Home / Medan / Pemko Medan Apresiasi IOM Bantu Pendidikan Anak Pengungsi

Pemko Medan Apresiasi IOM Bantu Pendidikan Anak Pengungsi

image_pdfimage_print

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) menerima piagam penghargaan dari International Organization for Migration (IOM) yang diserahkan Kepala Kantor IOM perwakilan Indonesia Mariam Kohkar (kanan), di rumah dinas walikota Medan, Rabu (17/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 17/10 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengapresiasi program lembaga internasional yang menangani pengungsi atau International Organization for Migration (IOM) membantu kelangsungan pendidikan anak-anak pengungsi.

“Pemko Medan mengapresiasi dan mendukung program IOM untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak pengungsi,” kata Walikota Medan H.T. Dzulmi Eldin saat menerima audiensi Kepala Kantor IOM perwakilan Indonesia Mariam Kohkar, di rumah dinas walikota Medan, Rabu (17/10).

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu, Walikota menyatakan bahwa anak-anak pengungsi juga mempunyai hak mendapatkan pendidikan dan kesehatan.

Sebagaimana diketahui, IOM merupakan organisasi antar-pemerintah dalam bidang migrasi. Organisasi ini bekerja erat dengan mitra pemerintah, organisasi antar pemerintah, dan non pemerintah.

IOM juga mempromosikan migrasi yang tertib dan manusiawi agar menguntungkan semua pihak, dengan cara memberikan layanan jasa dan nasihat bagi negara dan bagi para migran.

Kepala Kantor IOM perwakilan Indonesia Mariam Kohkar, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja untuk mendorong praktik migrasi yang tertib dan manusiawi, mempromosikan kerjasama internasional dalam isu migrasi.

Selain itu, menurut dia, IOM membantu menemukan solusi praktis terhadap isu migrasi dan menyediakan bantuan kemanusiaan bagi kelompok yang membutuhkan, termasuk bagi pengungsi dan pengungsi internal.

Pada kesempatan itu juga, Mariam menyampaikan program-program pihaknya dalam menangani persoalan pengungsi yang ada di Medan.

Salah satunya adalah soal pendidikan anak-anak pengungsi. Pihaknya berencana memasukkan anak-anak pengungsi itu ke sekolah yang ada di Medan.

“Kami juga mengatakan akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan untuk memberikan vaksinasi campak Rubella bagi anak-anak pengungsi,” paparnya.

Dalam audiensi itu, Mariam Kohkar memberikan piagam penghargaan kepada Walikota Medan yang dinilai memiliki sikap kemanusiaan dan perhatian yang besar pada migran di ibu kota Provinsi Sumut itu. (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey