Home / Medan / Medan Terima Penghargaan Smart City 2018

Medan Terima Penghargaan Smart City 2018

image_pdfimage_print

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan (kanan) menyerahkan penghargaan Menuju 100 Smart City Tahun 2018 kepada Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin, di Jakarta, Jumat (14/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Tanggerang, 14/12 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menerima penghargaan Menuju 100 Smart City Tahun 2018 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.

Siaran pers Humas Setda Kota Medan, menyebutkan, penghargaan tersebut diserahkan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan kepada Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin dalam puncak acara penutupan Gerakan Menuju Smart City 2018 di Jakarta, Jumat (14/12).

Pemko Medan memperoleh penghargaan tersebut karena dinilai berhasil menyelesaikan penyusunan masterplan pengembangan smart city yang berisikan berbagai program.

Menteri Kominfo Rudiantara dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, mengingatkan kepada masing-masing daerah akan hal penting di balik Smart City.

“Saat bicara mengenai Smart City, saya selalu sampaikan bahwa Smart City itu bukan beli teknologi atau beli komputer yang canggih. Hal penting yang harus dilakukan adalah bagaimana kita bisa memberikan dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” katanya.

Terkait Smart City, ia mencontohkan pemanfaatan teknologi informasi untuk di bidang kesehatan.

“Saya beberapa kali ke puskesmas di beberapa desa, selalu yang ditanya ketika orang ingin berobat itu hal yang berkaitan dengan administrasi,” ujarnya.

Jika puskesmas tidak bisa menangani orang tersebut, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota dan biasanya yang ditanyakan pertama pasti sama, yaitu terkait administrasi lagi.

Seharusnya, menurut Menteri Kominfo, orang yang sakit tidak lagi perlu mengurusi hal-hal administrasi.

Semua puskesmas dan rumah sakit bisa terhubung dengan internet dan semua data-data masyarakat tersimpan aman disana.

“Kalau kita berpikir dengan pola seperti ini, ini bisa jadi contoh cara memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” paparnya.

Sebelum menerima penghargaan itu, Walikota Medan bersama 49 kepala daerah kabupaten/kota telah mempresentasikan buku 1,2 dan 3 masterplan hasil bimbingan yang telah dilakukan selama ini dan quick win Smart City-nya masing-masing di hadapan tim penguji selama dua hari, 12-13 Desember 2018.

Program Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 digelar Kementerian Kominfo merupakan gerakan besar dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Untuk itu, Kabupaten dan Kota harus meningkatkan pelayanan dan meningkatkan potensi di wilayah masing-masing dengan gerakan bersama dengan melibatkan beberapa pihak yakni pemerintah, penyedia solusi dan media.

Usai menerima penghargaan, Walikota Medan didampingi Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval, mengaku gembira dan mengucapkan terima kasih dengan terpilihnya Kota Medan bersama 49 kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018.

Kota Medan, menurut dia, telah menyelesaikan Masterplan Smart City Kota Medan yang akan menjadi landasan materi dan panduan pembangunan kota, termasuk membantu Pemko Medan dalam menetapkan kebijakan, regulasi dan prioritas pembangunan kota guna memberikan kemudayan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah upaya yang kita lakukan ini ternyata mendapat apresiasi dari Kementrian Kominfo sehingga memberikan kita Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018. Tentunya ini semakin memotivasi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Medan,” kata Eldin.

Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2018 merupakan penghargaan yang ketiga kalinya diterima Kota Medan.

Sebelumnya, pada Sabtu (1/12), Walikota Medan telah mendapatkan penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Presiden Jokowi di Bogor atas komitmen yang tinggi untuk memajukan pendidikan maupun meningkatkan kesejahteraan guru.

Selanjutnya, pada Senin (10/12), Walikota Medan kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi RI berupa Top 25 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik.

Penghargaan itu diterima Pemko Medan karena dinilai sebagai salah satu pemerintah kota terbaik dalam bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik 2018. (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey