Gemkara Dukung Bupati Wujudkan Percepatan Pembangunan

Ketua Umum PB. Gemkara Drs. Khairul Muslim didampingi Sekretaris Umum Drs. Syarkowi Hamid, Ketua Harian Drs. Zulkarnain Achmad, Wakil Sekretaris Rozali, SE menyerahkan hasil Rapat Kerja I Tahun 2019 PB. GEMKARA kepada Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP, Senin 8 Juli 2019.(Foto:LintasMedan/ist)

Kuala Tanjung, 8/7 (LintasMedan) – Pengurus Besar (PB) Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Batu Bara (Gemkara) mendukung program percepatan pembangunan yang digagas oleh tim
Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP).

Dukungan tersebut disepakati melalui
hasil Rapat Kerja I PB Gemkara Tahun 2019.

“Ada 10 pokok pikiran yang direkomendasikan kepada Bupati Batubara sebagai wujud kontribusi pemikiran untuk percepatan pembangunan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua Umum PB Gemkara Khairul Muslim, Senin di Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara.

Sepuluh pokok pikiran sebagai rekomendasi Gemkara yang disampaikan ke bupati yakni
peningkatan pelayanan masyarakat .

Tentunya dibutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kualifikasi sesuai peraturan perundang-undangan.

Memiliki integritas, moralitas, kapasitas,kualitas,profesionalitas,loyalitas,

serta kinerja,disiplin tinggi, namun tetap berpihak dan memprioritaskan sumberdaya masyarakat lokal yang dimiliki Batubara.

Hal ini, kata Khairul demi percepatan pembangunan Batu Bara dalam rangka mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara periode 2019-2023 Ir.H.Zahir,MAP dan Oky Iqbal Frima,SE .

Gemkara, sebutnya akan mendukung penuh kebijakan berkaitan rotasi, reposisi, mutasi terhadap jabatan struktural maupun fungsional guna meningkatkan kinerja ASN Pemkab Batu Bara.

“Rotasi, reposisi,mutasi yang dilakukan hendaknya mengutamakan pertimbangan objektivitas,rasionalitas yang didasari peraturan perundang-undangan termasuk mempertimbangkan dan mengutamakan keberadaan sumber daya ASN Daerah ,” katanya
didampingi Sekretaris Umum Drs. Syarkowi Hamid, Ketua Harian Drs. Zulkarnain Achmad, Wakil Sekretaris Rozali .

Wujudnya adalah ” the right man in the right place “, dengan mengacu pada pepatah, ” Si Buto digunokan mengombus losung, si Pokak digunokan membunyikan/menembakkan Meriam.

“Jangan ada yang memiliki potensi, tapi tidak dimanfa’atkan,” ujarnya.

Pelaksanaan manajemen pemerintahan dan pembangunan di Pemkab Batu Bara hendaknya mempertimbangkan sensitifitas dan psikologi masyarakat serta etika birokrasi pemerintahan.Termasuk dalam rangka kebijakan rekruitmen dan penetapan tenaga non- ASN.

Untuk itu, tetaplah berpegang pada etika birokrasi, tertib administrasi dan tertib anggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga tidak terjerat hukum.

Selain itu,perlu efektivitas,optimalisasi penggunaan dana APBD dan Dana Desa,pemanfaatan sumber-sumber ekonomi secara optimal dan profesional serta penguatan komitmen penegakan hukum dan HAM dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih ” good and clean goverment ” serta memelihara situasi kondusif di Kabupaten.Batubara.

Perlu peningkatan dan penguatan peran dan tanggung jawab tokoh agama, tokoh adat,tokoh pemuda,kaum perempuan,lembaga non-pemerintah,LSM, media massa dalam rangka pemberdayaan masyarakat serta pengawalan jalannya pemerintahan dan pembangunan.

Perlu segera disusun perencanaan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia masyarakat setempat, menggerakkan pertumbuhan ekonomi kreatif.
Wujudnya membangun centra-centra kerajinan songket Batubara berikut pemasarannya, pengeringan dan pengalengan ikan, peternakan bebek, pembangunan centra wisata bakau dan bahari.

Pembangunan harus
berorientasi pada penyelamatan lingkungan fisik, sosial dan budaya ,penyelamatan hutan pantai, pasir kuarsa, penyematan budaya dan peradaban, pembangunan moral dan religi para generasi muda, mengatasi lingkungan kumuh, menciptakan hunian yang layak, teratur dan bersih, membangun sekolah, tingkat dasar hingga pendidikan tinggi yang berorientasi pada keahlian khusus siap pakai.

Kemudian perlu pelurusan sejarah pemekaran / pembentukan kabupaten Batubara melalui langkah penelusuran sejarah perjuangan Gemkara dalam rangka pemekaran/ pembentukan Kabupaten Batubara.

Pokok pikiran dan program kerja PB Gemkara juga disampaikan kepada TBUPP Kabupaten Batu Bara dan Forkopimda Batubara.(LMC-02)




FWD Life-Bank Mestika Dorong Percepatan Inklusi Asuransi

Wakil Presiden Direktur PT FWD Life Indonesia Rudi Kamdani (kiri) dan Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma, Tbk. Achmad S. Kartasasmita (kanan) saling berjabat tangan usai menandatangani naskah kesepahaman bersama (MoU) mengenai kerja sama bidang pelayanan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan asurans jiwa, di Medan, Kamis (22/11). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 22/11 (LintasMedan) – Perusahaan asuransi jiwa berbasis digital PT FWD Life Indonesia sepakat menjalin kerja sama dengan PT Bank Mestika Dharma, Tbk. dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah mendorong percepatan literasi dan inklusi atau layanan asuransi di Indonesia.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam naskah kesepahaman bersama (MoU) yang ditandatangani Wakil Presiden Direktur PT FWD Life Indonesia, Rudi Kamdani dengan Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma, Tbk. Achmad S. Kartasasmita di Medan, Kamis.

“Kami sangat mengapreasiasi Bank Mestika yang memiliki komitmen sama untuk memperluas akses terhadap produk finansial kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara,” kata Rudi Kamdani.

Melalui pengembangan produk dan layanan yang inovatif berbasis teknologi digital, kata dia, FWD Life ingin memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui produk “bancassurance”.

Disebutkannya, “bancassurance” memberikan proteksi optimal serta kesempatan mendapatkan bonus maksimal sesuai uang premi yang sudah dibayarkan.

Melalui kerja sama tersebut, lanjutnya, FWD Life dan Bank Mestika sepakat untuk menghadirkan produk asuransi jiwa berjangka yang terjangkau, lengkap dan fleksibel dan ProFuture, guna menjangkau lebih banyak masyarakat dalam berasuransi dengan memberikan bonus sebesar 105 persen.

ProFuture merupakan produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan total bonus sebesar 105 persen dari total premi yang dibayarkan.

Premi mulai dari Rp200 ribu hingga Rp1 juta tanpa dikenakan biaya administrasi.

Jangka waktu pembayaran premi selama lima tahun, dengan jangka waktu perlindungan yang lebih panjang yaitu selama 8 tahun.

Menurut Rudi, kesepakatan kerja sama dengan Bank Mestika turut meneguhkan komitmen perusahaan asuransi terssebut memperluas akses produk layanan asuransi jiwa di Indonesia.

“Kami berupaya menghadirkan pengalaman berasuransi yang mudah, menarik dan nyaman melalui inovasi teknologi untuk menjangkau masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman baru dan berbeda dalam berasuransi,” ujarnya.

Data asosiasi asuransi jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan bahwa penetrasi asuransi Indonesia masih berada di angka 2 persen dari produk domestik bruto.

Figur itu menunjukkan masih sangat besarnya potensi pasar asuransi jiwa di Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur Bank Mestika Achmad S. Kartasasmita mengungkapkan pihaknya melihat ada kesamaan visi antara Bank Mestika dengan FWD Life, yaitu untuk mengembangkan pasar baru, khususnya generasi muda.

“Dengan inovasi teknologi digital yang dimiliki FWD Life serta jaringan pasar yang kami miliki, khususnya di Sumatera Utara, kami yakin kerja sama ini dapat memberikan solusi kepada masyarakat yang menginginkan produk asuransi jiwa yang terjangkau, lengkap dan fleksibel,” paparnya. (LMC-02)




Jenny Berutu Terus Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pakpak Bharat

Jenny Berutu. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 6/9 (LintasMedan) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jenny Riany Luci Berutu bertekad untuk terus berkontribusi memperjuangkan percepatan pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat dan wilayah di sekitarnya agar setara dengan daerah lain.

“Kita akan terus berjuang melalui jalur legislatif untuk memajukan pembangunan di Pakpak Bharat dan beberapa kabupaten di sekitarnya,” katanya di Medan, Kamis.

Menurut politisi yang dia, masih banyak permasalahan yang disampaikan oleh warga di daerah pemilihannya yang meliputi Pakpak Bharat, Dairi dan Karo ketika dirinya menampung aspirasi mereka.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, lanjutnya, mutlak dibutuhkan optimalisasi pembangunan di sejumlah sektor, antara lain infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor-sektor yang diyakini potensial mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Jenny Berutu mengatakan, dirinya sejak terpilih menjadi anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong Pemerintah Provinsi Sumut agar meningkatkan alokasi anggaran pembangunan kepada tiga kabupaten tersebut.

Namun, diakuinya, tekad dan kerja kerasnya untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah itu masih belum maksimal.

Karenanya, dia berkeinginan untuk terus memperjuangkan aspirasi dan harapan masyarakat setempat melalui jalur lembaga legislatif.

Dalam upaya mewujudkan keinginan itu, Jenny memutuskan untuk maju dalam bursa bakal calon anggota DPR RI pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif tahun 2019.

Bakal calon anggota DPR RI dari Partai NasDem ini akan mewakili daerah pemilihan (Dapil) Sumut 3 yang meliputi Kabupaten Langkat, Batu Bara, Asahan, Dairi, Pakpak Bharat, Karo, Simalunugn, Kota Binjai, Tanjung Balai dan Pematang Siantar.

Ia berharap keputusannya untuk memperjuangkan percepatan pembangunan di dapilnya tersebut dapat diterima dan didukung oleh semua kalangan.

“Sudah bulat hati saya untuk jadi anggota DPR RI apabila dipilih rakyat,” ucap politisi yang juga dikenal aktif sebagai pengurus di beberapa organisasi tersebut.

Jenny menambahkan, kaum perempuan harus mampu bangkit dan memperjuangkan haknya dalam kursi legislatif sebesar 30 persen.

“Sebenarnya kaum perempuan dalam politik memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itulah peluang tersebut harus mampu diisi dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,” tuturnya. (LMC-02)