Home / Headline / Medan Raih Rekor MURI Lomba Hias Pos Kamling

Medan Raih Rekor MURI Lomba Hias Pos Kamling

image_pdfimage_print

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kanan) menerima piagam penghargaan rekor MURI dari Senior Manager MURI Yusuf Ngadri (kiri) di Lapangan Eks Bandara Polonia Medan, Selasa (4/9). Pemko Medan meraih rekor MURI karena berhasil menyelenggarakan Lomba Menghias Pos Kamling dengan jumlah peserta terbanyak. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 4/9 (LintasMedan) – Kegiatan Lomba Menghias Pos Kamling dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI yang diprakarsai Pemerintah Kota Medan berhasil meraih rekor MURI untuk kategori peserta terbanyak.

Piagam penghargaan itu diberikan Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri kepada Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin di Lapangan Eks Bandara Polonia Medan, Selasa (4/9).

Walikota Medan mengaku tidak menyangka jika perlombaan hias pos kamling yang diikuti 1.000 peserta tersebut berhasil memecahkan Rekor MURI.

Sebab, menurut dia, lomba menghias pos kamling digelar dalam rangka untuk mengaktifkan kembali siskamling di seluruh penjuru Kota Medan guna mewujudkan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Dikatakannya, keberadaan pos kamling sangat penting guna mengamati lebih seksama dinamika kehidupan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, termasuk sebagai deteksi dini terhadap warga pendatang.

Selain itu, juga dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Oleh karena itu, Eldin mengingatkan kepada seluruh jajarannya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat baik itu kepala lingkungan maupun lurah dan camat agar mengaktifitan kembali siskamling di setiap lingkungan.

“Jika siskamling aktif di 2.001 lingkungan, insha Allah Kota Medan yang kita cintai bersama ini senantiasa aman dan kondusif,” ujarnya.

Usai menerima piagam penghargaan dari Rekor MURI, Walikota selanjutnya memberikan hadiah kepada para pemenangan lomba menghias pos kamling.

Ia berharap hadiah yang diberikan itu semakin memotivasi para kepling untuk mengaktifkan poskamling di lingkungannya masing-masing.

Diakuinya, hingga saat ini belum seluruh lingkungan di Kota Medan mengaktifkan pos kamling meski keberadaannya cukup vital dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Senior Manager MURI Yusuf Ngadri menjelaskan bahwa lomba menghisas pos kamling yang dilakukan Pemko Medan layak mendapatkan penghargaan dan dicatat dalam Museum Rekor Indonesia.

“Lomba hias poskamling ini berhasil memecahakan Rekor MURI dengan jumlah terbanyak yakni 1.000 poskamling, sehingga dicatat dalam Rekor MURI. Untuk itu kita ucapkan selamat atas keberhasilan ini,” ujarnya.

Sebelumnya di lokasi yang sama, Walikota turut bersama Penjabat Gubernur Sumut Eko Subowo, Pangdam I BB Mayjen TNI MS Fadillah menari Gemu Famire yang diikuti 7.200 prajurit TNI-Polri.

Tarian ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan HUT ke-73 TNI tahun 2018 sekaligus memecahkan Rekor MURI dengan rekor jumlah terbanyak dan silakukan secara serentak.

Seluruh peserta mengenakan ikat kepala berwarna merah putih dan menari dengan penuh semangat dan gembira mengikuti irama lagu.

Gemu Famire atau Maumere adalah sebuah lagu dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco tahun 2011.

Lagu ini sangat akrab di telinga warga Indonesia saat ini dan sejak tahun 2012, lagu ini menjadi fenomena, tidak hanya di Tanah Air tetapi juga luar negeri. (LMC-05)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey