Gelar Melayu Serumpun Diharapkan jadi Ikon Pariwisata Medan

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (keempat kanan) dan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kanan) memukul gendang sebagai tanda diresmikannya acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) di Istana Maimun Medan, Jumat (2/11). Pagelaran seni budaya Melayu tersebut turut diikuti utusan dari empat negara di kawasan ASEAN. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 2/11 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin berharap acara bertajuk Gelar Melayu Serumpun (GEMES) Tahun 2018 menjadi ikon revitalisasi seni, budaya dan pariwisata Kota Medan. a

“Kita berharap pagelaran ini (GEMES, red) dapat menjadi salah satu ikon pariwisata di Kota Medan yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” kata Eldin dalam kata sambutannya pada acara pembukaan bertajuk Gelar Melayu Serumpun 2018 di halaman Istana Maimun Medan, Jumat (2/11).

Selain itu, Walikota juga berharap momentum penyelenggaraan acara yang digelar Pemko Medan tersebut dapat dijadikan wadah melestarikan seni dan budaya Melayu serta mengedukasi masyarakat Medan khususnya generasi muda dalam memahami kebudayaan dan rumpun Melayu.

Apalagi, diakuinya, lokasi penyelenggaraan GEMES tahun 2018 berlangsung meriah karena digelar di komplek Istana Maimun yang juga merupakan ikon Kota Medan.

Pada kesempatan itu, Eldin menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang turut memeriahkan event seni budaya Melayu tersebut, termasuk utusan dari negara-negara ASEAN.

Keberhasilan merangkul suku Melayu se kawasan ini, menurut dia, merupakan sebuah prestasi sekaligus bisa menjadi daya tarik wisata bagi Kota Medan.

“Untuk itu, kita mengajak segenap komponen masyarakat di Kota Medan agar dapat memeriahkan event GEMES ini,” tuturnya.

Acara pembukaan GEMES 2018 turut disemarakkan dengan parade penari yang membawakan sebanyak 428 payung yang mewakili usia Kota Medan dan tarian dari 73 pasang penari yang mewakili Usia Kemerdekaan Indonesia.

Agenda GEMES 2018 lainnya, yakni pagelaran beragam kesenian serta budaya tradisional Melayu dan fashion show, di antaranya menampilkan Batik khas kerajinan Medan. (LMC-04)