Warga Kelambir V Medan Keluhkan Jalan Rusak

Beberapa pengemudi kendaraan bermotor berusaha menghindari sejumlah titik badan jalan rusak di sepanjang Jalan Kelambir V Lingkungan 1, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/Yun)

Medan, 2/2 (LintasMedan) – Sejumlah warga mengeluhkan kerusakan Jalan Kelambir V Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah kota (Pemko) setempat.

Keterangan yang dihimpun, Sabtu, kondisi badan jalan sejak beberapa bulan terakhir semakin parah akibat kerap dilalui kendaraan truk pengangkut material proyek jalan tol Helvetia dan perumahan di sekitar Jalan Kelambir V.

“Kondisi Jalan Kelambir V lingkungan 1 ini semakin rusak parah dan berlobang-lobang. Apalagi kalau datang hujan, jalan jadi becek, sering terjadi kecelakaan dan sepeda motor jatuh karena jalan licin,” ujar Iwan, seorang warga Kelurahan Tanjung Gusta Medan.

Bahan di beberapa titik jalan rusak itu, lanjutnya, sudah beberapa kali truk terbalik bahkan ada yang menabrak pintu pagar rumah warga.

Jalan berlubang dan rusak itu terdapat di sejumlah titik, mulai dari Jalan Kelambir V simpang Gaperta Ujung sampai simpang LP Tanjung Gusta.

Ia menilai, Pemko Medan hingga saat ini terkesan kurang peduli terhadap keluhan warga terhadap kondisi jalan raya yang berada di sekitar perbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang tersebut.

Proyek perbaikan infrastruktur jalan yang dilakukan Pemko Medan di kawasan itu pada tahun anggaran 2018 hanya menjangkau simpang Jalan Asrama Medan sampai Gaperta Ujung.

Sedangkan untuk perbaikan jalan selanjutnya yakni Jalan Kelambir V tidak dilakukan.

“Semula kami memperkirakan, proyek pembetonan jalan menjangkau hingga Jalan Kelambir V, tetapi ternyata hanya sampai Jalan Gaperta Ujung. Padahal, kondisi Jalan Kelambir V sudah sangat parah dan seharusnya lebih mendapat prioritas untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya. (LMC-03)




Walikota Medan Lepas Peserta Jalan Santai HUT Bank Sumut

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumatera Utara Ibnu S.Hutomo (kedua kiri) mengibaskan bendera start sebagai tanda dilepasnya peserta jalan santai dalam rangka memeriahkan gathering hari ulang tahun (HUT) ke-57 PT Bank Sumut, di Medan, Minggu (18/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 18/11 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumatera Utara (Sumut) Ibnu S.Hutomo melepas peserta jalan santai dalam rangka memeriahkan gathering hari ulang tahun (HUT) ke-57 PT Bank Sumut, di Medan, Minggu (18/11).

Peserta gerak jalan santai yang terdiri dari jajaran pimpinan, karyawan dan ribuan nasabah Bank Sumut tersebut dilepas Walikota Medan dari depan gedung kantor pusat Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

“Kita mengapresiasi kegiatan gerak jalan santai ini. Semoga ke depan Bank Sumut semakin berkembang sehingga mampu berkontribusi dalam membangun Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Medan,” kata Eldin.

Selain gerak jalan santai, Walikota Medan bersama Asisten Ekbang Setdaprov Sumut didampingi jajaran direksi Bank Sumut melakukan penarikan Undian Gebyar Martabe dengan hadiah utama sebesar Rp1 miliar.

Hadiah uang tunai sebesar Rp1 miliar berhasil diperoleh seorang nasabah Bank Sumut Cabang Medan dan diserahkan secara simbolis oleh Walikota Medan.

Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa, menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan rasa kekeluargaan dan tali silaturahmi antara keluarga besar Bank Sumut dengan seluruh nasabah. (LMC-04)




Pemko Medan Bantu Korban Kebakaran Jalan Mangkubumi

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kanan) berdialog dengan warga korban kebakaran di aula kanto Lurah Aur Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (11/10). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 11/10 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di Jalan Mangkubumi Lingkungan IX, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun pada Rabu (10/10) malam.

Bantuan berupa sembako, peralatan tidur, makanan siap saji, selimut, pakaian dan peralatan sekolah serta bahan bangunan seperti semen, kayu dan seng tersebut diserahkan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution di aula kantor Lurah Aur Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (11/10).

Usai memberikan bantuan, Akhyar dalam sambutan singkatnya menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran tersebut.

Ia berharap bantuan yang diberikan itu dapat menjadi pembangkit semangat bagi warga untuk cepat bangkit dan melanjutkan kembali kehidupan seperti semula.

“Semoga bantuan yang kita berikan ini dapat menjadi pembangit semangat sehingga warga korban kebakaran cepat bangkit serta melanjutkan kembali kehidupan seperti semula,” kata Akhyar.

Sebagaimana diinformasikan, kebakaran yang melanda perkampungan padat penduduk itu mengakibatkan 22 unit rumah hangus sehingga puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba beberapa meni pascaperistiwa itu berusaha mengusai kobaran api agar tidak meluas dan terpaksa merobohkan 13 unit rumah guna memperlancar keluar masuk mobil pemadam kebakaran.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Arjuna Sembiring juga berharap agar warga tidak terus larut dengan kesedihan dan cepat bangkit untuk menata kembali kehidupan bersama anggota keluarga masing-masing pasca kebakaran terjadi.

“Kita harapkan bantuan ini dapat menjadi pendorong semangat sehingga saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran cepat bangkit. BPBD Kota Medan siap terus membantu,” ujarnya. (LMC-04)




Jalan Guru Patimpus Medan Diberlakukan Satu Arah

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kedua kanan) menyaksikan proses pembongkaran median jalan di sepanjang ruas Jalan Guru Patimpus Medan, Sabtu (29/9) dinihari. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 30/9 (LintasMedan) – Perubahan arus lalu lintas di Jalan Guru Patimpus Medan dari dua arah menjadi satu arah resmi diberlakukan Sabtu (29/9).

Siaran pers Humas Pemko Medan yang diterima lintasmedan.com, Minggu, menyebutkan, tata ulang arus lalu lintas Jalan Guru Patimpus tersebut dalam upaya mengurai kemacetan yang terjadi selama ini.

Perubahan arus lalu lintas itu diikuti pelebaran ruas jalan dengan membongkar median jalan yang selama ini membelah Jalan Guru Patimpus Medan.

Proses pembongkaran median jalan di kawasan inti kota Medan tersebut turut disaksikan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution didampingi Kadis PU Khairul Syahnan dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni.

“Setelah median jalan dibongkar, kini Jalan Guru Patimpus semakin lebar dan tentunya kemacetan lalu lintas menjadi relatif berkurang, terutama pada jam-jam sibuk,” kata Akhyar.

Selama ini, menurut dia, Jalan Guru Patimpus yang dua arah nyaris tidak mampu menampung volume kendaraan bermotor dari arah Jalan Merak Jingga maupun dari Jalan Balai Kota Menuju Jalan Gatot Subroto.

Kondisi itu membuat arus kendaraan bermotor tertahan hingga terjadi kemacetan di seputaran kawasan tersebut.

Sebelumnya, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di Jalan Guru Patimpus juga telah dibongkar oleh satpol PP kota Medan, karena keberadaan JPO itu sering dimanfaatkan untuk tempat memasang reklame. (LMC-04)




PDAM Tirtanadi Turun ke Jalan Berbagi Takjil

Jajaran direksi dan sejumlah staf PDAM Tirtanadi membagikan takjil kepada para pengendara yang melewati depan gedung kantor pusat PDAM Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (8/6). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 8/6 (LintasMedan) – Jajaran direksi dan staf Perusahaan Daerah Airm Minum (PDAM) Tirtanadi turun ke jalan untuk berbagi takjil sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Aksi bagi-bagi takjil yang dilaksanakan di depan kantor PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat.

Hampir semua pengendara yang melintasi lokasi itu mendapatkan jatah takjil agar mereka bisa tetap berbuka saat tiba azan magrib, kendati mereka masih di jalan.

Kegiatan bagi-bagi takjil yang juga melibatkan unsur jurnalis yang tergabung dalam Pokja Wartawan PDAM Tirtanadi itu, mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat terutama pengendara.

“Bagi-bagi takjil tersebut selain sebagai wujud perhatian PDAM Tirtanadi kepasa masyarakat, juga upaya untuk menggelorakan semangat kebersamaan dan berbagi selama Ramadan,” kata Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian didampingi Direksi Air Limbah Heribatang Hari dan Direksi Air Bersih Delviyandri.

Aksi bagi-bagi takjil, lanjutnya, sudah dua tahun berturut dilaksanakan manajemen PDAM Tirtanadi.

Pihaknya juga ingin menjadikan bagi-bagi takjil sebagai salah satu momentum untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat.

Pada kesempatan itu, PDAM Tirtanadi juga menyerahkan bantuan kepada kaum dhuafa, tali asih kepada anak yatim dan menyerahkan bantuan dana kepada Dede Q, balita penderita penyakit hydrocepalus dan bibir sumbing.

“Pemberian bantuan kepada kaum dhuafa dan anak yatim setiap tahun kita laksanakan,” ujar Arif.

Khusus untuk bantuan kepada kaum dhuafa, pihaknya menyalurkan kepada sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi pusat Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah.

“Dana bantuan ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility PDAM Tirtanadi,” kata Arif.

Ia menambahkan, PDAM Tirtanadi setiap Ramadan juga menggratiskan biaya rekening air bagi masjid dan musholla. (LMC-02)




Sutan Mohammad Amin Diusulkan jadi Nama Jalan

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin (kiri) menerima audiensi
Kepala Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial Unimed, Dr Phil Ichwan Azhari MS (kedua kanan) dan staf di rumah dinas walikota Jalan Sudirman Medan, Jumat (13/4). Phil Ichwan dalam pertemuan itu menyampaikan usulan nama Sutan Mohammad Amin agar dijadikan salah satu nama jalan di Kota Medan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 13/4 (LintasMedan) – Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (Unimed) mengusulkan Gubernur Sumatera Utara pertama Sutan Mohammad Amin diusulkan menjadi nama jalan di Kota Medan.

“Kita berharap Pemerintah Kota Medan dan DPRD bisa menetapkan nama ruas jalan di Medan dengan nama Sutan Mohammad Amin,” kata Kepala Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial Unimed, Dr Phil Ichwan Azhari MS saat melakukan kunjungan silaturraahmi kepada Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin, di Medan, Jumat (13/4).

Ia mengemukakan, Sutan Mohammad Amin salah seorang tokoh penting asal Sumut dalam peritiswa Sumpah Pemuda 1928 dan Komisi Besar Indonesia Muda tahun 1929.

Pada awal kemerdekaan RI, Sutan Mohammad Amin pernah menjabat sebagai gubenur Sumut selama tiga periode berturut-turut.

Terkait dengan usulan Sutan Mohammad Amin menjadi nama jalan, ia Ia menyarankan, ada dua alternatif nama jalan yang dinilai tepat ditabalkan untuk nama tokoh tersebut, yakni Jalan Gunung Krakatau atau Jalan Sei Batang Hari.

“Sebaiknya Jalan Krakatau, karena jalan tersebut lebih besar dan panjang,” ujar Phil Ichwan.

Menanggapi usulan itu, Walikota Medan Dzulmi Eldin, menyatakan sangat menyambut baik usulan nama Sutan Mohammad Amin ditabalkan menjadi salah satu nama jalan di Kota Medan.

Dia menyarankan kepada para pengusul agar segera mengurus pengusulan nama ini ke DPRD Medan.

Sebagaimana diketahui, Sutan Mohammad Amin Nasution nama pena Krueng Raba Nasution Lahir 22 Februari 1904 di Lho Nga, Aceh dan meninggal dunia di Jakarta pada 16 April 1993.

Sutan Mohammad Amin semasa hidupnya juga pernah menekuni profesi sebagai pengacara dan penulis. (LMC-03)




Jalan Alternatif Pasar Induk Selesai Sebelum Ramadhan

Ruas jalan alternatif Pasar Induk-Simpang Selayang Medan masih dalam tahap pemadatan dan pengerasan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 5/4 (LintasMedan) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan manargetkan pembangunan jalan alternatif dari Pasar Induk Lau Cih-Simpang Selayang selayang selesai sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 2018.

“Sebelum bulan suci Ramadhan, jalan alternatif sepanjang 700 meter dan lebar 24 meter itu sudah dapat dilalui,” kata Kepala Dinas PU Kota Medan, Khairul Syahnan Harahap, di Medan, Rabu (4/4).

Setelah menyelesaikan pemadatan dan pengerasan badan jalan, pihaknya saat ini fokus menuntaskan pembangunan sarana drainase sekaligus memulai pembangunan fondasi dua unit jembatan di jalur alternatif menuju Pasar Induk di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut.

“Kita berdoa semoga kondisi cuaca tetap panas seperti sekarang ini, sehingga seluruh tahapan pengerjaan badan jalan dan jembatan berjalan lancar,” ujarnya.

Khusus mengenai tahap pengaspalan badan jalan, lanjut Khairul, akan dilaksanakan setelah kondisi fisik badan jalan dipastikan benar-benar padat sehingga hasilnya secara teknis akan maksimal.

Apabila jalan alternatif sudah bisa dilalui, jarak tempuh warga dari arah inti Kota Medan menuju Pasar Induk menjadi relatif dekat.

Pembangunan jalan alternatif tersebut memang mendesak untuk dituntaskan, karena aktifitas jual beli di Pasar Induk diprediksi cukup tinggi pada saat bulan puasa.

Situasi tersebut diperkirakan turut membuat volume kendaraan bermotor yang melintas di jalur alternatif dari dan menuju Pasar Induk relatif banyak, termasuk truk pengangkut sayur mayur. (LMC-04)




PU Medan Benahi Drainase Jalan Raya Menteng

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution berdialog dengan beberapa orang warga di sela meninjau gorong-gorong dan drainase di kawasan Jalan Raya Menteng, Kecamatan Medan Denai, Selasa (20/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 20/3 (LintasMedan) – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat, Selasa, membenahi saluran drainase yang tersumbat di sekitar Jalan Menteng Raya.

“Kita minta Dinas PU segera menjebol dinding yang selama ini membatasi drainase sebelah utara Jalan Raya Menteng,” kata Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution di sela meninjau lokasi drainase yang selama ini tersumbat di kawasan itu.

Melalui upaya tersebut, ia berharap aliran dari Sungai Sulang Saling bisa menembus drainase besar untuk selanjutnya menuju pembuangan ke Sungai Denai.

Menurut Akhyar, pembenahan drainase di Jalan Menteng Raya merupakan salah satu komitmen nyata dari Pemko Medan untuk mengatasi kawasan rawan banjir saat turun hujan.

Komitmen tersebut akan terus dibangun untuk membenahi seluruh sistem drainase guna meminimalisir kemungkinan terjadi banjir atau genangan air.

Sebagaimana diinformasikan, sebagian saluran drainase besar di sekitar Jalan Raya Menteng mendesak untuk dibenahi karena tidak berfungsi secara maksimal terutama pada saat turun hujan.

Kondisi tersebut menjadi faktor penyebab kawasan pemukiman penduduk di sekitarnya kerap menjadi langganan banjir, seperti Jalan Pelajar ujung, Jalan Rahayu dan Jalan Benteng.

Karena itu, Wakil Walikota Medan menginstruksikan Kadis Dinas PU Khairul Syahnan agar menerjunkan sejumlah petugas membongkar dinding beton yang menyumbat drainase besar tersebut.

Proses perbaikan saluran drainase itu disaksikan langsung oleh Akhyar didampingi Camat Medan Denai Hendra Asmila.

Beberapa unit alat berat serta belasan truk turut dioperasikan untuk mendukung menormalisasi drainase.

Sementara, petugas Dinas PU dan puluhan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) terlihat Kecamatan Medan Denai bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah dari dalam drainase.

Upaya perbaikan saluran drainase tersebut mendapat apresasi dari sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat, termasuk anggota DPRD Kota Medan Sabar Syamsurya Sitepu.

“Saya mewakili warga setempat sangat mengapresiasi tindakan cepat tanggap dari Pemko Medan beserta jajarannya,” ujar Sabar.

Ia berharap upaya normalisasi drainase itu didukung oleh masyarakat setempat dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase maupun gorong-gorong.

“Apapun hasil normalisasi maupun pembangunan yang telah dilakukan Pemko Medan akan menjadi sia-sia jika tidak didukung peran nyata dari masyarakat untuk merawatnya,” kata politisi Partai Golkar itu. (LMC-04)




Galian Drainase Jalan Mahkamah Dibersihkan


Pekerja dengan menggunakan alat berat jenis eskavator membersihkan tumpukan tanah galian drainase di Jalan Mahkamah Medan, Selasa (13/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 13/3 (LintasMedan) – Tumpukan tanah bercampur lumpur hasil galian proyek drainase yang selama beberapa pekan terakhir menumpuk di sekitar pinggiran Jalan Mahkamah Medan, Kelurahan Masjid, Selasa (13/3) mulai dibersihkan.

Pemerintah Kota Medan mengerahkan sejumlah petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan dibantu jajaran perangkat Kecamatan Medan Kota mengangkut seluruh tumpukan material galian drainase yang berlokasi di belakang Masjid Raya Al Mashun tersebut.

“Satu unit alat berat dan sejumlah truk milik Dinas PU ikut dioperasikan untuk membersihkan tumpukan tanah bercampur lumpur tersebut,” kata Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang.

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan sejumlah Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) dari seluruh kelurahan di Kecamatan Medan Kota.

Tanah bercampur lumpur yang selama ini menumpuk di sepanjang pinggiran drainase Jalan Mahkamah diangkut ke dalam truk dan selanjutnya dibawa ke lokasi pembuangan.

Diakuinya, tumpukan tanah bercampur lumpur hasil galian proyek drainase itu sempat dikeluhkan warga sekitar karena terlambat diangkut ke lokasi pembuangan.

Selain mengganggu aktifitas warga, tumpukan tanah bercampur lumpur bekas pengorekan drainase sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta menimbulkan abu yang mengotori rumah disekitarnya.

Bahkan, tumpukan tanah galian drainse itu juga menghambat kelancaran arus lalu lintas di Jalan Mahkamah Medan.

“Kita harapkan hari ini juga kawasan ini bersih dari tumpukan tanah bercampur lumpur,” katanya.

Camat Medan Kota ini juga mengajak seluruh warganya untuk selalu menjaga kebersihan tempat tinggalnya masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke dalam parit atau drainase.

Sebagaimana diinformasikan, normalisasi drainase di wilayah itu dilakukan untuk mengatasi penyumbatan sekaligus sendimentasi, sesuai dengan instruksi Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin. (LMC-04)




Pemko Medan Lanjutkan Perbaikan Jalan

Sejumlah kendaraan melaju melintasi badan jalan yang baru selesai diperbaiki di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan,  Jumat (9/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 10/2 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat melanjutkan proses perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah titik, termasuk di kawasan pinggiran kota.

Siaran pers bagian Humas Setda Kota Medan, Sabtu, menyebutkan, memasuki awal Februari 2018 satu persatu jalan rusak yang belum sempat diperbaiki di tahun 2017 kini mulai diperbaiki.

“Perbaikan jalan rusak kita lakukan secara bertahap. Apabila ada jalan rusak yang sampai saat ini belum tersentuh perbaikan, kita mohon masyarakat bersabar karena pasti akan diperbaiki baik dengan pengaspalan maupun pembetonan,” kata Kadis PU Kota Medan, Khairul Syahnan.

Guna memperlancar pengerjaan perbaikan jalan, pihaknya melakukan pengaspalan mulai petang hingga malam hari serta mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk finisher set serta truk.

Pada Jumat (9/2), sejumlah pekerja mengaspal badan jalan yang rusak di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Badan jalan yang diaspal sepanjang 120 meter dan lebar 6,4 meter hingga batas Kabupaten Deli Serdang.

dan harus sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.

Diakuinya, selama pengaspalan Jalan Flamboyan Raya berlangsung, aktivitas pengguna jalan sempat terganggu.

“Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami minta maaf,” ujarnya.

Menurut Khairul, Pemko Medan berjanji akan mengaspal seluruh jalan rusak di kota itu guna memberikan kenyamanan masyarakat.

Sebab, katanya, kualitas jalan yang baik dan mulus tentunya sangat mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Sementara itu, beberapa warga menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan yang telah melakukan pengaspalan Jalan Flamboyan Raya.

Selama ini, lanjutnya, ada sejumlah titik lokasi yang jalannya rusah parah dan berlobang sehingga sangat menganggu para pengguna jalan ketika melintas di lokasi tersebut.

“Alhamdulillah, keluhan kami mengenai kondisi Jalan Flamboyan Raya selama ini rusak parah, ternyata didengar dan ditindaklanjuti oleh Dinas PU Kota Medan,” kata Rahmad, warga Jalan Flamboyan Raya. (LMC-04)