Gejala Diabetes yang Sering Terabaikan

Ilustrasi

Jakarta, 25/1 (LintasMedan) – Diabetes sering disebut sebagai silent killer, karena banyak orang yang mengidap penyakit ini namun tidak menyadari hingga komplikasi yang parah mulai terjadi. Di mana diabetes bisa menyebabkan kebutaan, obesitas, gagal ginjal, dan gangguan lainnya.

Akan tetapi dalam beberapa kasus, ada beberapa gejala diabetes yang mudah dikenali namun sayangnya banyak orang sering mengabaikannya begitu saja. Berikut enam gejala diabetes yang perlu Anda ketahui, apa saja?

Gusi memerah dan bengkak. Diabetes bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan bahkan kemampuan Anda untuk melawan infeksi sehingga meningkatkan risiko infeksi pada gusi serta rahang gigi. Di mana gusi akan bengkak atau mungkin mengalami luka.

Gusi memerah dan bengkak
Diabetes bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan bahkan kemampuan Anda untuk melawan infeksi sehingga meningkatkan risiko infeksi pada gusi serta rahang gigi. Dimana gusi akan bengkak atau mungkin mengalami luka. 6 Gejala

Lambatnya penyembuhan luka
Gula darah tinggi juga bisa mempengaruhi aliran darah dan menyebabkan kerusakan saraf dibagian tertentu, sehingga mengganggu proses penyembuhan tubuh Anda.

Perubahan kulit
Kadar insulin tinggi pasalnya mendorong pigmen yang menimbulkan bercak hitam pada kulit. Apabila ada perubahan yang terasa pada kulit seperti bersisik, gelap hingga muncul keriput, kemungkinan besar menjadi tanda awal Anda mempunyai diabetes.

Gangguan pendengaran
Meningkatnya kadar glukosa darah mampu mempengaruhi saraf, termasuk saraf pendengaran yang bisa mempengaruhi pendengaran Anda. Nah bila gejala ini muncul segera periksakan diri supaya penyakit diabetes mudah tertangani dengan cepat.

Kesemutan dan mati rasa
Selain gangguan pada pendengaran, diabetes juga bisa mempengaruhi dan merusak saraf yang mengakibatkan kesemutan atau mati rasa dan sensasi nyeri menyerang kaki juga tangan.

Mudah emosi
Saat gula meningkat, perasaan seseorang akan jauh lebih tidak enak bahkan bisa lebih mudah marah. Dimana fakta lain menyebutkan, tingginya kadar gula darah memiliki gejala yang sama dengan depresi. Sehingga Anda akan lelah dan tidak mau melakukan apapun.

Nah itulah mengenai Gejala Penyakit Diabetes yang Sering Diabaikan. Apabila Anda mengalami salah satu gejala diatas, akan lebih baik untuk melakukan pengobatan yang tepat.(LMC/net)




Inilah Tujuh Gejala Kolestrol

Foto: Ilustrasi

Medan, 28/12 (LintasMedan) – Di abad milenium saat ini, serangan jantung atau penyakit stroke yang diakibatkan oleh tingginya kandungan kolesterol LDL (Low Densisty Lipoprotein), tidak saja dimonopoli oleh masyarakat usia senja, tetapi juga kalangan usia muda.

Umumnya kolesterol adalah bagian dari lemak tubuh yang berbentuk seperti lilin yang dibentuk dalam hati dan beberapa sel lain dalam tubuh.

Zat ini juga terdapat di dalam beberapa makanan seperti susu, minyak, daging, telur dan makanan hewani lainnya.

Karenanya, penting dilakukan deteksi dini melalui skema mencatat kadar kolesterol setelah melakukan general check up atau rutin memeriksakan kadar kolesterol.

Upaya tersebut dinilai sebagai salah satu langkah utama guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

Ada tujuh gejala tubuh akibat kolesterol tinggi yang tidak Anda disadari berikut ini:
¬ć
1. Kesemutan

2. Mengalami pusing di kepala belakang

3. Pegal di tengkuk/pundak

4. Rasa Nyeri pada kaki

5. Mudah Mengantuk

6. Warna Kuku yang berubah

7. Kram pada malam hari

Dalam studi yang dipublikasikan jurnal Nutrition Reviews, pola makan nabati berhubungan dengan penurunan kolesterol total 29,2 mg/dL.

Selanjutnya, dalam uji klinis, diet nabati menurunkan kolesterol total sebesar 12,5 mg/dL.

Pola makan nabati meliputi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, yang kaya komponen serat dan protein.

Selain itu, diet vegetarian berbasis tanaman juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi kolesterol tinggi, karena diet ini sangat membantu menurunkan kadar kolesterol. (LMC-03/dari berbagai sumber)




Anemia Bisa Jadi Tanda Awal Kanker

Foto: Ilustrasi

Medan, 26/2 (LintasMedan) – Anemia atau kekurangan sel darah merah (hemoglobin), bisa jadi merupakan gejala dari penyakit kanker.

“Banyak orang meremehkan anemia namun ini adalah gejala dari satu penyakit yang salah satunya adalah penyakit kanker,” kata dokter dari Divisi Hematologi-Onkologi Medik FKUI-RSCM, Dr. Nadia Ayu Mulansari SpPD.

Nadia mengatakan anemia merupakan indikator awal kanker seperti leukimia, multiple melnoma (kanker sel plasma), serta kanker payudara.

Sel kanker banyak mengkonsumsi sel darah merah, sehingga tubuh kekurangan hemoglobin yang merupakan penyebab anemia.

“Ada pula kanker yang menyebabkan pendarahan organ dalam, seperti kanker usus,” jelas Nadia.

Akibat pendarahan tersebut, lambat laun zat besi dalam dalam darah berkurang seiring dengan sel darah merah yang menurun drastis.

Lebih lanjut Nadia mengungkapkan bahwa sel darah merah pada penderita kanker berukuran kecil, serupa dengan sel darah merah pada penderita kekurangan zat besi.

“Oleh sebab itu, anemia harus ditemukan penyebabnya. Bila tidak ditemukan maka harus dicari penyebab lainnya. Ini penting mengingat anemia adalah gejala satu penyakit,” tukas Nadia.

Gejala anemia
Berikut  lima gejalanya:

1. Mudah lelah

Mudah lelah karena kurang makan-minum atau begadang merupakan hal yang wajar, namun bagaimana jika kelelahan itu terjadi ketika Anda dalam kondisi yang fit. Ini berarti Anda memiliki gejala-gejalan anemia, karena sedikitnya jumlah sel darah merah bisa memengaruhi oksidasi dalam tubuh yang sangat dibutuhkan melakukan aktivitas.

2. Sering sakit kepala

Pernahkah Anda mengalami sakit kepala tiba-tiba? Jika gangguan kesehatan itu terus terjadi bisa dipastikan Anda mengalami gejala anemia. Sakit kepala akibat anemia disebabkan karena kurangnya kadar oksigen di otak dikarenakan jumlah sel darah merah yang sedikit.

3. Denyut jantung fluktuatif

Gejala anemia lainnya yang perlu diwaspadai adalah denyut jantung yang tidak teratur atau fluktuatif. Tubuh yang kekurangan oksigen akibat sedikitnya jumlah sel darah merah bisa berdampak pada peningkatan denyut jantung.

4. Ujung jari berwarna pucat

Ciri lainnya dari penyakit anemia adalah ujung jari penderitanya jika ditekankan akan berwarna pucat bukan memerah. Ini disebabkan pasokan sel darah merah penderita yang sedikit memengaruhi sirkulasi darah di jarinya.

5. Wajah pucat
Gejala anemia lainnya yang bisa Anda lihat secara langsung adalah wajah penderitanya pucat. Berbeda dengan wajah pucat orang yang sedang ketakutan atau kurang tidur, wajah pucat penderita anemia cenderung kekuning-kuningan. (LMC-03/AN)




Ini Gejala Awal Kanker Payudara

Kanker payudaraSalah satu penyakit yang sangat berpotensi menyerang wanita adalah kanker payudara. Kanker payudara biasanya muncul pertama kali sebagai tumor kecil atau benjolan.

Jika berpotensi menjadi kanker, benjolan tersebut akan membesar dan merusak jaringan di sekitarnya.

Pertumbuhan dan perkembangan benjolan atau tumor pada payudara akan menimbulkan beberapa perubahan pada payudara, mulai dari kulit payudara hingga puting.

Coba amati apakah ada hal yang janggal pada payudara misalnya benjolan kecil yang tidak wajar. Jika kamu menemukannya, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui jawaban apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak.

Berikut 10 gejala awal kanker payudara.

1. Benjolan di sekitar payudara

Ketika melakukan pemeriksaan coba tekanlah bagian payudara dan area sekitarnya dengan hati-hati menggunakan jari. Cobalah periksa mulai dari bawah ketiak, tulang rusuk, hingga puting, apakah terdapat benjolan yang kaku, keras, dan tidak berpindah-pindah ketika kamu tekan. Jika ada benjolan seperti itu, sebaiknya kamu segera berkonsultasi ke dokter.

2. Gatal pada area payudara

Salah satu gejala kanker payudara yang sudah cukup parah adalah rasa gatal pada area payudara. Biasanya dibarengi dengan keluarnya cairan pada puting dan perubahan jaringan pada area payudara. Akan muncul bagian kulit yang tidak wajar seperti biasanya.

3. Payudara membengkak
Pembengkakan dan peradangan pada payudara dapat terjadi ketika terdapat tumor yang menekan jaringan di sekitarnya. Biasanya, gejala pembengkakan pada payudara ini muncul bersama rasa panas dan gatal pada kulit di area itu. Selain itu, puting akan menjadi lebih sensitif dari biasanya.

4. Leher dan pundak kaku
Rasa sakit pada pundak dan kaku pada leher sebaiknya tidak disepelekan. Hal ini karena rasa sakit tersebut dapat menjadi gejala awal kanker payudara. Kanker tersebut biasanya akan menyebar pada area punggung atau pundak dan menyebabkan rasa sakit pada area tersebut. jika rasa sakit ini tidak segera hilang setelah kamu beristirahat atau melakukan pemijatan, segera hubungi dokter.

5. Perubahan ukuran payudara
Bagi wanita yang telah menikah, seringkali para suami adalah orang pertama yang mengetahui perubahan ini. Seringkali juga, tumor pada payudara berubah bentuk dan ukuran sebelum kamu menyadarinya.

6. Payudara kendur
Gejala kanker payudara lainnya adalah payudara yang mengendur. Hal ini dikarenakan perkembangan dari benjolan atau tumor yang ada pada payudara. Jika hal ini terjadi, kamu akan merasakan payudara kamu lebih kendur dari biasanya saat kamu sedang berbaring. Selain itu, bra tiba-tiba juga akan menjadi longgar.

7. Keluar cairan dari puting
Kanker payudara cenderung berkembang pada saluran ASI pada payudara, biasanya di bagian puting. Hal ini kemudian menyebabkan cairan seperti susu keluar dari puting. Jika kamu tidak sedang menyusui tetapi muncul cairan dengan ciri-ciri tersebut dari puting, ada baiknya segera untuk berkonsultasi dengan dokter.

8. Puting menjadi lebih sensitif
Gejala awal kanker payudara lain yang biasanya diketahui terlebih dahulu oleh suami bagi wanita yang telah menikah adalah puting yang menjadi lebih sensitif. Hal ini ternyata dikarenakan benjolan tumor yang semakin tumbuh dan berkembang pada jaringan di bawah puting.

9. Perubahan bentuk puting
Benjolan atau tumor yang berada pada jaringan bawah puting juga dapat mengubah penampilan puting tersebut. Bentuk puting akan berbeda dari biasanya, terkadang bentuknya menjadi tidak simetris atau puting susu memiliki bentuk seolah tertarik ke dalam. Ukuran puting juga bisa berubah padahal kamu tidak sedang menyusui.

10. Kulit area payudara memerah
Pada tahap awal perkembangan benjolan atau tumor ini akan terdapat area payudara yang terasa menebal dan berbeda dari area lainnya. Sebagai contoh, kulit pada payudara menjadi kemerahan dan berbintik-bintik. Kulit tersebut akan berubah menyerupai kulit jeruk.(LMC/VV)