Home / Bisnis / Pemprov Sumut Dorong Kabupaten/Kota Berlomba Datangkan Investor

Pemprov Sumut Dorong Kabupaten/Kota Berlomba Datangkan Investor

image_pdfimage_print

INVESTORMedan, 26/5 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gatot Pujonugroho terus mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk berlomba-lomba menggeliatkan iklim investasi di daerahnya masing-masing.

“Kita minta pemerintah di kabupaten/kota tidak terlena dengan hanya mengandalkan APBD untuk pembangunan daerahnya. Namun lebih mengutamakan bagaimana mampu mendatangkan investor mau menanamkan modal di daerah itu,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (Bainprom) Sumatera Utara, Purnama Dewi, kepada pers, Selasa.

Sebab, kata Purnama dengan datangnya para investor menanamkan modal, tentu akan membuka peluang pembangunan di wilayah itu, tenaga kerja akan terserap, hotel-hotel akan terbangun dan berkembang, serta usaha rumah tangga akan bergeliat dan sebagainya.

Purnama mengatakan bahwa peluang investasi di Sumut cukup banyak di antaranya di bidang pertambangan, perkebunan, pariwisata.

Meskipun tengah terjadi perlambatanan penanaman modal secara nasional/global yang berimbas kepada daerah, dia meyakini posisi saat ini sektor-sektor tersebut masih sangat menarik bagi investor.

“Sektor-sektor investasi itu masih punya prospek besar di tengah era perlambatan ekonomi saat ini,” ujarnya.

Dia memaparkan, bahwa banyak faktor yang menjadikan Sumut masih sangat menarik bagi investor, sehingga menjadi tugas semua pihak termasuk instansi yang dipimpinnya untuk ikut mengurai berbagai persoalan yang dianggap masih menjadi kendala.

Misalnya persoalan kelistrikan dan infrastruktur serta persoalan pengurusan izin di tingkat kabupaten/kota.

“Terkait sejumlah persoalan ini, kita akan coba urai dan kordinasikan dengan sejumlah instansi terkait,” katanya.

Di sisi lain, Purnama menekankan bahwa investasi merupakan faktor penentu pertumbuhan ekonomi, sehingga Pemerintah Daerah harus terus membuka peluang dan informasi, serta memberi insentif maupun kemudahan bagi para investor.

Dia juga meminta masyarakat Sumut untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, sehingga para investor merasa terjamin untuk berinvestasi di daerah ini.

Menurutnya merupakan tugas pemerintah bersama-sama masyarakat karena kondusifitas daerah sangat mempengaruhi iklim investasi.

Mengganggu Iklim Investasi

Menyinggung adanya riak-riak kritik maupun unjukrasa massa, yang mengkritisi keberadaan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Danau Toba Sumut, Purnama Dewi membenarkan jika hal itu sangat mengganggu iklim investasi di wilayah ini.

Dia mengingatkan agar kritikan harus disampaikan dengan sejumlah pembuktian yang akurat dan tidak memiliki latar belakang kepentingan apalagi sampai bernuansa politis.

Dalam hal ini, Purnama mengatakan bahwa pemerintah sangat berhati-hati untuk mencabut izin perusahaan yang beroperasi di negara ini dan harus memiliki dasar yang kuat.

“Jika pencabutan izin tanpa dasar, kita akan mendapat sanksi dan denda triliunan, terutama untuk Perusahaan Modal Asing (PMA). Kan ada hukum internasional dan para investor tersebut juga punya jaringan internasional,” kata Purnama.

Meski demikian dia juga menegaskan pemerintah tidak akan melindungi PMA yang menjalankan usahanya secara tidak benar atau tidak sesuai yang diatur dalam Undang-Undang di negara ini. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey