Home / Medan / Legislator Minta Mahasiswa Santun Sampaikan Aspirasi

Legislator Minta Mahasiswa Santun Sampaikan Aspirasi

image_pdfimage_print

Anggota DPRD Sumut, HM Nezar Djoeli (kanan) saat menjadi salah satu pembicara di acara Seminar Kebangsaan dan Legislatif yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Sabtu (21/12). (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 21/12 (LintasMedan) – Anggota DPRD Sumatera Utara HM Nezar Djoeli mengimbau kalangan mahasiswa untuk tetap kritis dan berperan aktif dalam mengawal roda pemerintahan.

Namun Politisi Nasdem ini mengingatkan sikap kritis mahasiswa dalam menjalankan fungsi pengawasan hendaknya tetap dilakukan dengan cara-cara santun dan elegan.

“Jangan sampai fungsi pengawasan yang dilakukan mahasiswa justru dimanfaatkan bahkan ditunggangi oleh seseorang maupun kelompok tertentu demi merebut dan memperoleh kepentingan pribadi dan kelompok tersebut,” ucapnya saat menjadi salah satu pembicara di acara Seminar Kebangsaan dan Legislatif yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Sabtu (21/12).

Dia juga meminta agar mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi ke gedung wakil rakyat namun turut serta menawarkan sejumlah solusi.
“Jadi tidak sekedar menghujat. Bahkan jika ada yang ingin disampaikan atau dikritisi terhadap suatu instansi, lebih baik disampaikan langsung melalui audiensi,” kata wakil rakyat asal daerah pemilihan Sumut 1 Medan A ini.

Nezar lebih lanjut menyampaikan seluruh elemen bangsa khususnya mahasiswa harus berperan penting mengawal kebhinekaan bangsa.

Kebhinekaan bangsa Indonesia, sebutnya harus senantiasa dirawat demi tetap terjalinnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Pembicara lainnya yang hadir yakni, Abdul Manan Marpaung mewakili Kodam I/BB (TNI), dan aktivis mahasiswa dari Jakarta, Jona Gifriando.

Abdul Manan Marpaung juga menegaskan bahwa TNI berperan aktif menjaga kebhinekaan di tanah air. Sebab dia mengakui jika kebhinekaan bangsa terganggu dikhawatirkan berimbas terjadinya perpecahan . “Jadikanlah perbedaan yang kita miliki ini menjadi suatu kekuatan bagi bangsa Indonesia,” ucapnya.

Selanjutnya aktivis mahasiswa asal Jakarta, Jona Gifriando mengingatkan kalangan mahasiswa jangan sampai ‘tidur’ menyikapi sejumlah persoalan yang dihadapi rakyat.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey