Presiden Filipina Akui Sebagai Muslim

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte (Foto:LintasMedan/ist)

Manila, 25/1 (LintasMedan) – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengeluarkan pernyataan mengejutkan karena mengaku bahwa ia bukan beragama Katolik.

“Ada bagian dari diri saya yang sebenarnya adalah Islam. Saya bukan seorang Katolik. Saya Islam, itu benar,” kata Duterte dalam pidatonya, seperti dilansir dari Manila Times, Kamis 24 Januari 2019.

Duterte mengucapkan syukurnya kepada Allah, mengenai adanya kemajuan disahkannya Undang Undang Organik Bangsamoro (BOL). Dia berbicara di kota Cotabato, Filipina, yang warganya mayoritas beragama Islam.

“Tuhan pasti baik untuk kita. Fakta bahwa kita telah mencapai titik ini setelah bertahun-tahun negosiasi dan interupsi. Kita di sini. Insya Allah. Tuhan itu agung. Allahu Akbar,” lanjutnya.

Pernyataan Duterte datang sehari setelah Malacanang (istana Presiden Filipina) mengatakan kepada para pemimpin Gereja Katolik untuk tidak ikut campur mengenai bagaimana presiden menjalankan pemerintahan.

Presiden berusia 73 tahun itu lahir dan besar sebagai seorang Katolik. Namun selama memimpin negara di Asia Tenggara tersebut, Duterte kerap menyerang Gereja Katolik dan ajarannya dengan komentar kontroversial.

Namun menurut pihak istana, pernyataan Duterte itu hanya untuk membela diri melawan uskup dan imam yang menggunakan mimbar untuk menentang pemerintahannya.(LMC/VV)