Pemko Siap Gelar Medan Great Sale 2019

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriono (keempat kanan) berfoto bersama para pengurus dari berbagai asosiasi dan organisasi pelaku usaha pariwisata seusai membahas persiapan penyelenggaraan Medan Great Sale 2019, di Medan, Jumat (1/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 1/2 (LintasMedan) – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata setempat siap menyelenggarakan Medan Great Sale 2019 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dunia usaha industri pariwisata.

“Medan Great Sale 2019 dijadwalkan digelar dua kali, yakni 18 sampai 31 Maret 2019 dan 1 sampai 14 Juli mendatang,” kata Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono seusai membahas persiapan perhelatan kegiatan dengan asosiasi dan organisasi pelaku usaha jasa pariwisata di Medan, Jumat (1/2).

Disebutkannya, Medan Great Sale 2019 merupakan gagasan Dinas Pariwisata dan mendapat dukungan penuh para stakeholder pariwisata dan industri/jasa lainnya.

Menurut Agus, Medan Great Sale 2019 merupakan salah satu program Pemko Medan dalam upaya menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan ke Kota Medan.

Ia menjelaskan, dalam event tersebut akan ditawarkan sekaligus diberikan promo diskon maupun paket menarik dari berbagai merchant, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, tempat wisata, industri serta usaha jasa lainnya yang ada di Kota Medan.

Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, lanjutnya, omset penjualan produk dan jasa industri pariwisata di Medan dan Sumatera Utara umumnya diharapkan dapat meningkat.

Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan pengurus PHRI Sumut, APPBI, IHGMA, ASITA, P3I, ASPPI, HPI dan ICA serta Asosiasi dan perwakilan para pelaku industri pariwisata lainnya yang ada di Kota Medan.

Dalam pertemuan itu Pemko Medan minta masukan dari pelaku industri pariwisata tentang produk ekonomi kreatif unggulan Kota Medan yang diminati wisatawan dan memilki potensi untuk dikembangkan.

“Masukan itu sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Pariwisata Kota Medan untuk mengelola sektor ekonomi kreatif dari mulai pelaksanaan riset sampai dengan pendampingan Hak Kekayaan Intelektual,” ujar Agus.

Apabila kegiatan ini berjalan dnegan baik dan lancar, tentunya dapat meramaikan industri pariwisata di Kota Medan sehingga transaksi ekonomi dan perdagangan serta sektor jasa dapat lebih meningkat.

Dengan demikian, lanjutnya, akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan bisnis masyarakat di Kota Medan. (LMC-04)