Home / Sumut / Proyek Jalan Alternatif Karo-Langkat Rampung

Proyek Jalan Alternatif Karo-Langkat Rampung

image_pdfimage_print

Proyek jalan alternatif Karo – Langkat rampung. Pembangunan jalan yang bersumber dari APBD Sumut TA 2018 sebesar Rp14, 3 miliar kini bisa menjadi alternatif, khususnya dalam mengatasi kemacatan panjang yang selama ini kerap terjadi di jalan Medan-Berastagi kala musim mudik pada saat tahun baru(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 27/12 (LintasMedan) – Proyek jalan alternatif Karo – Langkat rampung.

Pembangunan jalan yang bersumber dari APBD Sumut TA 2018 sebesar Rp14, 3 miliar kini bisa menjadi alternatif, khususnya dalam mengatasi kemacatan panjang yang selama ini kerap terjadi di jalan Medan-Berastagi kala musim mudik pada saat tahun baru.

“Jadi masyarakat sudah bisa menggunakan jalan ini untuk menuju ke Berastagi,” kata anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Layari Sinukaban, Kamis.

Menurutnya jalan tembus Karo – Langkat itu sudah selesai 100 persen dan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam.

“Untuk menghindari kemacetan di jalur Medan – Berastagi, sebaiknya masyarakat menempuh jalur tersebut, agar tidak lagi “bermalam” atau buka tahun baru di jalan,” katanya.

Dalam kesempatan itu politisi Partai Demokrat ini menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Langkat serta Pemkab Karo yang telah “berkolaborasi” memperjuangkan izin pembangunan jalan yang melintasi kawasan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser) ini kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup) maupun Unesco.

Upaya pembangunan jalan alternatif tersebut, kata dia juga tak terlepas dari perjuangan rekan-rekannya di legislatif khususnya Komisi D DPRD Sumut.

“Sekarang hasil perjuangan kita sudah berhasil dan pembangunan jalan juga sudah selesai. Kita berharap kepada masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif tersebut, terutama menjelang “H-2 dan H+2” Tahun Baru yang diperkirakan jalur Medan – Berastagi macet total,” katanya.

Jalur alternatif yang masuk dari Desa Kutarayat Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo- Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat hingga tembus inti Kota Binjai ini diharapkan mampu mengurai kepadatan jalan Medan – Berastagi.

Dia juga menyakini, dengan selesainya jalur alternatif Karo – Langkat tentunya akan mendorong pertumbuhan perekonomi masyarakat, karena arus lalu-lintas perdagangan antar kabupaten dan provinsi semakin lancar dan penggunaannya akan semakin efektif.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey