Home / Sumut / Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sekeluarga di Tanjung Morawa

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sekeluarga di Tanjung Morawa

image_pdfimage_print

Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto memberi keterangan seputar penangkapan para pelaku pembunuhan satu keluarga warga Tanjung Morawa, kepada pers di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut Jalan Wahid Hasyim Medan, Senin (22/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 22/10 (LintasMedan) – Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan Muhajir dan keluarganya di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

”Motifnya sakit hati dan dendam terhadap korban dan keluarga yang selalu mengolok-olok pelaku sebagai gerombolan gajah dan tuyul,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Senin (22/10).

Ia menjelaskan, para pelaku mengaku menghabisi Muhajir dan istri serta anaknya menggunakan senjata tajam dan pistol rakitan.

Saat ini, lanjut Kapolda, pihaknya sudah menangkap tiga pelaku pembunuhan tersebut, di antaranya bernama Agus Hariadi (40) yang tewas ditembak petugas karena melawan.

Pria ini merupakan tetangga sebelah rumah korban dan diduga sebagai otak pelaku pembunuhan itu.

Sementara rekannya, Rio S alias Yoyo (40) ditembak pada bagian kaki. Warga Kabupaten Batubara ini ditengarai membantu Agus menghabisi Muhajir (49) bersama istrinya Suniati (50) dan putranya M Solihin (12) di rumah mereka Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa pada 9 Oktober 2018.

”Para pelaku datang ke rumah korban dengan berpura-pura hendak meminjam uang. Dengan senjata tajam dan pistol rakitan, para pelaku menghabisi korban dan membuang jasad korban ke Sungai Blumei,” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Agus, masih ada satu tersangka lain berinisial Y yang belum tertangkap.

Tersangka Y diduga berperan menyembunyikan senjata api rakitan dan senjata tajam yang digunakan menghabisi korban.

Sebelumnya, polisi telah menangkap seorang pelaku lain, yakni Dian Saputra (29), warga Dusun III Gang Rasmi, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa.

Dian Saputra diduga ikut membantu mengikat dan turut membuang korban ke Sungai Belumei, Deli Serdang.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk telepon selular dan satu unit mobil Toyota Calya yang digunakan para tersangka untuk membawa dan membuang jasad para korban ke sungai. (LMC-03)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey