Home / Medan / Pemko Medan Dukung Sumut jadi Provinsi Layak Anak

Pemko Medan Dukung Sumut jadi Provinsi Layak Anak

image_pdfimage_print

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kedua kiri) bersama 32 bupati dan walikota se Sumut menandatangani naskah kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kedua kanan) dalam rangka mewujudkan Sumut provinsi layak anak, di Medan, Kamis (8/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 8/8 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan siap bersinergi mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara untuk menjadi provinsi layak anak.

Dukungan tersebut tertuang dalam nasakah kesepahaman bersama (MoU) yang ditandatangani Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin, termasuk seluruh bupati dan walikota se Sumut di Medan, Kamis (8/8).

MoU tersebut ditandatangani agar terbangun sinergitas antara Pemprov Sumut dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan provinsi Layak Anak.

Turut hadir dalam acara itu, antara lain Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenni N Rosalin, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial, dan Sekda Provinsi Sumut Sabrina.

Walikota Medan mengungkapkan Pemko Medan mendukung dan mengapresiasi diadakan penandatanganan MoU tersebut.

Dikatakan Eldin, sinergitas antara Pemprov Sumut dengan Pemkab/Pemko tersebut merupakan upaya untuk menekan tindakan kekerasan pada anak.

“Pemko Medan juga akan melakukan kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak untuk bersama-sama mengawasi tindakan kekerasan terhadap anak,” kata Walikota.

Sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam kata sambutannya, mengajak seluruh bupati/walikota untuk segera mengimplementasikan MoU tersebut, sebagai bukti bahwa Provinsi Sumut benar sangat sayang dengan anak.

“Saya minta kepada seluruh bupati/walikota agar benar mengimplementasikan MoU tersebut,” kata dia.

Implementasi itu, menurut Edy, dapat dilakukan dengan membangun dan menata tempat bermain anak, termasuk sungai dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI Lenny N Rosalin, yang menjadi narasumber pada acara itu menyatakan, ciri kabupaten/kota yang sudah dapat dikatakan kota layak anak atau KLA yaitu memiliki sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

“Ini merupakan langkah awal para pimpinan daerah menunjukan komitmen yang tinggi untuk memenuhi hak-hak anak,” katanya.

Sebagaimana diinformasikan, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, baru 14 kabupaten/kota yang dinilai layak anak. (LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey