Home / Medan / Pemko Medan Tepungtawari 2600 Calon Jamaah Haji

Pemko Medan Tepungtawari 2600 Calon Jamaah Haji

image_pdfimage_print

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menepungtawari calon jamaah (calhaj) haji asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Sabtu (22/6).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 22/6 (LintasMedan) –  Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menepungtawari calon jamaah (calhaj) haji asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Sabtu (22/6).

Tepung tawar haji  ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan setiap tahunnya. Tahun ini jumlah calhaj asal Kota Medan sebanyak 2.600-an orang.

Calhaj yang ditepungtawari merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan. Selain tepung tawar, acara juga dirangkaikan dengan halal bi halal.

Di hadapan  unsur Forkopimda Kota Medan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Medan Drs H Impun Siregar MA,  alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat seta pengurus IPHI Kota Medan, Wakil Wali Kota mengatakan, para calhaj merupakan insan yang beruntung karena sebentar lagi akan menjadi tamu Allah SWT untuk melaksanakan kewajiban rukun Islam yang kelima tersebut.

“Bersyukur dan berbahagialah, sebab bapak dan ibu telah telah mendapat rahmat dari Allah SWT sehingga insya Allah sebentar lagi dapat melaksanakan ibadah haji. Sebab, tidak sedikit orang yang sampai saat ini masih menunggu giliran untuk berangkat ke Tanah Suci,” kata Akhyar.

“Semoga nanti menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta senantiasa menjadi hamba Allah yang lebih baik dan selalu melaksanakan segala perintah-Nya,” pesannya.

Kemudian Akhyar berharap agar seluruh calhaj selama melaksanakan ibadah haji untuk mendoakan Kota Medan agar selalu aman dan kondusif serta senantiasa dijauhi dari segala bentuk bencana. Dengan demikian Kota Medan menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, sejahtera dan religius.

Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota tak lupa mengajak seluruh calhaj dan masyarakat luas agar selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, minimal tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam parit maupun saluran drainase karenan tindakan itu akan menyebabkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan sehingga memicu terjadinya banjir.

“Buanglah sampah pada tempatnya dan warga senantiasa mewadahi sampah sehingga tidak tercecer. Di samping itu mari terus kita bangun jiwa kegotongroyongan untuk bersama-sama peduli dan mau membersihkan lingkungan tempat tinggal, termasuk rutin mengorek parit yang ada di depan rumahnya masing-masing,” pesannya. (LMC/rel)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey