Home / IPTEK / Naufal Raziq Inovator Cilik Penemu ‘Listrik Kedondong’

Naufal Raziq Inovator Cilik Penemu ‘Listrik Kedondong’

image_pdfimage_print

Naufal Raziq. (Foto: LintasMedan/ist)

Langsa, 1/6 (LintasMedan) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di Provinsi Aceh, Rabu (31/5) berkesempatan berbicara langsung kepada penemu listrik kedondong, Naufal Raziq (15).

Naufal Raziq mendadak ramai diperbincangkan karena dinilai berhasil menemukan potensi listrik dari pohon kedondong (Spondias Dulcis Forst) di depan rumahnya.

Kepada Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, pelajar kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri Langsa Lama, Kota Langsa itu, memaparkan, untuk menghasilkan energi listrik (pada pohon kedondong), pohon itu dipasangi rangkaian yang terdiri pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda.

Menurut dia, satu lubang pada pohon kedondong pagar bisa menghasilkan tegangan listrik 1 volt. Satu pohon kedondong dapat dibuat menjadi empat lubang yang bisa menghasilkan energi 4 volt.

Untuk menyalakan satu lampu, setidaknya dibutuhkan empat pohon kedondong pagar yang sudah dipasang tembaga dan logam.

Penemuan tersebut berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ketika Naufal duduk di kelas 1 MTs atau 2 tahun lalu.

Dari pelajaran tersebut, Naufal mengetahui buah asam, seperti kentang, jeruk, dan mangga, dapat menghasilkan energi listrik sederhana.

Naufal kemudian mencoba berbagai macam pohon buah, mulai dari mangga, belimbing, asam jawa, hingga akhirnya Naufal menemukan pohon kedondong pagar yang memiliki keunggulan dibanding buah lainnya.

“Masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar karena memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk malah menyembuhkan dirinya, recovery,” tuturnya.

Naufal yang bercita-cita menjadi seorang ilmuwan ini telah melakukan uji coba sejak 2014.

Keberhasilan Naufal ini tak lepas dari bimbingan dan dukungan dari guru Hasil temuan Naufal oleh gurunya (Fakrayanti) diikutsertakan pada kontes Teknologi Tepat Guna (TTG) se-Aceh pada 2015.

Di kontes ini hasil temuan Naufal dinobatkan sebagai juara kedua dan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 9 juta rupiah.

Pada Oktober 2016, PT Pertamina mengundang Naufal Raziq pada acara Pertamina Science Fun Fair 2016 di Grand Atrium Kota Kasablanka Jakarta serta memberikan beasiswa sampai jenjang SMA dan kuliah.

Selain itu, Naufal juga memperoleh bantuan dari PT Pertamina EP Rantau Field dalam pendanaan dan pengembangan pohon pijar di daerahnya. (LMC-01/RNC)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey