para pembantu Trump berjuang untuk mengekang presiden yang penuh amarah dan kurang informasi itu.

Mantan presiden dari Partai Demokrat ini juga mengecam keras Partai Republik dan menyebutnya “tidak mau mencari keberanian” untuk menentang langsung Trump.

Dia menuduh partai itu menjawab keputusan “sembrono” dengan “pernyataan kekecewaan yang sumir.

“Mereka tidak membantu kita dengan mempromosikan secara aktif 90 persen keputusan Gedung Putih,'” ujarnya.

Obama juga menantang klaim Partai Demokrat atas perbaikan ekonomi negara itu.

Sementara, Presiden Donald Trump yang sedang berada di North Dakota membalas serangan pendahulunya itu.

“Saya menonton, tetapi saya tertidur. Menurut saya dia (Obama) bagus. Bagus untuk membuat kita tertidur. Jika anda mendengar betapa bagus ekonomi saat ini, coba diingat kapan perbaikan ini dimulai,” ujarnya.

Trump membeberkan bagaimana dia mewarisi kekacauan ekonomi ketika pertama kali menjabat sebagai presiden dan meninggalkan jabatan itu ketika perbaikan ekonomi terjadi.

Dengan merujuk pada angka pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua sebesar 4,2 persen, Trump menuduh Obama “mencoba mengambil kredit dari hal luar biasa yang kini terjadi.

Dia mengatakan jika Partai Demokrat menjadi mayoritas di Kongres dua tahun lalu, sejujurnya ekonomi bukan tumbuh 4,2 persen, tetapi turun 4,2 persen. (LMC-03/ITV)




DPRD Medan Mendorong Kenaikan PAD dari Retribusi Parkir

Gedung DPRD Kota Medan. (Foto: LintasMedan/Irma)

ADVETORIAL, 5/9 (LintasMedan) – Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak dapat dipisahkan dari kinerja pendapatan asli daerah (PAD) yang diantaranya bersumber dari pajak dan retribusi daerah.

Sebab, antara pembangunan dengan pajak dan retribusi daerah saling bergantung, dan bahkan menjadi kunci kemajuan Kota Medan dalam upaya menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

Dewan Perwakilan Rakyat Daeeah (DPRD) Kota Medan sebagai lembaga pembentuk peraturan daerah (Perda) ikut serta mengawasi pemungutan dan pengelolaan retribusi agar hasilnya dapat lebih optimal.

Salah satu objek retribusi yang selama ini tidak pernah luput dari pengawasan DPRD Medan adalah retribusi parkir yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Pemko Medan melalui Dishub setempat tahun 2018 menargetkan PAD dari sektor parkir sebesar Rp43 miliar lebih. Sementara realisasi hingga Juli 2018 baru sekitar Rp9 miliar.

Mencermati masih rendahnya realisasi PAD dari retribusi parkir tersebut, Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung meminta Pemko Medan agar melakukan kajian yang mendalam terhadap potensi PAD dari sektor perparkiran.

Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung, SH, MH. (Foto: LintasMedan/dok)

“Dari sektor perparkiran jika dikelola secara maksimal, tentunya dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah Kota Medan,” ujarnya ketika diwawancarai lintasmedan.com di Medan, baru-baru ini.

Apalagi, menurutnya, potensi parkir di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu relatif cukup baik seiring dengan pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat sehingga pola perparkiran harus menjadi perhatian.

Namun, upaya untuk memaksimal PAD Kota Medan dari sektor parkir tidak hanya ditinjau dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam upaya lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, saat ini Pemko Medan belum memaksimalkan pengelolaan pendapatan yang bersumber dari sektor perparkiran, dimana banyak potensi parkir atau titik-titik parkir yang belum terkelola secara optimal.

Untuk mendongkrak kinerja PAD dari sektor perparkiran, lanjutnya, Dishub Kota Medan perlu memiliki database yang akurat terkait titik parkir dan potensi pemasukan di masing-masing titik tersebut.

Dalam hal ini, kata Henry, harus ada semacam kajian atau riset lapangan, jangan berdasarkan perkiraan saja.

Dengan demikian, potensi PAD melalui retribusi sektor parkir dapat dimaksimalkan.

Papan pengumuman berisi informasi tarif parkir di kawasan Jalan Raden Saleh Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

“Kami mendukung Dinas Perhubungan bekerja sama dengan petugas parkir yang selama ini telah bekerja di setiap titik parkir, namun tetap memiliki pola pikir agar potensi pendapatan daerah dapat bertambah secara optimal,” katanya.

Selain itu, Dishub Kota Medan perlu secara periodik memberikan pembekalan kepada juru parkir terkait tarif dan segala sesuatu yang berhubungan dengan perparkiran, karena hal ini penting jangan sampai membuat masyarakat bingung dengan tarif yang tidak seragam.

Disebutkannya, besaran retribusi dan titik atau zona parkir di Kota Medan telah diatur secara tegas dalam Perda Nomor 2 Tahun 2014.

Henry juga mengingatkan Pemko Medan dapat memberikan solusi terbaik mengatasi parkir liar, sehingga tata kelola parkir bisa lebih baik.

“Saya harap Pemko Medan melalui instansi terkait agar tidak segan-segan bertindak. Artinya, pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan setempat harus bersikap tegas tentang parkir liar tersebut,” kata politisi PDI-Perjuangan itu .

Dikatakannya, besaran pungutan terhadap pengendara roda dua maupun roda empat dan lainnya agar sesuai Perda yang berlaku.

Peningkatan pelayanan parkir dengan penarikan biaya parkir, kata dia, harus sesuai ketentuan yang berlaku, sebab penetapan biaya parkir yang telah ditetapkan melalui Perda dan sudah dikaji dari segi perekonomian masyarakat maupun segi pendapatan pengelola parkir.

Sejalan dengan hal tersebut, ia meminta pihak terkait melakukan penertiban terhadap praktik pungutan parkir secara ilegal sehingga masyarakat pengguna jalan semakin merasa aman dan nyaman tanpa gangguan praktik parkir yang sembarangan.

Ketua Komisi D DPRD Kota Medan Ir Parlaungan Simangunsong didampingi Sekretaris Komisi D Salman Alfarisi saat rapat dengan Dishub Medan beberapa waktu lalu membahas soal pengelolaan parkir. (Foto: LintasMedan/dok)

Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong, menegaskan tujuan utama penataan dan pengelolaan parkir adalah mengatasi atau pengendalian kemacetan, ketertiban sekaligus peningkatan PAD.

Namun berdasarkan fakta di lapangan, kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan itu, sistem penataan dan pengawasan perparkiran di sejumlah titik di wilayah tersebut masih belum dilaksanakan secara konsisten oleh pihak Dishub Medan.

Di sekitar Merdeka Walk, misalnya, jalur pejalan kaki atau pedestrian masih dijadikan lokasi parkir.

Oknum juru parkir di kawasan pusat kuliner tersebut, paparnya, menerapkan retribusi melebihi ketentuan yang berlaku dan tanpa memberikan karcis retribusi parkir kepada pengguna jasa.

Parlaungan menduga kondisi tersebut hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Medan Ilhamsyah, SH. (Foto: LintasMedan/dok)

Pihaknya berharap Dishub Medan memberi tindakan tegas terhadap kendaraan bermotor yang terbukti parkir di jalur pedestrian.

Lebih lanjut ia meminta Dishub Medan agar memetakan kawasan yang dianggap berpotensi sebagai area parkir, khususnya di tepi jalan.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, mengingatkan tim penertiban Dishub Medan tidak terkesan tebang pilih dalam menertibkan kendaraan bermotor yang parkir sembarangan.

“Pihak Dishub Medan kita harapkan melakukan penertipan parkir liar di semua lini Kota Medan secara berkelanjutan,” ucap Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan ini.

Pernyataan hampir senada juga diungkapkan anggota Komisi D DPRD Kota Medan lain, yakni Sahat Simbolon.

Ia mengaku menemukan banyak titik jalur pedestrian dan badan jalan di kota ini berubah fungsi menjadi area parkir ilegal dan menimbulkan kemacetan lalu lintas,  seperti di depan salah satu sekolah swasta di Jalan M Husni Thamrin, Jalan Sutomo dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Anggota DPRD Kota Medan Sahat Simbolon. (Foto: LintasMedan/dok)

Penyalahgunaan jalur pedestrian dan badan jalan menjadi lokasi parkir di lokasi tersebut sudah terjadi  bertahun-tahun, tanpa ada upaya penertiban dan sanksi tegas dari Dishub Medan.

Sahat menilai ada kesan pembiaran atas alih fungsi pedestrian dan badan jalan menjadi area parkir di depan sekolah swasta itu.

“Hampir setiap hari, ruas jalan di depan sekolah swasta itu berjejer  mobil parkir. Hanya tersisa beberapa meter saja untuk lalu lalang kenderaan,” ujarnya.

Seharusnya,  kata dia, pihak Dishub Medan menginstruksikan agar pihak pengelola sekolah di sekitar kawasan  protokol menyediakan lokasi parkir.

Sahat juga menyayangkan jalur pedestrian yang merupakan hak pejalan kaki, tetapi malah dibisniskan petugas parkir.

“Pengawasan dan tindakan tegas yang diperlukan. Jangan dibiarkan petugas parkir merajalela menguasai jalan. Jika kadishub tak mampu menegakkan aturan, mundur saja,” tuturnya.*** (LMC/Adv)

 

 

 

 

 




Cuaca Ekstrim di Irlandia dan Wilayah Inggris

Para pengemudi yang berjuang di sepanjang Stockmans Lane yang banjir di Belfast setelah hujan lebat (Foto:lintasmedan/ist)

Belfast, 28/7 (LintasMedan) – Irlandia bagian Utara dilanda hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Badan Cuaca Britania Raya (Met Office), menyampaikan curah hujan di wilayah Belfast itu cukup tinggi selama hampir satu bulan.

Curah hujan sejak Juli tercatat sebesar 81.2 milimeter, sedangkan hari ini intensitas hujan mencapai angka 88.2 milimeter.

Dampaknya hujan deras pada Sabtu sore yang hanya berlangsung satu jam menjadikan di hampir seluruh wilayah itu tergenang air.

Kondisi itu jika terus terjadi dikhawatirkan turut berdampak pada kerusakan bangunan.

“Badai petir diperkirakan juga turut melanda,” katanya.

Meteorolog Sarah Kent mengatakan cuacar ekstrim di Irlandia Utara adalah sebagai akibat dari tekanan rendah, yang secara langsung berkaitan dengan gelombang panas baru-baru ini terjadi di wilayah Inggris.

Hujan deras terus berlanjut di wilayah barat serta sebagian Wales, kata Kantor Met.

“Ini terjadi karena cuaca yang berubah-ubah menggantikan hawa panas yang sebelumnya terjadi di Inggris selama berminggu-minggu,” kata Kent.

Pemukiman warga di Kota Moira yang dilanda banjir paska hujan deras. (Foto:lintasmedan/ist)

Inggris dilanda gelombang panas, yang membuat negara tersebut mengalami musim terkering dalam 42 tahun terakhir sejak 1961.

Namun cuaca panas hingga mencapai pertengahan 30-an di bagian selatan Inggris telah turun, bahkan di beberapa tempat hingga 10C.

“Tertinggi hari Sabtu diperkirakan mencapai puncaknya pada 24C di Inggris tengah dan selatan, 20C di Skotlandia, 19C di Wales dan hanya 18C di Irlandia Utara,” katanya.

Cuaca ekstrim disertai hujan dan angin juga terjadi di Wales dan Inggris Selatan sore hari.

Kent mengatakan pemerintah setempat telah memberi peringatan terutama untuk wisatawan agar menunda kunjungan ke wilayah itu karena cuaca ekstrim. (LMC/metro-UK)




Malaysia Gencarkan Razia Tenaga Kerja Asing Ilegal

Sejumlah tenaga kerja asing ilegal terjaring razia petugas Imigrasi Malaysia, di Kuala Lumpur , Malaysia, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/AP)

Kuala Lumpur, 6/7 (LintasMedan) – Operasi pemberantasan pendatang asing tanpa izin (PATI) di Malaysia resmi dilancarkan pada awal Juni 2018 setelah proses pemutihan lewat program penggajian dan penempatan kembali dinyatakan selesai pada 30 Juni lalu.

Informasi yang dihimpun, Jumat, jabatan Imigrasi Malaysia (Imigresen) sebelumnya mengumumkan bahwa tindakan tegas tanpa kompromi akan diambil kepada para tenaga kerja asing ilegal dan majikan mereka.

Terkait dengan kebijakan itu, kedua pihak harus mengurus perlengkapan pemutihan itu.

Hingga akhir Mei lalu, pihak Imigrasi Malaysia, lebih dari 744.000 PATI telah mendaftarkan diri dalam program itu, tetapi hanya sekitar 415.000 orang yang layak diputihkan. Adapun sisanya tidak memenuhi syarat dan terancam dideportasi ke negara masing-masing.

“Kita tidak tahu berapa lagi jumlah PATI masih berada di luar tetapi Jabatan Imigrasi tetap tegas dalam menegakkan undang-undang. Kita akan mencari semua warga asing PATI di negara ini,” janji Kepala Jabatan Imigrasi Malaysia, Datuk Seri Mustafar Ali.

Pelaksanaan razia bertepatan dengan awal masa pemerintahan koalisi oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Dalam manifesto kampanyenya, Pakatan Harapan berjanji untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing, walaupun sejumlah sektor di Malaysia tergantung pada tenaga kerja asing.

Berdasarkan data Jabatan Imigrasi Malaysia, hingga Selasa (3/7) tercatat 1.224 pendatang asing tanpa izin sudah ditangkap melalui razia yang disebut Ops Mega 3.0.

Kelompok terbesar terdiri dari tenaga kerja ilegal dari Bangladesh sebanyak 399 orang, disusul Indonesia 164 orang, Filipina 157 orang dan Myanmar 109 orang.

Mereka yang ditangkap adalah para pekerja ilegal di sektor konstruksi dan rumah tangga.

Sedangkan mereka yang bekerja di pabrik dan ladang kelapa sawit hampir semuanya dilaporkan bestatus legal karena manajemen di pabrik dan perkebunan takut jika mempekerjakan tenaga kerja ilegal. (LMC-03/BBC)




Wanita Membunuh Tamu Yang Mengejek Masakannya

Pradnya Survase (Foto:lintasmedan/Metro uk)

India, 25/6 (LintasMedan) – Peristiwa ini bisa menjadi pelajaran juga untuk mereka yang suka menghardik atau mengolok-olok pelayan baik di restauran maupun di rumah.

Seorang wanita di India diduga telah menewaskan lima tamu di sebuah pesta rumah baru karena mereka terus mengolok-olok masakannya.

Pradnya Survase, dari Khalapur, akhirnya harus menghadapi hukuman mati setelah lima tamu meninggal pada pesta di Mahad, Distrik Raigad, pada 18 Juni.

Polisi mengatakan Survase bermaksud untuk membunuh suaminya, ibu mertuanya, dua saudara ipar perempuan , bersama dengan saudara perempuan ibu mertuanya karena mereka sering menghina’ warna kulit dan masakannya.

Menurut pihak berwenang, Survase diduga mencampur racun pestisida ke dalam wadah yang kemudian disajikannya.

Sekitar 120 orang diundang berpesta di rumah baru yang dimulai pukul 14.30 sampai 11.30 malam.

Selanjutnya sekitar 88 tamu mengeluh mual, muntah dan sakit perut hanya beberapa jam setelah menyantap makanan.

Empat anak, berusia antara tujuh dan 13 tahun, meninggal bersama Gopinath Nakure yang berusia 53 tahun.

Vishwajeet Kaingade, inspektur polisi senior dari kantor polisi Khalapur, mengatakan kepada Hindustan Times, ‘Pradnya mengklaim bahwa sejak pernikahannya dua tahun lalu, dia sering dihina karena kulitnya yang gelap dan dituduh tidak bisa memasak.(LMC/Metro)

 




Trump Serukan Deportasi Para Imigran Gelap

Agen patroli Perbatasan Sergio Ramirez berbicara dengan para migran yang secara ilegal melintasi perbatasan dari Meksiko ke AS, di sektor Rio Grande Valley, dekat McAllen, Texas, baru-baru ini. (Foto:lintasmedan/voa)

Washington, 24/6 (LintasMedan)- Presiden AS, Donald Trump, menyerukan untuk segera mendeportasi para imigran gelap yang memasuki wilayah Amerika Serikat tanpa melalui proses pengadilan.

Dalam serangkaian komentar di akun Twitter nya, Trump menyatakan, pihaknya tidak bisa membiarkan semua orang memasuki wilayah Amerika Serikat.

“Inilah sistem di negara kami terhadap kebijakan imigrasi,” ujarnya

Presiden Donald Trump berbicara tentang hal itu bersama anggota keluarga yang terkena dampak kejahatan yang dilakukan oleh imigran gelap, di Auditorium South Court di kompleks Gedung Putih, 22 Juni 2018, di Washington.

Pemimpin AS ini mengklaim bahwa undang-undang imigrasi AS memang ditertawakan di seluruh dunia, sangat tidak adil bagi semua orang yang telah melalui sistem secara hukum dan menunggu dalam antrean selama bertahun-tahun.

Amerika Serikat, menurut dia selama bertahun-tahun telah memberikan sidang pengadilan kepada para migran yang melarikan diri dari Meksiko dan negara-negara Amerika Tengah, dan dari tempat lain di dunia. Kemudian mencari kekayaan ekonomi yang lebih baik di Amerika Serikat.

Permintaan keras Trump untuk mengakhiri proses hukum itu akan menghadapi tentangan keras di Kongres, yang selama bertahun-tahun telah menemui jalan buntu pada perubahan kebijakan imigrasi AS dan tidak dapat memberlakukan undang-undang migrasi baru.

Dia mengatakan, “Ketika seseorang datang, kita harus segera membawa mereka kembali ke tempat mereka datang melalui proses Pengadilan,.(LMC/Voa)