Home / Headline / Puluhan Terminal Bayangan di Medan Ditertibkan

Puluhan Terminal Bayangan di Medan Ditertibkan

image_pdfimage_print

Petugas menurunkan spanduk salah satu tempat usaha penjualan tiket dan menutup terminal bayangan atau terminal liar disekitarnya di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (3/9). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 3/9 (LintasMedan) – Dinas Perhubungan Kota Medan menertibkan 54 terminal bayangan yang selama ini beroperasi di sejumlah titik dan dianggap sebagai salah satu pemicu kemacetan lalu lintas di Medan.

“Keberadaan terminal “liar” tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan di Medan, makanya kita akan menindak tegas sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku,” Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat di sela memantau operasi penertiban terminal bayangan di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (3/9).

Penertiban terminal liar juga melibatkan unsur Polda Sumut, Brimob, Satlantas Polrestabes Medan, Satpol PP dan Satlinmas Kota Medan, dan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan.

Setiap terminal liar yang disambangi tim penertiban, apabila tidak bisa menunjukkan surat izin operasional terminal, langsung menutup dan mengangkut peralatan yang ada seperti meja dan kursi, serta mencabut spanduk usaha angkutan umum tersebut.

Saat melakukan penertiban terhadap setiap lokasi terminal bayangan dan loket penjualan tiket angkutan umum di luar terminal resmi, pihaknya mewajibkan pengusaha angkutan maupun pemilik loket menandatangani surat pernyataan yang isinya menyatakan bahwa mereka tidak akan beroperasi kembali.

Menurut Renward, pihaknya akan melakukan pengawasan secara rutin untuk memastikan terminal liar yang sudah ditutup tidak beroperasi kembali.

Penertiban terhadap terminal bayangan tersebut, lanjut dia, untuk menindaklanjuti instruksi Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin.

“Wali kota Medan ingin seluruh terminal liar ditertibkan, karena menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan di Kota Medan,” ujarnya.

Selain menertibkan lokasi terminal bayangan, Dishub Medan juga melakukan penertiban terhadap pedagang makanan dan minuman yang berjualan di badan jalan di dalam komplek Terminal Terpadu Amplas (TTA) Medan.

Keberadaan para pedagang makanan dan minuman yang berjualan di badan jalan itu kerap menyebabkan kesemrawutan, serta mengganggu kelancaran arus keluar masuk angkutan dalam terminal.

Seluruh personil yang berjumlah sekitar 500 orang dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penertiban di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dan TTA.

Penertiban di TTA, disaksikan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution juga dihadiri Kapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto.

Sebelum melakukan penertiban, Dishub Kota Medan lebih dulu melakukan sosialisasi UU LLAJ No. 22/2009, Jumat (31/8).

Dalam sosialisasi tersebut, Dishub minta kepada pengusaha angkutan untuk tidak mengoperasikan terminal liar tersebut.

Seluruh angkutan yang ada baik Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) diharuskan menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Terpadu Amplas.  (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey