Home / Politik / DPRD Sumut Dukung Pembentukan Tiga Provinsi

DPRD Sumut Dukung Pembentukan Tiga Provinsi

image_pdfimage_print

Medan, 4/7 (LintasMedan) – Kalangan anggota DPRD Sumatera Utara mendukung wacana  pembentukan tiga provinsi di Sumut, yakni Nias, Sumatera Tenggara dan Tapanuli.

Wacana pemekaran Provinsi Sumut beberapa waktu lalu sempat terhenti akibat moratorium yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan hingga saat ini belum dicabut.

“Rencananya Senin kami dari DPRD Sumut akan berkunjung ke Departemen Dalam Negeri guna membahas rencana pembentukan tiga provinsi di Sumut,” kata anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP, Sutrisno Pangaribuan, Kamis.

Lembaga DPRD Sumut, kata Sutrisno secara kolektif akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumut, khususnya di wilayah yang akan digabungkan menjadi tiga provinsi tersebut kepada pemerintah pusat.

“Kita akan minta  Kementrian Dalam Negeri  segera mencabut moratorium,” ucapnya.

Sebab menurutnya salah satu tujuan pemekaran adalah mempermudah pelayanan publik.

Ia mengatakan agar jangan ada upaya “pembunuhan”  terhadap hak-hak masyarakat dengan menyatakan pemekaran wilayah justru akan menjadi beban anggaran bagi pemerintah pusat.

Pemerintah, kata Ketua Komisi D DPRD Sumut ini tidak boleh menghadapkan kebutuhan rill  rakyat dengan kesiapan pemerintah.

“Selama ini, kami sendiri sebagai wakil rakyat juga merasakan betapa sulitnya perjalanan untuk pulang ke daerah pemilihan, misalnya ke Padang Sidimpuan yang makan waktu hingga 10 jam. Begitu juga dengan rakyat jika ingin bertemu wakilnya di DPRD Sumut atau ingin melakukan suatu urusan ke pemerintah provinsi,” katanya.

Berbagai persoalan rakyat di daerah, kata dia juga kerap tak mampu tertangani dengan cepat
akibat jauhnya jangkauan wilayah.

” Seperti pelayanan medis misalnya, selalu penanganannya lambat sehingga mengakibatkan nyawa melayang,” ucapnya.

Selain itu, pemekaran diyakini akan menumbuhkembangkan geliat ekonomi di wilayah yang dimekarkan itu. Sehingga provinsi-provinsi baru itu akan mampu membangun masing-masing daerahnya. Masyarakat di wilayah pemekaran kata Sutrisno tak lagi harus berbondong-bondong meneruskan pendidikan serta mencari penghidupan di provinsi induk.

Sebagaimana diketahui kata Sutrisno sejumlah kabuoaten/kota di Sumut masing-masing memiliki potensi, seperti Nias dengan hasil lautnya yang luar biasa.

Begitu juga dengan Tapteng dengan kekayaan-kekayaan sumber daya alam yang banyak belum tergali. Tapanuli Utara dengan PLTU Sarulla dan perkebunan sawit yang membentang di wilayah Tabagsel. “Selama ini cuma sebagian kecil yang mampu diperoleh pemerintah setempat,” katanya.

Sutrisno juga mengkhawatirkan jalur barat provinsi ini akan lumpuh jika tidak segera dilakukan pemwkaran karena dampak pembangunan infrastruktur dan jalur transportasi di beberapa wilayah yang tidak melintasi sejumlah kabupaten/kota yang akan dimekarkan itu.

“Kalau telah menjadi provinsi tentu sudah bisa melakukan lobi-lobi tersendiri ke pusat,” ujarnya.

Lembaga DPRD Sumut, kata Sutrisno juga memberi apresiasi kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang menyatakan Pemprov Sumut tidak akan menghalangi wacana pembentukan tiga provinsi baru di Sumut.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey