Home / Bisnis / Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Sumut Bakal Lebihi Target

Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Sumut Bakal Lebihi Target

image_pdfimage_print

Wagub Sumut Musa Rajekshah (ketiga kiri) didampingi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Provinsi Sumut Sarmadan Hasibuan (kedua kanan),memimpin rapat evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah dan Program Kerja Tim Pembina Samsat di kantor BPPRD Sumut Jalan Serba Guna Medan, Rabu (24/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 24/10 (LintasMedan) – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperkirakan pendapatan asli daerah itu dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2018 bakal melebihi target yang ditentukan sebesar Rp1,750 triliun lebih.

“Sejak Januari sampai dengan 30 September 2018, realisasi penerimaan PKB sebesar Rp1,407.957.663.185 atau sekitar 80 persen,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Sumatera Utara (Sumut), Sarmadan Hasibuan di Medan, Rabu.

Sarmadan memaparkan hal itu saat menghadiri rapat evaluasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dan program kerja tim pembinaan Samsat yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajeksah.

Selain dari sektor (PKB), elaskan, realisasi penerimaan PAD dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hingga triwulan III tahun 2018 juga sudah melebihi target.

Penerimaan dari sektor BBNKB ditargetkan Rp1.185.526.937.732 dan telah terealisasi sebesar Rp1.085.800.340.116 atau 91,59 persen.

“Insya Allah kami memperkirakanan penerimaan retribusi dari BBNKB selama tahun 2018 bisa mencapai 110 persen,” ucap dia.

Disebutkan, PKB dan BBNKB hingga saat ini masih menjadi primadona penerimaan pajak bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sumut Musa Rajeksah mengingatkan BPPRD setempat agar lebih inovatif dan kreatif meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat dan menggali potensi sumber PAD baru.

“Inovasi perlu terus ditingkatkan, sekaligus perlu pula dilihat dimana potensi PAD itu dan dimana kita bisa hadir untuk itu,” katanya.

Dalam konteks inovasi pelayanan, ia meminta jajaran BPPRD Sumut dan pihak terkait harus lebih maksimal menerapkan sistem jemput bola.

Sejalan dengan optimalisasi pelayanan itu, Musa Rejeksah yang akrab disapa Ijeck berharap PAD Sumut dapat meningkat secara signifikan, khususnya dari pajak kendaraan bermotor.

Ia menilai, langkah terobosan yang dilakukan BPPRD Sumut menambah lokasi pelayanan Samsat Corner di beberapa pusat perbelanjaan modern atau mall merupakan inovasi yang bagus.

Sebab, lanjutnya, sebuah sistem yang diterapkan untuk memudahkan pelayanan diyakini akan semakin mendorong para wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa peningkatan pelayanan bertujuan meningkatkan penerimaan PAD untuk selanjutnya dialokasikan sebagai salah satu sumber dana pembangunan Sumut.

“Bagaimana kita membangun jika pendapatan asli daerah tidak mencapai target atau kurang?. PAD inilah sumber pemasukan kita,” katanya. (LMC-03)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey