Home / Medan / Forkalim Apresiasi Kerja Sama PDAM Tirtanadi-Pemko Medan

Forkalim Apresiasi Kerja Sama PDAM Tirtanadi-Pemko Medan

image_pdfimage_print

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batangari Nasution (kedua kiri) berfoto bersama anggota sekaligus peserta Rakernas Asosiasi Forum Komunikasi Air Limbah Domestik (Forkalim) tahun 2019 di Jakarta, baru-baru ini. (Foto:LintasMedan/ist)

Jakarta, 16/2 (LintasMedan) – Asosiasi Forum Komunikasi Air Limbah Domestik (Forkalim) mengapresiasi kinerja PDAM Tirtanadi Sumatera Utara dalam membangun komitmen dan kerja sama dengan  Pemerintah Kota (Pemko) Medan  dalam pengelolaan sanitasi air limbah di wilayah tersebut.

Siaran pers Humas PDAM Tirtanadi, menyebutkan, apresiasi dan penghargaan (award) tersebut diserahkan setelah Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batangari Nasution menyampaikan paparan seputar Teknologi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) dihadapan peserta rapat kerja nasional (Rakernas) Forkalim di Hotel Ambhara Jakarta pada 6-8 Februari 2019.

Dalam forum Rakernas Forkalim tersebut, Heri Batangari menjelaskan mengenai dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan bantuan hibah sambungan rumah air limbah perpipaan melalui sumber dana APBD Kota Medan sejak Tahun 2009 hingga kini yang telah mencapai lebih dari 11.000 sambungan.

Disebutkannya, pengolahan limbah tinja yang dilakukan Pemko Medan selama ini hanya untuk diolah menjadi pupuk.

Melalui program kerja sama PDAM Tirtanadi-Pemko Medan, lanjutnya, pengolahan limbah tinja akan lebih maksimal di Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT).

Sinergitas Pemko Medan dan PDAM Tirtanadi dibutuhkan untuk menjalankan program ini dan memanfaatkan IPLT tersebut.

Sebagaimana diinformasikan, Forkamlim merupakan organisasi yang menjadi wadah berhimpun dalam mempersatukan para pengelola air limbah domestik di seluruh Indonesia baik institusi maupun perorangan.

Rakernas Forkalim yang berlangsung selama tiga hari diisi dengan seminar dan peninjauan lapangan. Kegiatan itu dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Kementerian, para regulator dan operator air limbah dan air minum dari 26 kabupaten/kota di Indonesia, dan perguruan tinggi di Jakarta

Selama seminar, pihak panitia penyelenggara juga menggelar agenda panel diskusi yang terbagi dalam dua kelompok, masing-masing menyampaikan teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja, dan teknologi pendukung kegiatan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).

Khusus mengenai kinerja pelaksanaan SPALD, perwakilan dari PDAM Tirtanadi, Perumda Air Minum Kota Surakarta dan UPTD PAL Kota Bekasi diberi kesempatan untuk menyampaikan paparan seputar keberhasilan masing-masing badan usaha milik daerah itu dalam mengelola air limbah domestik.

Rakernas yang diadakan pada Rabu (6/2) menjadi awal dari rangkaian kegiatan Forkalim, antara lain penyampaian laporan tahunan pengurus, pengesahan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pengesahan perencanaan bisnis (bussiness plan) Forkalim dan penyampaian rencana kerja dan anggaran tahun 2019.

“Tujuan Forkalim yaitu menjadi organisasi profesional dan inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya. FORKALIM juga diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan memediasi proses pembangunan kapasitas,” ujar Direktur Utama PD PAL Jaya yang juga Ketua Forkalim, Subekti.

Sementara itu, Direktur Pengembangan PLP Kementerian PUPR Dody Krispratmadi dan Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti, pada prinsipnya menilai bahwa seminar nasional yang digelar dalam rangkaian kegiatan Rakernas Forkalim tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru tentang pengelolaan sanitasi, terutama untuk isu-isu Air Limbah Domestik (ALD).

Mereka berharap bahwa Forkalim mampu berperan dalam mendapatkan sumber daya internal yang bekelanjutan, inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya.

Seminar ini, menurut mereka, juga menjadi ajang berbagi success stories dari berbagai institusi yang telah baik dalam SPALD.

Dikatakan Dody, program USAID IUWASH PLUS turut berperan mendorong asosiasi operator air limbah menjadi mandiri, berkelanjutan, dan menjadi lebih profesional untuk mendukung pemerintah mencapai target Akses Universal sebagai bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey