Home / Bisnis / Pegadaian Kanwil I Medan Catat Laba Rp358 Miliar

Pegadaian Kanwil I Medan Catat Laba Rp358 Miliar

image_pdfimage_print

Kepala Kantor Wilayah I PT Pegadaian (Persero) Medan Hakim Setiawan memberikan keterangan kepada wartaan di The Gade Coffee & Gold Jalan Sei Bahorok Medan Rabu (28/11). (Foto:LintasMedan/wie)

Medan 28/11 (LintasMedan) – PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, yang wilayahnya meliputi Provinsi Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam berhasil mencatatkan laba Rp358 miliar hingga akhir Oktober 2018 dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp376 miliar di tahun 2018.

“Target tersebut optimis mampu dicapai hingga akhir tahun karena didukung berbagai produk, program promosi, dan layanan baru yang semakin menarik,” kata Hakim Setiawan, Kepala Kantor Wilayah I PT Pegadaian (Persero) Medan kepada wartawan dalam acara Temu Ramah dengan Awak Media sekaligus penyampaian kinerja di The Gade Coffe & Gold Jalan Sei Bahorok Medan Rabu (28/11).

Saat itu Hakim didampingi stafnya Deputi Bisnis Area Medan 1 Suhadi, Profesional Utama Jansen Siahaan, Deputi Bisnis Area Medan 2 Anhar Nasution, Manager Bisnis Analis Susatya Pramana dan Humas Goper Manurung.

Hakim menyebut layanan baru dan menarik itu memudahkan nasabah dalam bertransaksi dengan PT Pegadaian (Persero) misalnya layanan Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS), pembukaan agen – agen Pegadaian serta program promosi Kejutan Akhir Tahun (KAT). Dimana nasabah bisa mendapatkan Cash Back hingga Rp5 juta dari Pegadaian.

Pendapatan utama Pegadaian, kata Hakim masih didominasi Bisnis Gadai dan Rahn.

Tetapi produk lain seperti Gadai BPKB (Mikro) Kepemilikan Kendaraan Bermotor (Amanah) Pembiayaan Emas (Logam Mulia), Arrum Haji
Gadai sertifikat tanah (Rahn Tasjily) tetap masih banyak peminatnya.

“Hal inilah dapat mendorong tumbuhnya pembiayaan sepanjang tahun 2018,” kata Hakim.

Menurut Hakim, hingga akhir Oktober 2018, Outstanding Loan (OSL) PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan Mencatat Rp2,9 triliun lebih atau mengalami kenaikan 11 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun target OSL tahun 2018 sebesar Rp3,2 triliun.

Saat ini, papar dia, PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan mimiliki 286 Outlet, 1.129 agen dan 168 BPO yang terbesar di 4 Area Deputi Bisnis, yakni Banda Aceh, Deputi Area Medan I, Area Medan 2 dan Rantau Prapat dimana secara keseluruhan menunjukkan performa bagus dengan memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat yang ingin mendapatkan dana dengan mudah.

Sebagai contoh Tabungan Emas, selain menjadi skema menabung menukar rupiah menjadi emas, dana yang telah dikonversi menjadi emas juga bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu jika memerlukan pembiayaan melalui gadai tabungan emas menggunakan Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) yang bisa diakses 24 jam dari mana saja dan dana ditransfer langsung ke rekening nasabah.

“Masyarakat yang ingin memiliki kendaraan bermotor baik roda empat ataupun roda dua, baik yang baru maupun bekas juga bisa memanfaatkan produk Amanah dengan skema syariah,” katanya.

Angsurannya sangat kompetitif dibanding lembaga pembiayaan lainnya. Menjadikan Amanah sangat diminati masyarakat Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam. Data Per 31 Oktober 2018 PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan telah memberikan pembiayaan Amanah hingga Rp107 miliar atau tumbuh sebesar 203 persen dari tahun lalu.

Selain itu, Pegadaian juga terus melakukan pengembangan pembiayaan selain gadai untuk membantu para pengusaha mikro dan kecil, pelaku usaha kreatif, serta masyarakat lainnya. Adapun Fitur pembiayaan Kreasi, Krasida dan Arrum menjadi solusi bagi para pelaku usaha yang ingin mendapatkan tambahan modal.

“Bagi masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji, Pegadaian menjadi solusi yang tepat dalam hal mendapatkan kuota haji yang setiap tahunnya bertambah,” ujar Hakim.

Cukup dengan menyimpan emas murni senilai 15 gram di Pegadaian dan melengkapi administrasi lainnya, maka masyarakat sudah bisa memperoleh kuota haji dari Kementrian Agama.

Surat Tanah Jadi Agunan

Hakim menambahkan fitur produk terbaru dari Pegadaian adalah Rahn Tasjily. Produk pembiayaan dengan jaminan Sertifikat Tanah Hak Milik (SHM) yang dikhususkan bagi para pelaku usaha mikro dan petani. Pembiayaan yang diberikan maksimal Rp200 juta dengan jangka waktu paling lama 60 bulan.

“Ke depannya, Pegadaian akan meluncurkan Kredit Express Loan dimana kreditur bisa mendapatkan pinjaman tanpa adanya agunan. Masyarakat pastinya lebih dimudahkan dalam hal pembiayaan,” ungkapnya. (LMC-05)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey