Kapolda Sumut: Pemilik Pabrik Mancis Abaikan Keselamatan Pekerja

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kiri) saat meninjau pabrik perakitan mancis yang terbakar, di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6). (Foto: LintasMedan/ist)

Langkat, 21/6 (LintasMedan) – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Drs. Agus Andrianto,SH,MH menyatakan pemilik pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan pekerja.

“Kita akan melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab di pabrik rumahan ini. Karena tentunya mengabaikan aspek pengamanan dan keselamatan,” katanya usai meninjau lokasi pabrik perakitan mancis yang terbakar dan menewaskan 30 orang itu, pada Jumat.

Agus memastikan polisi akan menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut.

Sejauh ini, lanjut Kapolda, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

Namun karena objek yang terbakar pabrik perakitan mancis, tentu api bersumber dari gas.

“Yang pasti ini kebakaran, tentu sumbernya api, karena pabrik rumahan ini pabrik korek api, tentunya kan akibat gas,” ujar dia.

Namun, ia memastikan pengusaha pabrik mancis itu mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan para pekerja.

Kapolda mennambahkan, sebanyak 30 orang meninggal akibat peristiwa kebakaran itu.

Korban tewas, menurut dia, terdiri dari 6 orang anak-anak dan 24 orang dewasa. Korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

“Karena sudah dalam kondisi hangus terbakar, jadi kita akan minta nanti pemeriksaan secara laporan forensik melalui DVI kepolisian untuk mengetahui perorangan daripada korban,” ujar Agus. (LMC-03)




Mengenang 40 Hari Wafatnya Alm. Bupati Asahan

Kegiatan amaliah mengenang 40 hari wafatnya Bupati Asahan ,Sabtu (1/6) di Rumah Dinas Bupati Asahan Kisaran.(Foto:LintasMedan/ist)

Kisaran, 2/6 (LintasMedan) – Sebagai rasa cinta dan hormatnya kepada Alm. Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P., Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah bersama masyarakat melakukan amaliah mengenang 40 hari wafatnya Bupati Asahan ,Sabtu (1/6) di Rumah Dinas Bupati Asahan Kisaran.

Kegiatan tersebut diawali sholat Asyar berjamaah dilanjutkan dengan amaliah membacakan ayat-ayat suci Alquran sekaligus dirangkai dengan penabalan nama  cucu pertama dari Almarhum yg bernama Muhammad Devan Mahawira Gama

Acara itu dihadiri Plt Bupati Asahan H. Surya, B.Sc., Sekretaris Daerah Taufik ZA, S.Sos., M.Si.,  OPD, Ketua MUI Asahan, Ketua Imtaq, Tokoh Agama dan Masyarakat serta keluarga besar Alm. Drs. H. Taufan Gama Simatupang dan Al Ustadz H. Ahmad Qosim Marpaung sebagai pemberi tausyiah.

Dalam tausyiahnya Al Ustadz H Ahmad Qosim Marpaung mengajak, seluruh hadirin agar pada Bulan Ramadhan ini memperbanyak sabar, terlebih dalam menjalani cobaan dan ujian yang diberikan Allah kepada  kita.

Beliau juga menyampaikan bahwa sabar adalah merupakan senjata ampuh yang dapat menghilangkan rasa sedih dan duka dalam situasi dan kondisi datangnya cobaan.

Selanjutnya, dengan hadirnya Muhammad Devan Mahawira Gama cucu dari Almarhum Drs. H.Taufan Gama Simatupang, M.A.P. dapat memberikan hiburan dan kegembiraan serta semangat baru di tengah-tengah keluarga yang ditinggalkan.

Sementara, Plt. Bupati Asahan H. Surya, B.Sc. dalam bimbingannya menyampaikan, rasa belasungkawa yang mendalam terutama kepada Hj. Winda Fitrika baik secara pribadi dan/ atas nama pemerintah.

Plt. Bupati selalu berdoa semoga Almarhum ditempatkan di sisi Allah pada tempat yang sebaik-baiknya dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan atas kepergiannya.

Pada suasana yang penuh haru, Plt. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas kelahiran cucu pertama yang baru ditabalkan dengan nama Muhammad Deva Mahawira Gama.

“Semoga dengan kehadiran cucu tersebut dapat menghibur dan menambah kegembiraan hati sehingga tidak larut dalam kesedihan,” harapnya.

Dalam kesempatan ini Nurfatimah Aprilianda Simatupang mewakili pihak keluarga mengucapkan, terima kasih kepada Plt. Bupati Asahan dan para undangan yang hadir dalam rangka mengenang 40 hari wafatnya ayahandanya yang dirangkai dengan penabalan nama anak dari kakak beliau Muhammad Tommi Pranata dan Sesvianda Fatma Yuliandari.

Kepada masyarakat, Nurfatimah meminta doanya untuk Almarhum Drs. H. Taufan Gama Simatupang dan memaafkan kesalahannya.

” Mungkin selama ayahanda kami memimpin Kabupaten Asahan ada perasaan dari bapak ibu yang tersakiti, saya sebagai anak meminta maaf yang sebesar-besarnya”, demikian ungkapnya. (LMC-06)




Gubernur Sumut: Kualitas Layanan Mudik Perlu Ditingkatkan

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmaydi memantau tarif tiket angkutan udara saat melakukan peninjauan angkutan mudik Lebaran di Bandara Udara Kualanamu , Sabtu (1/6/2019). (foto :LIntasMedan/ist)

Deliserdang, 1/6 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau fasilitas dan kesiapan layanan mudik Lebaran Idulfitri 1440 H di Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (1/6). Menurut Gubernur kualitas layanan mudik perlu ditingkatkan lagi.

Gubernur yang datang bersama Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman dan Asisten Pemerintahan Pemprov Sumut Jumsadi Damanik langsung meninjau posko kesehatan, keamanan seperti monitoring sekitar lokasi bandara, sumber informasi bagi pemudik dan melihat situasi area chek-in.

Namun, dari pengamatannya fasilitas Bandara Internasional Kualanamu untuk layanan bagi para pemudik masih perlu ditingkatkan lagi kualitasnya.
“Belum (memadai),” ujarnya, saat ditanya wartawan soal fasilitas bandara.

Hal ini, jelas Edy Rahmayadi, merupakan masalah yang komprehensif, karena fasilitas ini juga tergantung dengan pendapatan bandara itu sendiri.
“Fasilitas ini tergantung dengan pendapatan bandara itu sendiri, airport tax. Butuh biaya besar untuk merawat bandara ini, karena itu dengan penurunan penumpang 30 persen mereka tentu rugi. Bandara ini kalau turun 30 persen setengah mati mereka memelihara bandara ini,” tambahnya.

Namun dari sisi keberadaan fasilitas layanan pemudik yang ada di Bandara Internasional Kualanamu, menurut Edy Rahyamadi, sudah mencukupi seperti fasilitas kesehatan, keamanan dan informasi untuk pemudik.

“Walau begitu untuk fasilitas bagi pemudik sudah cukup, di depan tadi ada posko kesehatan, personel keamanan juga bertambah dan informasi juga cukup. Di depan pintu kedatangan tadi pihak bandara menyediakan informasi soal harga tiket yang saat ini sedang menjadi polemik,” ujarnya.

Harga Tiket

Gubernur juga menyoroti tentang mahalnya harga tiket pesawat akhir-akhir ini. Ia berharap, persoalan mahalnya harga tiket dapat segera diselesaikan, karena merugikan masyarakat sebagai penumpang.

“Harga tiket ini tinggi tentu merugikan masyarakat, ada yang tidak bisa pulang kampung dan lain sebagainya. Nanti kita kaji masalahnya dan segera kita carikan solusinya,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang keterangan dari Kementerian Perhubungan terkait harga tiket yang meningkat, Edy Rahmayadi menganggap hal itu perlu kajian lagi, karena tidak bisa dipandang dari satu sisi saja. “Nanti kita kaji lagi itu, saya belum dapat, kenapa sebenarnya ini (harga tiket pesawat terbang naik secara signifikan). Namun, tentunya kita harus selesaikan masalah ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Keamanan Penerbangan Dadun Kohar menegaskan, tarif setiap maskapai penerbangan saat ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

“Semua Airline harus mematuhi batas itu, ketika dia melebihi batas yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, kami akan memanggil masakapai tersebut. Dan sampai saat ini semua mereka mentaati peraturan tersebut. Masalah harga yang tinggi, kemarin harganya sudah diturunkan, diturunkan sebesar 16 %,” paparnya

Eksekutif Genaral Manager Angkasa Pura II Cabang Kualanamu Bayuh Iswantoro mengatakan pada 31 Mei 2019 jumlah penumpang di Bandara Kualanamu sebanyak 23.117 orang. Jumlah tersebut menurun 29,6 % jika dibanding peiode yang sama tahun lalu.

“Pada tanggal 31 Mei pergerakan penumpang minus 29,6 %, sejumlah 23.117, sedangkan untuk pesawat sendiri minus 22,8 % dibandingkan tahun lalu. Tetapi, bila dibandingakan hari biasa terjadi lonjakan 16 %. Hari biasa itu kita sekitar 15.000-an penumpang menjadi 23.000 – 24.000 saat ini,” kata Bayuh.

Selain Banda Kualanamu, Gubernur Sumut dan rombongan juga meninjau layanan mudik di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Stasiun Kereta Api Medan dan Pool Bus ALS di Jalan Sisingamangaraja Medan.(LMC-02)




Edy Rahmayadi Tinjau Layanan Mudik Pelabuhan Bandar Deli Belawan

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berdialog dengan para penumpang kapal saat meninjau layanan mudik Lebaran Idulfitri 1440 H di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Jalan Pelabuhan Lama, Belawan, Medan, Sabtu (1/6), untuk memastikan bahwa transpotasi laut aman dan kondusif. (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 1/6 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau layanan mudik Lebaran Idulfitri 1440 H di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Jalan Pelabuhan Lama, Belawan, Medan, Sabtu (1/6), untuk memastikan bahwa transpotasi laut aman dan kondusif.

Gubernur juga menyampaikan keinginanya untuk mengubah wajah Belawan menjadi salah satu tempat rekreasi yang menarik di daerah ini. “Ini nanti akan segera digambar, dibuatkan blueprint-nya, sehingga semua akan dikomunikasikan ke seluruh pihak, di samping pelabuhan saya ingin Belawan ini menjadi tempat rekreasi seperti halnya Pelabuhan Tanjung Perak,” ujarnya.

Gubernur berjanji, akan melakukan rapat dengan pihak terkait untuk memulai penataan Pelabuhan Bandar Deli Belawan. “Nanti kita akan rapat dan duduk bersama-sama, mau seperti apa kita buat Belawan ini. Yakinkan masyarakat juga, ini akan kita benahi, saya ingin rakyat nyaman datang ke sini,” tambahnya

Selain itu, Edy Rahmayadi juga melakukan pengecekan persiapan mudik moda transportasi laut, “Saya datang ke sini untuk melihat persiapan mudik, yang menjadi prioritas adalah rute Kapal Kelud Medan-Batam. Sudah saya tanyakan pada pihak Pelindo kesiapan sudah kondusif, tiket terpenuhi dengan penumpang seribu orang,” katanya.

Sebelum bertolak menuju Belawan International Container Terminal (BICT) dan Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Gubernur Sumut pun berpesan agar pemudik tetap memperhatikan cuaca saat ini. “Pesan untuk pemudik, jaga keamanan, perhatikan cuaca saat ini, tetap jaga kesehatan dan saya ucapkan Selamat Berhari Raya,”kata Edy.

Seakan menyambut keinginan Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman pun mengapresiasinya. “Belawan ini merupakan salah satu pintu gerbang masuk ke Indonesia bagian wilayah barat, saya senang Bapak Gubernur punya langkah perbaikan untuk Belawan ini, mudah mudahan dikepemimpinan bapak bisa direalisasikan, walau pun nanti saya sudah tidak menjadi Ketua DPRD, akan tetap saya dukung program ini,” ucap Wagirin.

Dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumut turut didampingi Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, Direktur Utama Pelindo 1 Dian Rachmawan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut Haris Lubis dan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Sugeng Wibowo.(LMC-02)




Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2019 Digelar Juni

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Smut Khoir Harahap. (Foto:lintasmedan/ist)

Medan, 29/5 (LintasMedan) – Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara akan mengadakan Seleksi Penerimaan Calon Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Juni 2019. Sebelumnya proses pendaftaran peserta mahasiswa dilakukan secara online 9 hingga 30 April 2019.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Smut Khoir Harahap, Rabu mengatakan proses seleksi penerimaan calon IPDN ini masih tetap pada ketentuan yang berlaku dengan memberlakukan sistem gugur.

Setelah proses pendaftaran dan verifikasi berkas yang dilakukan melalui Portal SSCN Dikdin untuk menjadi Praja IPDN para calon peserta diwajibkan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan.

Jika hingga tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN.

Begitu pula sebaliknya jika salah satu item tahapan tes yang diujikan tidak memenuhi syarat maka dinyatakan gagal karena sistem tahapan tes IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem gugur.

Adapun tahapan seleksi diantaranya Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilakukan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Tes) oleh BKN. Selanjutnya Tes Kesehatan Daerah. Tes Kesehatan daerah akan dilakukan oleh Puskes (Pusat Kesehatan) TNI di Kodam, Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran.

Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran akan dilakukan oleh Dinas Psikologi TNI AD dan terakhir Tes Pantukhir. Tes Pantukhir atau pemantauan akhir akan dilakukan di Kampus IPDN meliputi Verifikasi Faktual Dokumen AdministrasiTes Kesehatan Pusat Tes Kesamaptaan/Kesiapan Fisik Wawancara.

“Syarat-syarat ini harus dipatuhi calon Praja IPDN yang tentunya akan mengikiti seleksi pada bulan Juni,” katanya.(LMC-02)




Polisi Buru Napi Kabur Pascakericuhan Lapas Langkat

Suasana di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Simpang Ladang Klas II, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat saat terjadi kericuhan di dalam Lapas tersebut, Kamis (16/5). Kericuhan diduga dipicu bentrokan antara sipir dengan narapidana. (Foto: LintasMedan/ist)

Langkat, 16/5 (LintasMedan) – Sejumlah petugas kepolisian dari jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) masih melakukan pengejaran terhadap narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang Klas II, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat yang kabur pascakericuhan di lapas tersebut, Kamis (16/5).

Informasi sementara yang dihimpun, hingga Kamis malam sudah sudah 92 narapidana yang kabur dari Lapas tersebut berhasil ditangkap kembali oleh petugas.

“Sampai sejauh ini, sementara 92 napi yang kabur sudah berhasil diamankan kembali oleh petugas,” kata Kapolda Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Untuk pengamanan lanjutan, kata dia, sementara personel Polri dibantu TNI terus bersiaga dan petugas lapas terus melakukan perbaikan terhadap fasilitas lapas yang rusak dampak kerusuhan yang dilakukan oleh napi.

“Semoga bisa segera pulih dan terus dilakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak,” katanya.

Kepada napi yang masih kabur dan belum tertangkap ia juga menyampaikan imbauan agar segera menyerahkan diri secepatnya sebelum diambil tindakan tegas.

“Sebaiknya yang melarikan diri itu, jalani saja sisa hukuman yang masih ada,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 1.600 narapidana Lapas Narkoba Simpang Ladang Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat membakar bangunan dan sejumlah kendaraan, pada Kamis sekira pukul 14.00 WIB.

Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Doddy Hermawan, menjelaskan, di dalam Lapas Narkoba terdapat 1.600 napi dan 215 di antaranya warga binaan perempuan.

“Kita tengah berupaya mengamankan lapas tersebut dan menurunkan satu kompi petugas Brimob, satu kompi Marinir, satu kompi Raider,” ujarnya.

Beberapa saat pascakericuhan, petugas kepolisian juga melaksanakan razia untuk menangkap napi yang sudah melarikan diri.

Selain itu, pihaknya juga segera melakukan penyekatan di sekeliling lapas agar napi yang masih ada di dalam lapas tidak kabur. (LMC-03)




PT Aquafarm Tabur Benih Ikan Nila di Danau Toba

Direktur Utama PT Aquafarm Nusantara Juan Carlos Martinez bersama sejumlah anak dalam kegiatan penaburan benih ikan nila di kawasan Danau Toba , Selasa (23/4). (Foto:LintasMedan/ist)

Samosir, 23/4 (LintasMedan) – PT Aquafarm Nusantara (PTAN), Selasa menabur 30.000 benih ikan nila ke Danau Toba sebagai bagian dari program Lake and Water Access perusahaan.

Acara ini diadakan di Desa Simbolon Purba, Palipi, Samosir, sebagai wujud kerja sama PTAN dan Pemerintah Kabupaten Samosir. Sekitar 100 peserta ikut serta dalam acara ini, termasuk Pemerintah Kabupaten, kelompok nelayan lokal dan masyarakat di kawasan tersebut.

“Melalui penebaran benih ikan nila, kami berharap dapat merevitalisasi ekosistem danau, karena ikan Nila secara historis adalah salah satu spesies ikan asli Danau Toba,” kata Direktur Utama PTAN Juan Carlos Martinez.

Selain itu, sebutnya kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung petani lokal yang mengandalkan danau untuk mata pencaharian mereka.

Danau Toba menurut dia memiliki sejarah panjang dalam menyediakan mata pencaharian bagi masyarakat lokal dan telah menjadi rumah bagi kegiatan operasional PTAN selama 20 tahun terakhir. Adalah tujuan perusahaan kami untuk membawa manfaat sosial, lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar danau.

Juan Carlos juga menyampaikan bahwa perusahaan menawarkan dukungannya dalam pengembangan program untuk secara menebar benih reservoir danau dengan spesies lain, seperti, Ikan Bilih yang diakui memiliki efek positif untuk pemulihan keseimbangan ekosistem.

“Untuk memulai program ini, kami mengharapkan keterlibatan para pihak yang berwenang dan masyarakat bersama-sama melindungi spesies yang menguntungkan seperti Ikan Bilih dari penangkapan ikan yang berlebihan (indiskriminatif),” katanya.

Sementara perusahaan akan berkontribusi dengan secara teratur menebar benih Ikan Bilih dalam program yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Ini adalah upaya bersama yang membutuhkan partisipasi dari semua pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar Danau Toba. Oleh karena itu, kami juga berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat lokal dan pemangku kepentingan lainnya akan pentingnya menjaga danau yang berharga ini,” tambahnya.

Wakil Bupati Provinsi Samosir, Juang Sinaga dalam sambutannya di acara itu menyatakan penghargaannya terhadap kontribusi perusahaan terhadap ekosistem Danau Toba dan masyarakat sekitar danau.

“Inisiatif ini menandakan komitmen pemerintah untuk mendukung masyarakat lokal dan melestarikan ekosistem danau. Masyarakat lokal dan pemangku kepentingan lainnya juga harus bekerja sama untuk melindungi danau, menjaganya tetap bersih dan tidak membuang sampah ke dalam danau.” katanya.(LMC/rel)




Partisipasi Warga Tebingtinggi ke TPS Tinggi

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hj R Sabrina saat berkunjung ke salah satu TPS di Kota Tebingtinggi, Rabu (17/4).(Foto:LintasMedan/ist)

Tebingtinggi, 17/4 (LintasMedan) – Pelaksanaan Pemilu di Kota Tebing Tinggi berjalan lancar dan kondusip. Pemprov Sumut optimistis partisipasi
Pemilu di daerah itu akan mencapai target nasional yakni 77,5 persen.

“Seperti disampaikan Walikota Tebing Tinggi dan berdasarkan hasil tinjauan di dua TPS, saya menilai pelaksanaan pemilu di Tebingtinggi berjalan lancar dan kondusif. Sampai saat ini, jumlah pemilih sudah mencapai enam puluh persen hingga tujuh puluh. Mudah-mudahan sampai selesai nanti bisa capai sesuai target nasional, kalau bisa lebih,” kata Sekda Provinsi Sumut R Sabrina kepada pers, usai meninjau pelaksanaan Pemilu di Kota Tebingtinggi, Rabu.

Untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif Tahun 2019, Pemprov Sumut beserta unsur Forkopimda melaksanakan kunjungan monitoring ke beberapa daerah. Salah satunya yakni Kota Tebingtinggi yang dikunjungi oleh Sekda.

Didampingi Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Sabrina mengunjungi TPS 7 di Jalan DI Panjaitan Kelurahan Rambung Kecamatan Tebingtinggi Kota dan TPS 3 Rumah Sakit Sri Pamela Jalan Sudirman Kelurahan Sri Pindang Kecamatan Rambutan.

Menurut informasi yang diperoleh dari KPPS saat peninjauan dilakukan, yakni sekitar pukul 11.00 WIB, sudah ada 147 orang yang memilih dari 223 jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 7. Sedangkan di TPS 3, sebanyak 150 orang telah memilih dari 215 DPT.

“Kita patut berbahagia, artinya masyarakat antusias menggunakan hak pilihnya. Dari segi petugas juga, saya melihat siap. Seperti tadi, ada kendala bagi orang yang sedang sakit di RS Sri Pamela, langsung dicari solusi. Yakni akan didata dan KPPS yang akan mendatangi para pasien,” kata Sabrina.

Ketua KPU Tebingtinggi Abdul Khalik, yang juga turut dalam peninjauan tersebut menyampaikan tidak melihat kendala yang berarti di lapangan.
“Tadi ada sedikit kendala soal pasien-pasien di rumah sakit, tapi langsung kita selesaikan dengan mengintruksikan kepada PPK untuk segera mendata pasien di rumah sakit, khususnya yang masuk setelah tanggal 10 April 2019. Kemudian, KPPS setempat yang akan mendatangi mereka,”katanya.(LMC-02)




Gubernur Sumut Tutup STQH XVI di Tebing Tinggi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kanan) dan Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan pada penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVI di Kota Tebingtinggi, Minggu (14/4) malam. (Foto:LintasMedan/ist)

Tebing tinggi, 14/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengajak para kepala daerah se Sumatera Utara berlomba-lomba membuat even keagamaan seperti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XVI di Kota Tebingtinggi. Karena STQH dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih mencintai Al Qur’an dan beriman.

“Saya berharap kepala daerah, bupati dan walikota se Sumut berlomba untuk mengadakan hal-hal yang seperti ini,” katanya pada acara penutupan STQH XVI Tingkat Sumut, Minggu malam (14/4) di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

Gubernur mengatakan, bahwa dari dahulu Sumut merupakan gudang pembaca, penghafal Al Quran, namun akhir-akhir ini ada tanda-tanda menurun.
“Kegiatan seperti inilah, yang memotivasi kembali, Insya Allah kita kembali merajai dalam hal membaca dan menghafal Al-Qur’an,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menindaklanjuti kegiatan seperti ini. “Kita carikan pelatih-pelatih yang terbaik, untuk menyiapkan bahwa Sumatera Utara bermartabat,” sebut Gubernur yang hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi.

Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga mengapresiasi Walikota Tebingtinggi yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan STQH XVI. Walaupun event STQH selama ini hanya dilaksanakan di sekitar Kota Medan, namun dilihat dari antusiasme kafilah dan kemeriahan kegiatan ini jauh lebih terasa. “Saya bangga, bukan hanya konser-konser dangdut dan rock yang dihadiri oleh orang-orang yang sebanyak ini. Berarti hati kita, akhlak kita, Insya Allah masih dengan tuntunan kita, yaitu Rasullulah,” ujar nya.

Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan berterima kasih kepada Gubernur Sumut atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemko Tebingtinggi untuk melaksanakan STQH XVI Tingkat Provinsi Sumut. “Semua (kepercayaan) ini merupakan barokah bagi kami, karena kami sangat yakin MTQ maupun STQH tentunya akan mendapat cucuran rahmat dan nikmat dari Allah SWT,” kata Umar.

Umar juga mengharapkan ke depan, event STQH seperti ini bisa berlanjut ke kabupaten/kota lainnya. Kota Tebingtinggi, lanjutnya, siap melaksanakan MTQ tahun 2020 jika dipercaya menjadi tuan rumah. “Sejak 1978 baru kali ini kembali lagi dilaksanakan even keagamaan seperti ini di Kota Tebingtinggi. Begitu juga, jika dipercaya kami siap sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumut tahun 2020,” katanya.

Ketua LPTQ Sumut Fuad Helmi Lubis mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum penting dan strategis dalam mengembangkan Tilawatil Quran dan untuk mengembangkan qori dan qoriah di kancah nasional dan internasional. Ini merupakan pengukiran sejarah baru bagi Kota Tebing Tinggi. Karena selama ini dilaksanakan di Asrama Haji Medan dan tertutup. “Mudah-mudahan ini menambah semangat kami untuk mengembangkan STQH ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, pada STQH XVI yang berlangsung 9-14 April 2019 tersebut Kafilah Kota Medan berhasil meraih Juara Umum, diikuti Kota Tebingtinggi, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangbedagai dan Kota Binjai. Gubernur menyerahkan piala kepada perwakilan Kafilah Kota Medan sebagai Juara Umum.

Turut hadir di acara itu, Forkopimda Sumut dan Tebingtinggi, OPD Pemprov Sumut dan Pemko Tebingtinggi, Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumut Iwan Zulhami, Ketua MUI Kota Tebingtinggi Akhyar Nasution, alim ulama, tokoh adat dan masyarakat serta seluruh kafilah dari berbagai daerah di Sumut.(LMC/rel)




Edy Janji Harga Stabil Saat Panen Raya

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadiri panen raya jagung dan pedet di desa Purwobinangun, Kec. Sei Bingei, Kab.Langkat, Senin (1/4). (Foto:LintasMedan/ist)

Langkat, 1/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berjanji harga produksi pertanian tetap akan stabil meskipun pada saat panen raya.

“Kedepan Pemprov Sumut akan menganggarkann dana untuk ketahanan pangan guna menanggulangi produksi pertanian akan mengalami penurunan saat panen raya. Kedepan persoalan yang sangat merugikan petani ini tidak akan terjadi lagi,” katanya saat menghadiri panen raya jagung dan pedet (anak sapi) di Desa Purwobinangun, Kecamatan Bingai, Langkat, Senin.

Menurut mantan Panglima TNI Angkatan Darat ini, dana untuk menetralisasi harga tersebut akan dianggarkan pada tahun 2020.

Saat ini panen jagung untuk 1 hektare mencapai 7 – 8 ton dengan total jumlah 1,7 juta ton pertahun. Ke depan Edy menginginkan jumlah tersebut meningkat menjadi 8 sampai 12 ton per hektare, sehingga produksi jagung Sumut menjadi 2,5 juta ton.

Dikatakan Edy, tanah Sumut begitu subur. Ia mencatat baru ada 3 daerah yang berpotensi besar dikembangkan karena lahan yang subur. Di antaranya Humbang Hasundutan, Langkat dan Tanah Karo. “Saya lihat seperti ini tidak ada alasan kita untuk tidak sejahtera, kalau tidak sejahtera berarti ada yang salah,” ujarnya.

Di sisi lain mengenai konsumsi sapi masyarakat Indonesia khususnya Sumut yang masih rendah, Edy mengharapkan ke depan daging sapi bisa didapatkan rakyat dengan harga yang terjangkau.

Pada kesempatan tersebut Edy mengimbau Bupati Langkat Terbit Rencana agar segera menyediakan lahan untuk kawasan terpadu.

Lahan tersebut digunakan untuk beberapa keperluan, mulai dari peternakan sapi, pabrik pupuk hingga pakan ternak.

“Secepat mungkin beliau siapkan lahan itu, kita pakai untuk ternak sapi dan di sampingnya akan ada pabrik pupuk yang menampung kotoran sapi, pabrik itu mencetak pupuk organik dan satu pabrik lagi untuk membuat pakan ternak, sehingga jagung itu dijual tidak terlalu jauh karena pabrik ini yang akan menampung,” paparnya.

Mengenai konsumsi sapi masyarakat Indonesia khususnya Sumut yang masih rendah, Edy mengharapkan ke depan daging sapi bisa didapatkan rakyat dengan harga yang terjangkau. Sehingga gizi anak Indonesia khususnya Sumut semakin baik.(LMC-02)