Pemko Medan Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Palu

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kedua kiri) disaksikan Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto (kiri), menyerahkan secara simbolis bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami kepada perwira KRI Teluk Bintuni guna selanjutnya diangkut ke Palu, Sulawesi Tengah, di dermaga Lantamal I Belawan, Medan, Selasa (9/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 9/10 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengirim bantuan logistik untuk membantu korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang saat ini sedang tertimpa musibah di Palu, Sigi dan Donggala,” kata Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin saat bersama Komandan Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto meninjau persiapan pengiriman bantuan kemanusiaan di Dermaga Deli, Belawan, Selasa (9/10).

Bantuan berupa bahan makanan cepat saji, air mineral dan pakaian dari Pemko Medan tersebut akan dikirim bersamaan dengan pengiriman bantuan lainnya yang dihimpun oleh pihak Lantamal I Belawan dari masyarakat, guna selanjutnya dikirim dengan menggunakan KRI Teluk Bintuni-520.

Pemko Medan beserta masyarakat setempat, kata Eldin, turut berbelasungkawa atas musibah tsunami dan gempa bumi yang banyak menelan korban jiwa dan harta benda di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kita berharap daerah itu bisa pulih seperti semula,” ujarnya.

Walikota Medan juga mengucapkan terima kasih kepada Lantamal I Belawan yang telah memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan itu.

Sebab, ia memperkirakan pascabencana alam di Palu, Sigi dan Donggala pada umumnya masyarakat ingin mengirimkan bantuan, tetapi masih terkendala dengan akses pengiriman.

“Saya sangat berterimakasih sekali atas fasilitas angkutan yang diberikan Lantamal I Belawan untuk masyarakat yang ingin menyumbang. Dengan adanya fasilitas ini tentunya masyarakat akan semakin tergerak untuk memberikan bantuan,” kata Eldin.

Wali Kota Medan rencananya besok akan bertolak ke Palu untuk menyerahkan secara langsung bantuan berupa uang tunai sebesar Rp600 juta kepada korban gempa dan tsunami di wilayah tersebut, termasuk untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bantuan uang tunai tersebut dihimpun dari para aparatur sipil negara (ASN) dan guru di jajaran Pemko Medan.

“Bantuan uang tunai ini akan diserahkan kepada saudara kita yang ada di Palu dan Lombok,” ujarnya.

Sementara itu, Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto mengatakan total bantuan logistik yang akan dikirim ke lokasi bencana alam di Sulawesi Tengah sebanyak 70 ton, terdiri dari beras, minyak makan, makanan cepat saji, air mineral dan lain sebagainya.

Sebelum menuju Palu, menurut dia, KRI Teluk Bintuni-520 akan singgah di dermaga Tanjung Priok Jakarta untuk mengangkut bantuan yang sudah dikumpulkan. (LMC-04)




Pemprov Sumut Bantu Korban Gempa Palu

Ilustrasi – Seorang warga melintas di Perumnas Balaroa yang terdampak gempa, Palu, Sulawesi Tengah. Gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang mengguncang wilayah tersebut pada Jumat (28/9) menghancurkan rumah warga dan warga terpaksa mengungsi ketempat yang lebih aman. (Foto: LintasMedan/JPNN)

Medan, 2/10 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan untuk para korban gempa tektonik dan tsunami yang menguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat, (28/9).

“Sumatera Utara harus benar-benar hadir untuk Palu dan Donggala, sehingga secepatnya bantuan logistik ini harus kita kirim untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa dan tsunami di sana,” ujar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Medan, Selasa.

Edy Rahmayadi yang didampingi Wagub Sumut Musa Rajeksah, menyatakan hal itu saat menerima audiensi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis dan Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumut Roni Romantika.

Pada kesempatan itu, Gubernur berpesan agar tidak hanya jajaran Pemprov Sumut yang memberikan bantuan, namun diimbau agar seluruh masyarakat Sumut turut serta untuk berpartisipasi.

“Ini saatnya kita menunjukkan solidaritas sesama anak bangsa, sebab bencana gempa dan tsunami seperti yang terjadi di Palu dan Donggala tidak bisa diduga-duga,” ujarnya.

Menurut Edy, bantuan logistik berupa makanan dan minuman sangat dibutuhkan oleh puluhan ribu pengungsi korban gempa dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, Pemprov Sumut juga telah membuka rekening penggalangan dana, guna mempermudah masyarakat memberikan donasinya.

“Kita juga turut menggalang bantuan berupa sarung, selimut, dan bahan pokok yang bakal sangat dibutuhkan oleh korban gempa Palu,” kata Edy.

Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan ACT segera mengirimkan bantuan logistik dari Pemprov Sumut ke Palu dan Donggala.

“Kita akan menggandeng ACT sebagaimana arahan dari Bapak Gubernur Sumut untuk segera mengirimkan bantuan logistik berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya yang diperkirakan jumlahnya mencapai 1.000 ton,” ujar Riadil.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan donasi terhadap korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, kata dia, dapat dikirim ke nomor rekening 005301004590301 (BRI) A.N BPP 175 BPBD Provinsi Sumut. (LMC-02)