Home / Bisnis / Harga Pangan Naik Menjelang Ramadhan

Harga Pangan Naik Menjelang Ramadhan

image_pdfimage_print

Seorang pedagang sedang menunggu pembeli di Pasar Simpang Limun Medan Senin (22/4). Harga cabai merah bergerak naik disertai sejumlah komoditi lainnya seperti bawang putih dan tomat buah.(FotoLintasMedan/Wie)

Medan, 22/4 (LintasMedan) – Menjelang masuknya bulan Ramadhan yang jatuh di awal Mei 2019, sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan di Medan utamanya cabai merah dan bawang putih.

Harga cabai merah dibandrol Rp40.000 per kg, Bawang putih juga naik hingga ke posisi Rp53.000 per kg, tomat hingga Rp15.000 per kg.

Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin kepada Berita mengagakan Senin (22/4) mengatakan kenaikan harga pqmhay memang naik hingga sangat tajam.

Menurut dia, kenaikan harga cabai merah tersebut terjadi seiring dengan libur panjang yang terjadi selama sepekan. Aktifitass ekonomi masyarakat tidak berjalan normal khususnya sejak hari Rabu saat Pilpres hingga akhir pekan kemarin.

“Masyarakat baik itu petani maupun pedagang banyak yang memilih untuk liburan Sehingga kondisi pasar menjadi tidak seimbang antara permintaan maupun penawaran,” jelas

Hal tersbeut memicu terjadinya kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan pokok. Dan sayur sayuran menjadi komoditas yang rutin mengalami kenaikan saat liburan. Seperti halnya saat Idul fitri nanti.

Walau demikian, saat ini sejumlah harga kebutuhan pokok tersbeut sudah kembali normal. Tetapi ada dua komoditas bahan pokok yang justru berlanjut naik harganya, yakni bawang putih dan beras. Pantauan di pasar harga bawang putih masih melanjutkan tren kenaikan sampai hari ini. Harga bawanng putih meroket menjadi 53 ribu per kg.

Kenaikan harga bawang putih ini sudah jauh diatas ambang batas idealnya. Seharusnya bawang putih ini harganya bisa ditekan di bawah 30 ribu per Kg. Namun sayang harga bawang putih justru masih mengalami kenaikan yang signifikan. Fenomena kenaikan harga bawang putih ini masih dikarenakan oleh masalah persediaan.

“Dimana saya menduga masih belum ada kejelasan mengenai kebijakan konkrit pemerintah untuk melakukan impor bawang putih,” papar Gunawan.

Masyarakat tentunya panik dengan kenaikan harga bawang putih tersebut. Dikarenakan bawang putih ini 90 persen ebih kebutuhannya dipenuhi dengan cara impor. Maka kita berharap pemerintah segera melakukan upaya untuk menetralisir harga bawang putih tersebut.

Sementara itu, harga beras juga sudah mulai menunjukan tren kenaikan. Sejauh ini terdapat kenaikan harga beras sekitar 300 per Kg nya. Namun kenaikan harga beras saat ini justru terjadi setelah ada penurunan yang sangat tajam sebelumnya. Jadi sekalipun naik, saya melihatnya masih dalam batas ambang yang wajar.

Secara keseluruhan kita berharap pemerintah daerah sudah mulai melakukan SIDAK menjelang ramadhan ini. Walaupun selama ini kita berhasil mengendalikan inflasi saat perayaan keagamaan. Akan tetapi bukan berarti kita tidak perlu melakukan apa-apa dalam upaya mencegah kenaikan harga pangan saat Ramadhan datang. (LMC-05)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey