Home / Medan / Pemko Medan Pantau Tempat Hiburan Selama Ramadhan

Pemko Medan Pantau Tempat Hiburan Selama Ramadhan

image_pdfimage_print

Petugas tim gabungan pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) melakukan pemantauan terhadap salah satu tempat hiburan malam di Medan, Kamis (16/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 16/5 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menurunkan Tim Pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) untuk melakukan monitoring sejumlah tempat hiburan malam selama Ramadhan 2019 karena harus menghentikan beroperasi satu bulan penuh.

Siaran pers Humas Pemko Medan, Kamis (16/5), menyebutkan Tim Binwasdal tersebut diturunkan untuk memberikan rasa tenang dan nyaman kepada umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Dalam melakukan penertiban, Tim Binwasdal terdiri dari unsur Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kodim 0201/BS, Polrestabes Medan, Denpom I/5, Kejari Medan, Polrestabes Medan serta TNI AU tersebut dibagi menjadi empat tim, masing-masing tim beranggotakan 23 orang sehingga penertiban yang dilakukan berjalan efektif dan maksimal.

Tim I ditugaskan melakukan penertiban di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Baru, Medan Polonia dan Medan Maimun.

Tim II bertugas di wilayah Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Deli.

Selanjutnya, Tim III meliputi wilayah Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota menjadi fokus penertiban Tim III.

Sedangkan Tim IV melakukan penertiban di wilayah Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah, Medan Sunggal dan Medan Selayang.

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin diwakili Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Khairul Syahnan saat melepas keempat tim untuk melakukan penertiban didampingi Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Kasatpol PP Muhammad Sofyan, Kadis Sosial Sutan Endar Lubis serta Kabag Humas Ridho Nasution.

Sebelum melepas, Syahnan berpesan agar melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan penuh keikhlasan. Di samping itu penertiban yang dilakukan harus secara persuasif dan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Penertiban yang kita lakukan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Dengan penertiban yang dilakukan ini, semoga umat Islam di Kota Medan dapat merasa lebih, tenang, nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Syahnan.

Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Medan Muhammad Sofyan mengingatkan kepada seluruh Tim Binwasdal bahwasannya penertiban yang dilakukan guna memastikan apakan pengusaha industri hiburan di Kota Medan telah mematuhi Surat Edaran Wali Kota Medan terkait penutupan sementara selama bulan Ramadhan.

“Apabila tempat usaha hiburan yang didatangi terbukti melanggar Surat Edaran Wali Kota, lakukan tindakan secara terukur dan mengacu kepada peraturan dan ketentuan berlaku,” ujarnya.

Dari hasil yang dilakukan, secara umum tempat usaha hiburan seperti karaoke, bar, diskotik, panti pijat serta oukup umumnya tutup kecuali yang masuk dalam fasilitas hotel berbintang.

Tim hanya menemukan satu kafe yang beroperasi di kawasan Jalan Abdullah Lubis beroperasi dengan menampilkan live music.

Dari hasil temuan tersebut tim yang dipimpin Kasi Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Medan Bagindo Uno Harahap langsung mendatangi penanggung jawab A Dua Coffe dan minta agar live music dihentikan.

“Kafe silahkan beroperasi selama bulan Ramadhan tapi tidak disertai dengan live music. Kita harapkan ini tidak dilakukan lagi, jika kedapatan lagi akan kita tindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku,” ujar Bagindo Uno.

Hingga lewat tengah malam, tim tidak ada menemukan tempat usaha yang beroperasi maupun menyalahi Surat Edaran Walikota Medan.

Kadis Pariwisat Kota Medan Agus Suriono menyampaikan apresiasi kepada pengusaha tenpat usaha hiburan yang telah mendukung penuh dan melaksanakan Surat Edaran Walikota Medan.

“Kita harapkan kondiksi ini dapat dipertahankan sepanjang bulang suci Ramadhan. Begitu pun penertiban akan terus kita lakukan hingga berakhirnya bulan puasa. Apabila kita temukan ada yang melanggar langsung ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Agus. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey