Home / Medan / Pemprov Sumut Siap Realisasikan Pembangunan Tol Sungai Deli

Pemprov Sumut Siap Realisasikan Pembangunan Tol Sungai Deli

image_pdfimage_print

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kedua kanan) bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni (BNPB) Doni Monardo (kedua kiri), memberikan keterangan kepada pers seusai menghadiri rapat koordinasi penanggulangan bencana, lingkungan, dan pengembalian fungsi konservasi, di Medan, Kamis (8/8). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 8/8 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) siap merealisasikan pembangunan ruas tol sepanjang 30,97 km di dalam Kota Medan yang berlokasi di atas daerah aliran Sungai Deli.

“Pencanangan pembangunan Tol Sungai Deli itu akan dilaksanakan pada 15 Agustus dengan target rampung tahun 2020,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi kepada pers di Medan, Kamis.

Edy mengemukakan hal itu seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penanggulangan bencana, lingkungan, dan pengembalian fungsi konservasi.

Seperti diketahui bahwa tol dalam kota ini nantinya dibangun mengikuti pinggir Sungai Deli dan anak Sungai Deli.

Jalan bebas hambatan ini  kelak selain dilalui kendaraan roda empat,  juga bisa dilalui kendaraan roda dua.

Ruas tol tersebut terdiri dari tiga  seksi, yakni Seksi I Helvetia – Titi Kuning sepanjang 14,28 km, Seksi II Titi Kuning – Pulo Brayan sepanjang 12,84 km dan Seksi III Titi Kuning – Amplas sepanjang 4,25 km.

Ia menjelaskan,  jalan tol dibangun dengan rata-rata mengikuti aliran Sungai Deli itu bertujuan untuk banyak hal, termasuk menjadi sarana transportasi air dan kawasan wisata juga bertujuan menata lingkungan sungai.

Dengan menjadi sarana transportasi, lanjutnya, ruas tol di sepanjang daerah aliran Sungai Deli tersebut diharapkan mampu berfungsi mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Medan.

Dia menegaskan, pembangunnan jalan tol itu didasarkan kajian sehingga diminta dukungan semua pihak.

Pada acara rakor itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam kata sambutannya turut mengapresiasi rencana pembangunan jalan bebas hambatan di sekitar Sungai Deli tersebut .

Terkait pembangunan tol itu, Doni memberikan masukan untuk memperhatikan berbagai aspek kerugian serta perubahan ekosistem, sempadan sungai, dan kondisi pepohonan di sekitar sungai.

“BNPB mengapresiasi keinginan dan komitmen Gubernur Sumut untuk memperbaiki dan melestarikan lingkungan serta memperindah Sumut,” katanya.

Menurut Doni, Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah ingin meniru aksi penyelamatan Sungai Citarum.

“Saya berharap semua bupati, walikota dan seluruh pemangku kepentingan lain mendukung program tol sungai Pemprov Sumut itu” ujarnya.

Doni menambahkan, penataan Sungai Citarum di Jawa Barat memang perlu ditiru.

Sungai Citarum sepanjang 269 km yang pernah dinobatkan sebagai sungai terkotor di dunia, dewasa ini perlahan-lahan semakin membaik berkat penataan yang.mendapat dukungan dari masyarakat.

Sungai Citarum yang biasanya banjir hingga lima hari dengan ketinggian sebahu, katanya, sudah berkurang menjadi tinggal satu hari dan paling tinggi selutut.

“Memang perlu kerja keras dan dukungan semua pihak,” katanya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey