Home / Sumut / SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tertimbun Longsor Tobasa

SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tertimbun Longsor Tobasa

image_pdfimage_print

Petugas Tim SAR Gabungan dan warga melakukan pencarian korban longsor di Desa Halado Kecamatan Pintupohan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara. (Foto: LintasMedan/ist)

Toba Samosir, 14/12 (LintasMedan) – Tim SAR Gabungan bersama masyarakat melanjuatkan pencarian korban tetutup tanah longsor di Desa Halado Kecamatan Pintupohan, Tobasa, Sumatera Utara.

Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran persa, Kamis (13/12), menyebutkan, Tim SAR Gabungan dari BPBD Toba Samosir bersama dengan TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dari PT Inalum, PT Jasa Tirta, PT Badjra Daya, PT TPL, relawan lain dan masyarakat terus melakukan pencarian dan evakuasi korban.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan delapan jenazah tertimbun longsor di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Disebutkan, longsor menimbun 4 rumah dengan 12 orang warga di dalam rumah saat masih tidur. Dua orang masih dalam pencarian dan dua orang selamat dalam kondisi luka-luka dan para korban bencana alam itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sutopo menambahkan, hujan yang terus-menerus mengguyur sejak Minggu hingga Kamis (13/12) menyebabkan longsor di beberapa tempat.

Posisi rumah berada di bawah lereng perbukitan. Material longsor di perbukitan langsung meluncur dan menimbun empat rumah di bawahnya.

Timbunan longsor bercampur lumpur serta tanah liat yang tebal mempersulit pencarian. Badan jalan yang menghubungkan kabupaten Tobasa ke Kabupaten Asahan itu sempat lumpuh hingga pukul 16.00 WIB.

Panjangnya longsoran tersebut kurang lebih 300 meter dengan lebar 100 meter. Pada saat evakuasi, tanah liat yang menimbun rumah korban tersebut dialiri air yang berasal daru tebing yang kontur kemiringan tanahnya cukup terjal.

Warga setempat sekaligus keluarga korban, Surung Panjaitan (50) mengaku pada saat kejadian tidak ada suara gemuruh. Proses longsor berlangsung cepat. Tidak sampai satu menit, empat rumah rumah tersebut langsung tertimbun.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tobasa, menyebutkan, delapam korban yang tewas, yakni Rosdiana Nainggolan (35), Nia Marpaung (14), Jones tambunan (49), Nurcahaya Marpaung (47), Sumadi Tambunan (20), Amri Tambunan (15), Sarli Tambunan (19), dan Mantu Tambunan (76).

Sedangkan untuk korban selamat, adalah Jecky Marpaung (15), Alfeno Marpaung (6), Saor Sitorus (73), Jetro Simangunsong (46), dan Lisbet Sihotang (45). Sementara korban hilang bernama Sutan Japri Marpaung (35) dan Kasmer Marpaung (45). (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey