Polda Sumut Gencarkan Razia Narkoba

Irjen Pol. Paulus Waterpauw

Medan, 17/7 (LintasMedan) – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Paulus Waterpauw memerintahkan jajarannya untuk menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap sindikat jaringan nasional maupun internasional.

“Kami instruksikan ke seluruh jajaran polisi mulai dari pejabat utama Polda, Polres hingga Polsek untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaku (peredaran) narkoba,” kata Irjen Pol. Paulus, di Medan, Senin, dalam wawancara jarak jauh dengan salah satu stasiun televisi di Jakarta.

Irjen Paulus menyampaikan hal itu terkait dengan terungkapnya tindak pidana narkotika jenis sabu sekitar 44 kg di Sumut yang melibatkan jaringan Internasional Indonesia-Malaysia pada Sabtu (15/7).

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumut menegaskan tidak akan mentolerir personelnya yang terbukti terlibat dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Pelaku pengedar narkoba akan diberikan sanksi tegas, atau bila perlu dipecat dari dinas kepolisian,” tambahnya.

Polda Sumut, lanjut mantan Kapolda Papua Barat itu, Kepolisian tetap komit untuk memberantas peredaran narkoba dan menutup segala jaringan dalam perdangangan narkoba.

Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan bangsa dan berpotensi mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

Karena itu, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat agar senantiasa ikut berperan aktif memerangi kejahatan narkoba dan peredaran gelap barang haram tersebut.

“Saya berharap agar masyarakat dapat terus bekerjasama dengan polisi untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba, karena tanpa ada bantuan dari masyarakat sulit bagi polisi untuk menangkap pelaku narkoba,” ujar Kapolda Sumut. (LMC-03)




Polda Sumut Ikuti Bhayangkara Run 2017

Personel Pleton Serasi Brimob Polda Sumut yang akan mengikuti Bhayangkara Run 2017 di Jakarta, menunjukkan kebolehan mereka pada acara pelepasan, di halaman Mapolda Sumut, Medan, Jumat (14/7) pagi. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 14/7 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda) Sumut mengirimkan satu pleton serasi Brimob Polda setempat untuk mengikuti Bhayangkara Run 2017 yang dijadwalkan berlangsung di Mabes Polri Jakarta, pada 16 Juli.

“Berikan yang terbaik untuk Polda Sumut dan tunjukan sikap semangat serta profesional yang sudah dilatih selama ini,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol. Paulus Waterpauw pada acara pelepasan kontingen pleton serasi Polda Sumut, di Medan, Jumat.

Ia berharap pleton serasi tampil sunguh-sungguh dan sepenuh hati menyuguhkan berbagai atraksi bernuansa tari-tarian khas Sumut, karena provinsi ini dikenal kaya dengan beragam seni dan budaya tradisional.

Pada kesempatan itu, Irjen Paulus Waterpauw beserta sejumlah pejabat utama Polda Sumut turut menyaksikan atraksi personel Polda setempat yang tergabung dalam pleton serasi.

Sebagaimana diinformasikan, Bhayangkara Run 2017 digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Hari Bhayangkara Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Event tersebut akan melombakan tiga nomer lari, 10K, 5K dan nomer khusus bagi ‘pleton serasi’ (Polda/ Fungsi/ Kesatuan Polri) dengan jarak tempuh 3 kilometer.

Penilaian untuk pleton serasi, selain ketepatan waktu, kekompakan dan keserasian tim, setiap pleton juga wajib menyuguhkan atraksi unik kepada juri dan wasit lomba.

Setiap peserta pleton serasi juga boleh meneriakkan yel-yel sesuai kelompoknya masing-masing. (LMC-06)




Polda Sumut Lepas Irjen Rycko

Pejabat lama Kapolda Sumut Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel beserta istri (kiri) mengikuti prosesi parade pelepasan di Mapolda Sumut, Medan, Sabtu (8/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 8/7 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) secara resmi melepas Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel yang memangku jabatan baru sebagai Gubernur Akademi Kepolisian.

Acara pelepasan tersebut melalui upacara pisah sambut Kapolda Sumut yang lama Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel kepada Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol. Paulus Waterpauw, di Lapangan KS. Tubun Mapolda Sumut, Medan, Sabtu.

Upacara yang dihadiri oleh seluruh personil Polda Sumut tersebut turut dihadiri oleh seluruh pejabat utama dan Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Sumut serta pengurus Bhayangkari Daerah Sumut.

Pada upacara parade perpisahan yang dihadiri seluruh pejabat utama, Kapolres/Kapolrestabes jajaran Polda Sumut serta pengurus Bhayangkari Daerah Sumut itu, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyerahkan bendera pataka Polda Sumut Satya Bhakti Jaya kepada Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol. Paulus Waterpauw.

Irjen Pol.Rycko dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan seluruh jajaran Polda Sumut selama 8 bulan 24 hari sejak tanggal 14 Oktober 2016 memangku jabatan sebagai Kapolda setempat.

“Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, kerjasama, dedikasi, loyalitas serta pengabdian kepada saya saat menjabat Kapolda Sumut. Banyak kenangan dan pengalaman baik yang saya dapatkan selama menjabat Kapolda Sumut,” ujarnya.

Dia juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Sumut yang telah memberikan dukungan selama menjadi Kapolda Sumut.

“Sebagai manusia yang tidak lepas dari kesalahan, atas nama pribadi, saya memohon maaf. Saya bangga menjadi bagian dari Polda Sumut, jayalah Polda Sumut, bravo Polda Sumut,” ucap Rycko.

Sementara itu, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, dalam sambutannya berjanji akan melanjutkan seluruh program yang sudah direncanakan dan ditetapkan oleh Kapolda Sumut sebelumnya.

“Sebagai pejabat baru, saya dan keluarga berharap dapat diterima menjadi bagian dari keluarga besar Polda Sumut dan mohon dukungan serta kerjasama yang baik. Sehingga saya dapat melaksanakan amanah sebagai Kapolda Sumut yang baru dengan sebaik baiknya,” ujar mantan Kapolda Papua Barat itu.

Irjen Pol Paulus Waterpauw yang merupakan Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1987, memperistri Roma Pasaribu. (LMC-06)




Polda Sumut Gelar Aksi Donor Darah Massal

Sejumlah polisi dan pegawai negeri sipil Polda Sumut mengikuti donor darah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 71, di Medan, Selasa (4/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 4/7 (LintasMedan) – Ratusan personel Polda Sumatera Utara (Sumut) mengikuti aksi donor darah massal yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-71, di Medan, Selasa.

Kegiatan bhakti kesehatan yang dibuka Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Agus Andrianto itu berlangsung di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan dan  dilaksanakan oleh jajaran personel Bidang Dokkes Polda setempat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Jumlah peserta donor darah mencapai 200 orang lebih, terdiri dari para perwira, bintara dan pegawai negeri sipil Polda Sumut,” kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut AKBP MP Naingggolan.

Teknis donor darah diawali dengn pemeriksaan kesehatan dan tekanan darah setiap calon pendonor.

Selain donor darah, dalam memperingati Hari Bhayangkara tersebut, Polda Sumut dan seluruh Polres di provinsi tersebut juga menggelar berbagai bakti sosial lainnya yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Aksi sosial itu menjadi rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-71 yang jatuh pada 1 Juli.

Disebutkannya, upacara peringatan Hari Bhayangkara ke 71 tingkat Polda Sumut dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2017. (LMC-06)




Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Pancasila

Kapolda Sumut Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel memimpin upacara Hari Lahir Pancasila, di Lapangan KS. Tubun Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (1/6). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 1/6 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menggelar ucapara peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, di Lapangan KS. Tubun Mapolda Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (1/6).

Kapolda Sumut dalam kesempatan itu membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan Pancasila merupakan hasil dari proses rumusan Pancasila tanggal l Juni 1945 yang dipidatokan lr Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

“Kita harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang anti-pancasila, anti UUD 1945, anti NKRI, anti Bhineka Tunggal Ika,” kata Presiden.

Kepala Negara mengingatkan bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman dan merupakan takdir Tuhan, dan keberagaman itu mulai dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Rote.

Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah Bhinneka Tunggal Ika.

Namun, kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia saat ini sedang mengalami tantangan. Kebhinnekaan sedang diuji oleh pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan, juga sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila.

Oleh karena itu, Presiden mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

“Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan,” kata Presiden.

Kegiatan upacara diikuti oleh Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Agus Andrianto, pejabat utama Polda Sumut, perwira, bintara, serta pegawai negeri sipil Polri. (LMC-01)




Polda Sumut Lacak Akun Penyebar Berita “Hoax”

Akun facebook atas nama Emma Rahmah Hasjim memuat berita bohong atau “hoax” soal pemukulan imam shalat taraweh oleh oknum aparat Polres Padang Sidempuan. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 29/5 (LintasMedan) – Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting polisi sudah melakukan pelacakan terhadap akun dari penyebar berita bohong atau “hoax” soal pemukulan imam shalat tarawih M Nabis Batubara (65) oleh oknum polisi Polres Padang Sidempuan.

“Subdit Cyber Crime Polda Sumut saat ini masih menelusuri dan melacak keberadaan pemilik akun yang menyebarkan berita hoax tersebut dan yang pertama memposting berita tersebut,” katanya di Medan, Senin.

Polda Sumut mengeluarkan pernyataan itu terkait akun facebook atas nama Emma Rahmah Hasjim yang memposting berita bohong soal pemukulan imam shalat tarawih M Nabis Batubara oleh aparat Polres Padang Sidempuan yang disebutkan oleh akun facebook tersebut terjadi pada 28 Mei 2017.

Rina menegaskan, tidak ada terjadi pemukulan terhadap imam shalat tarawih oleh aparat Polres Padang Sidempuan.

“Waktu kejadian berita tersebut bohong, sebagai upaya orang untuk memprovokasi khususnya saat bulan Ramadhan seperti ini. Penulisan tanggal salah dan sengaja dirubah. Nama Kapolres Padang Sidempuan juga salah karena Kapolres sekarang dijabat oleh AKBP Andy Nurwandy. Kejadian tersebut terjadi tahun 2013 dan direpost kembali oleh akun tersebut. Kasusnya sudah lama ditangani di Polda Sumut pada tahun 2013 dan oknum yang bersangkutan telah lama ditahan dan dijatuhi pidana,” paparnya.

Terkait dengan hal itu, Polda Sumut mengimbau kepada pengguna media sosial untuk mengecek ulang setiap informasi yang didapat sebelum membagikannya.

Hal tersebut, kata Rina, dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila informasi yang diberikan tersebut mengandung hoax, ujaran kebencian maupun yang bersifat SARA.

“Kalau menimbulkan kebencian, sebaiknya tidak usah disebarkan,” kata dia. (LMC-01)




Polda Sumut Imbau Tahanan Kabur Menyerahkan Diri

Kepala Divisi Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting didampingi beberapa perwira polisi lainnya memperlihatkan foto dan identitas 18 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Binjai, di Medan, Minggu (14/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 15/5 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengimbau kepada 12 tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Polres Binjai pada Sabtu (13/5) malam, segera menyerahkan diri kepada petugas.

“Ada 12 orang tahanan lagi yang masih dalam pengejaran. Kami menghimbau agar tahanan itu menyerahkan diri,” kata Kepala Divisi Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting, kepada pers di Medan, Minggu.

Sebanyak 12 tahanan lain yang belum ditangkapm yaitu Sukarno, April Ramadani, Ade Irawan, Feri Anwar, Bambang Syahputra, Syaifuddin, Devi Piliang, Dede Syahputra, Hendrik Pardamean, dan Syafruddin Lubis.

Ia menjelaskan, Kapolres Binjai AKBP Rendra Salipu telah membentuk tim untuk melakukan pengejaran terhadap 12 orang tahanan yang belum tertangkap tersebut.

“Kami meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan tahanan yang kabur tersebut,” ucap Rina.

Selain itu, pihaknya juga minta keluarga tahanan yang kabur agar dapat mempermudah tugas polisi dengan menyerahkannya kepada petugas jika mengetahui keberadaan buronan tersebut.

Kaburnya 18 dari 36 tahanan itu menghebohkan masyarakat, masyarakat takut menjadi sandera bagi tahanan yang melarikan diri, Para tahanan kabur setelah menjebol tembok dekat kamar mandi.

Disebutkannya, hingga saat ini sebanyak enam dari 18 tahanan yang sebelumnya kabur telah diamankan di Mapolres Binjai.

Mereka diketahui bernama Rizqy Prayudha, Boncu Ali Kenap, Deni Syahputra, Arfan Ramadan, Sehat Ginting dan Radit Ananda Ginting. (LMC-04)




Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 25 TKI Ilegal

Sebanyak 25 orang calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal diamankan di Mapolres Tanjung Balai, Selasa (2/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 2/5 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda Sumatera Utara kembali menggagalkan pengiriman 25 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dalam pelayaran dari Tanjung Balai menuju Malaysia pada Selasa (2/5) subuh.

“Mereka ditangkap petugas Ditpolair Polda Sumut dan Polres Tanjung Balai saat melakukan patroli
di sekitar perairan Sei Pasir Kabupaten Asahan,” kata TH. M. Sihombing, di Medan, Selasa.

Kapal tersebut membawa 24 orang laki laki dewasa dan satu perempuan dewasa.

Penangkapan tersebut, kata dia, berawal dari kecurigaan tim yang tengah berpatroli terhadap sebuah kapal motor yang berlayar tanpa nama dan tanpa tanda selar.

Selain mengamankan 25 orang calon TKI ilegal, aparat kepolisian juga mengamankan nakhoda dan beberapa orang anak buah kapal (ABK).

Sihombing menambahkan, pengiriman TKI ilegal dan perdagangan manusia adalah kejahatan yang harus diberantas. (LMC-04)




PLN dan Polda Sumut Tandatangani MoU

Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel (kiri) berjabat tangan dengan General Manager PT (Persero) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Jurlian Sitanggang (kanan), usai menandatangani MoU antara PLN UIP II dengan Polda Sumut, di Medan, Jumat (28/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 28/4 (LintasMedan) – PT (Persero) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Medan dan Polda Sumatera Utara(Sumut), di Medan, Jumat, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai kerja sama penegakan hukum, tukar menukar informasi dan data serta bantuan pengamanan.

MoU tersebut ditandatangani Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel dan General Manajer PT PLN UIP II Jurlian Sitanggang.

Kapolda Sumut mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman di tingkat pusat antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PLN Pusat yang telah ditandatangani 22 Agustus 2008 No. 012.MOU/040/DIR/2008.

Melalui MoU ini diharapkan terjalin sinkronisasi dan koordinasi yang sinergis antara Kepolisian dengan PLN untuk bersama-sama melakukan upaya represif melalui penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku pelanggaran di bidang Ketenagalistrikan serta melaksanakan pengamanan pada instalasi dan asset-asset PLN yang tersebar di wilayah Sumut.

Kapolda berharap dengan adanya MoU ini, masing-masing pihak (PLN dan Kepolisian) dapat bekerjasama dengan baik sesuai fungsi, peran dan tugas masing-masing, sehingga pengamanan instalasi dan asset serta penegakan hukum di bidang ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik tanpa pandang bulu.

“Selanjutnya akan disusun rencana kerja pengamanan instalasi dan pembinaan teknis dan koordinasi Pam Swakarsa, yang mencakup pola pengamanan, dan pembagian tugas masing masing pihak,” ujar Rycko.

Sebagaimana diinformasikan, untuk mewujudkan Tol Listrik 35.000 megawatt (MW) di Sumatera, PT PLN UIP II menyiapkan empat gardu induk.

Keempat gardu induk itu tersebar di tiga daerah, yakni Kota Sidempuan, Sarulla Kabupaten Tapanuli Utara, dan Galang Kabupaten Deli Serdang.

Pihak PLN UIP II menargetkan pengerjaan pembangunan jaringan tol listrik di Sumut sudah rampung 100 persen paling lambat pada Maret 2017. (LMC-01)




Polda Sumut Siap Amankan Peringatan Hari Buruh

Ilustrasi: Para pekerja memperingati Hari Buruh 1 Mei. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 27/4 (LintasMedan) – Kepolisian Daerah (Polda) Sumut siap menjaga keamanan selama berlangsungnya peringatan Hari Buruh Internasional atau “May Day” pada 1 Mei 2017.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting di Medan, Kamis, mengatakan, pengamanan dalam rangka Mayday, Polda Sumut akan melibatkan kekuatan personel sebanyak 2.885 orang dengan rincian Polda Sumut 657 personel dan Satgaswil 2.228 personel.” tutupnya.

“Selain itu, akses jalan raya yang akan dilewati buruh akan mendapatkan pengawalan dari petugas kepolisian serta mendapatlan pengawalan dari titik keberangkatan sampai titik kumpul,” ujarnya.

Pengawalan dan pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi orang atau pihak lain yang mempunyai kepentingan dan sengaja mengusik perjalanan para buruh dalam menyampaikan aspirasi.

Pola pengamanan yang dilakukan jajaran Polri dalam peringatan Hari Buruh Internasional, yakni mengedepankan sikap humanis dengan menghindari tindakan kekerasan.

Terkait peringatan hari buruh tersebut, kata Rina, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel juga telah meminta para Kapolres untuk membuat inovasi untuk merubah paradigma hari buruh yang identik dengan demonstrasi menjadi hari ulang tahun buruh yang diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif, seperti kegiatan sosial, olahraga dan hiburan.

Polda Sumut, lanjutnya, telah membangun komunikasi secara intensif dengan perwakilan buruh dan pengusaha setempat, agar dalam hari buruh nanti tidak melakukan aksi anarkis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian setempat, berbagai organisasi maupun serikat pekerja dan serikat buruh dari beberapa kabupaten/kota berencana memperingati hari buruh dengan menggelar berbagai kegiatan, antara lain pawai, hiburan, lucky draw, bakti sosial, long march, unjuk rasa damai dan pernyataan sikap pekerja/ buruh. (LMC-04)