Home / Headline / Nezar Djoeli Imbau Legislator Hadiri Paripurna, Kasihan Guru

Nezar Djoeli Imbau Legislator Hadiri Paripurna, Kasihan Guru

image_pdfimage_print

Ketua Komisi A DPRD Sumut Nezar Djoeli. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 9/9 (LintasMedan) – Ketua Komisi A DPRD Sumut Nezar Djoeli bertekad untuk tetap menghadiri paripurna pengambilan keputusan R- APBD 2019, Senin.

Sebab paripurna tersebut menurut Politisi Nasdem ini merupakan hari bersejarah baginya di akhir jabatan sebagai anggota DPRD Sumut, sekaligus sebagai bentuk keberhasilan perjuangan terkait kenaikan gaji guru.

“Paripurna ini merupakan pengambilan sebuah keputusan terhadap pembangunan Sumut. Sekaligus paripurna terakhir bagi saya dan sejumlah anggota dewan lainnya priodesasi 2014-2019. Jadi saya merasa sangat penting untuk hadir,” ucapnya.

Untuk itu ia mengimbau sejumlah anggota legislatif lainnya di DPRD Sumut jangan pernah berencana agar paripurna tidak kuorum. Sehingga beramai-ramai menolak hadir di sidang paripurna itu.

“Kita harus hadir untuk memenuhi kuorum, dan jangan pertontonkan arogansi kita kepada rakyat di akhir jabatan,” ajaknnya.
Apalagi, sebut Nezar, ada kepentingan guru dalam paripurna ini yang sangat berharap penambahan gaji mereka bisa ditampung dan disahkan dalam APBD. “Kasihan para guru yang sangat berharap,” katanya.

Dia menyesalkan, jika sampai paripurna menjadi tidak kuorum sehingga menimbulkan anggapan di masyarakat kalangan legislatif telah menyandra APBD Sumut, justru di masa akhir jabatan.

“Ini sangat memalukan, dan terkesan kita tidak memahami tugas dan tanggungjawab legislatif,” ujarnya.

Seharusnya, kata dia dewan bisa menyampaikan pendapat dengan hadir pada sidang paripurna, serta tidak bercuap-cuap di luar ring. Bahkan mengancam-ancam tidak hadir.

“Persoalan terima atau tolak itu sampaikan di paripurna, apalagi forum paripurna ini juga bagian dari kinerja DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yang semua diatur dalam undang-undang,” tuturnya.

Nezar juga sangat menyesalkan adanya oknum anggota dewan yang justru sengaja ingin menggagalkan paripurna tersebut bahkan terkesan mengintimidasi dan memprofokasi anggota DPRD lainnya agar paripurna tidak memenuhi kuorum.

“Tindakan ini sangat memalukan dan bukan sosok seorang negarawan,” tegasnya(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey