KONI Kabupaten/Kota se Sumut Belum Sampaikan Pertanggungjawaban Keuangan

Rapat Anggota Tahunan KONI Sumut di Gedung Sudirman Li Polonia Hotel, Jumat (25/1) malam. (Foto:LintasMedan/Irmayuni)

Medan, 25/1(LintasMedan) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara mendesak pengurus KONI Kabupetan/Kota untuk segera menyerahkan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada induk organisasi itu.

Menurut Ketua KONI Sumut, Jhon Lubis hingga saat ini sejumlah KONI kabupaten/kota se Sumut belum juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan penggunaan dana yang berasal dari bantuan hibah APBD 2018 kepada KONI Sumut.

Hal itu diungkap Jhon Lubis pada pembukaan Rapat Anggota KONI Sumut 2019, Jumat malam.

“Saya akan melaporkan hal ini ke inspektorat,” sesal Jhon Lubis.

Menurut dia ada sejumlah temuan anggaran penggunaan APBD di organisasi itu akibat terkesan tidak ada niat baik dari KONI Kabupaten/Kota dalam memberi laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Dia memaparkan temuan paling banyak dalam alokasi penggunaan dana APBD adalah di sektor kegiatan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumut dan melibatkan sejumlah KONI kabupaten/kota.

Meski pada saat kegiatan tersebut sudah ada beberapa KONI kabupaten/kota yang memberi laporan. Namun menurut Jhon sebagian besar KONI daerah masih belum menyampaikannya.

“Jadi segeralah sampaikan pertanggungjawaban keuangannya, atau segera
saya lapor ke inspektorat,” tegasnya tanpa menyebutkan nama-nama KONI kabupaten/kota yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban tersebut.

Selain meminta laporan pertanggungjawaban keuangan kepada KONI kabupaten/kota, KONI Sumut juga mengungkap sejumlah induk organisasi cabang olahraga yang belum menyampaikan laporan kegiatan.

Sedikitnya, kata Jhon Lubis ada 21 Pengprov cabang olahraga yang belum menyampaikan laporan kegiatan berupa hasil, Selekda, Kejurda maupun Kejurnas. Bahkan dari jumlah tersebut ada yang sama sekali tidak melaksanakan kegiatan, yang menurut Jhon juga menjadi suatu dilema.

“Untuk minta laporan hasil kegiatan saja pun sangat sulit. Padahal di 2019 ini, seharusnya Pelatda Program Sumut Emas (PSE) sudah berjalan. Bahkan ada yang tidak melaksanakan kegiatan sama sekali,” katanya.

Adapun nama sejumlah Pengprov cabang olahraga yang hingga kita belum menyampaikan laporan kegiatan, di antaranya, FPTI, IKASI, IMI, IODI, ISSI, Kodrat, Muay Thai, PBI, PCI, Perbasi, Perkemi, Perpni,PGI,PJSI, dan PODSI.(LMC-02)