Trik Sederhana Rumah Sejuk Tanpa AC

Foto: Ilustrasi:

Medan, 11/4 (LintasMedan) – Penggunaan Air Conditioner (AC) kini mulai menjamur di berbagai tempat.

Tanpa kida sadari, AC ternyata dapat merusak lapisan ozon bahkan menambah beban pengeluaran karena harga dan biaya penggunaannya relatif mahal.

Namun kini tak perlu repot, ada solusi bagi yang ingin memiliki rumah dan kamar nyaman, tidak pengap dan anti panas.

Ruangan yang pengap bisa terjadi karena kurangnya udara dalam ruangan, tetapi juga bisa disebabkan oleh sempitnya lahan ruangan tersebut.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk selalu membuka jendela atau pintu ruangan sehingga udara dalam ruangan bisa bergantian.

Jika ruangan pengap tetap dibiarkan kemungkinan besar ruangan akan mudah berjamur, berlumut bahkan munculnya serangga pengganggu seperti kecoa, rayap, dan sebagainya.

Agar ruangan tetap nyaman digunakan, sebaiknya lakukan beberapa cara mengatasi ruangan pengap berikut:

1. Gunakan kipas angin.
Daripada membeli pendingin ruangan dengan harga yang mahal, apalagi jika ingin menghemat listrik, Anda bisa menggunakan kipas angin. Siapkan semangkuk es atau benda lain yang serupa dinginnya dan letakkan di depan sebuah kipas besar. Dengan demikian, udara dingin yang dikeluarkan oleh es, bisa menyebar di seluruh ruangan, berkat kipas angin.
Selain itu, ubah atau pilih kipas angin yang berputar berlawanan dengan arah jarum jam. Percaya atau tidak, putaran yang berlawanan dengan arah jarum jam pada kecepatan yang lebih tinggi akan menghasilkan aliran udara yang “terasa” lebih dingin.

2. Ganti seprai dan bantal.
Cara lainnya untuk menjaga lingkungan tetap segar adalah dengan mengganti seprai Anda. Tekstil seperti lembaran flanel dan selimut bulu adalah bahan terbaik untuk isolasi, sementara kapas memungkinkan kain “bernapas” lebih mudah dan menjaga permukaannya tetap dingin.
Sebagai bonus, cobalah untuk menggunakan bantal yang berisi buckwheat atau kulit ari gandum. Kulit gandum memiliki ruang udara alami, sehingga mereka tidak akan menahan panas tubuh Anda seperti bantal konvensional, bahkan ketika dikemas di dalam sarung bantal.

3. Fokus pada suhu tubuh.
Jika nenek moyang kita bisa bertahan hidup tanpa pendingin ruangan, artinya Anda juga bisa. Carilah minuman dingin untuk menyegarkan tubuh dari dalam atau tempelkan kain dingin pada area tubuh dengan denyut yang kuat, misalnya leher dan pergelangan tangan. Trik lainnya adalah memilih jenis pakaian yang bisa menyerap keringat atau bertekstur sejuk.

4. Gunakan exhaust fan.
Untuk area dapur dan kamar mandi, pasanglah exhaust fan. Benda ini bisa menarik udara panas yang naik setelah Anda memasak atau udara beruap saat mandi, keluar dari rumah Anda.

5. Biarkan udara malam masuk.
Selama musim kemarau, suhu bisa turun pada malam hari. Jika ini terjadi di tempat tinggal Anda, manfaatkan sebagian besar waktu ini dengan membuka jendela sebelum Anda pergi tidur. Namun, pastikan untuk menutup jendela (dan tirai) sebelum terlalu panas di pagi hari.

6. Singkirkan lampu pijar.
Jika Anda pernah beralih ke CFL, atau lampu neon, ketahuilah bahwa lampu pijar mengonversi sekitar 90 persen dari total energi yang ada ke dalam panas saat memancar. Oleh sebab itu, dengan mengurangi penggunaan ampu pijar akan membuat perbedaan kecil dalam upaya mendinginkan rumah sambil menurunkan tagihan listrik Anda.

7. Mulai memanggang.
Sudah jelas, menggunakan oven atau kompor di cuaca terik akan membuat rumah Anda lebih panas. Dengan demikian, cobalah untuk memanggang masakan di halaman rumah. Selain bisa mengurangi panas di dalam rumah, tentu menyenangkan menikmati suasana yang berbeda saat memasak.

8. Buat perubahan jangka panjang.
Jika Anda benar-benar berkomitmen untuk tidak menggunakan AC keseluruhan, Anda dapat membuat beberapa perubahan untuk membuat rumah tetap dingin. Menggunakan kaca film, misalnya, merupakan cara cerdas karena mereka bekerja sama dengan tirai menolak cahaya matahari. Selain itu, menanam pohon di halaman atau tanaman merambat di depan jendela yang menghadap cahaya akan melindungi rumah dari sinar matahari. Cara ini efektif mengurangi jumlah panas rumah Anda. (LMC-06/dari berbagai sumber)




Legislator: Bangunan Tanpa Izin Marak di Medan

Nezar Djoeli. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 5/9 (LintasMedan) – Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, Nezar Djoeli memperkirakan bangunan yang menyalahi atau tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) cukup banyak ditemukan di Kota Medan.

“Pemerintah Kota Medan hendaknya tidak membiarkan hadirnya bangunan tanpa mengantongi IMB,” kata legislator asal daerah pemilihan Kota Medan itu kepada pers, di Medan, Rabu.

Ia mengungkapkan, bangunan yang didirikan tanpa IMB diantaranya ditemukan di kawasan ruang terbuka hijau kota (RTHK) atau biasa disebut jalur hijau di Jalan Salak Medan.

Di bekas lokasi kios-kios pedagang suku cadang bekas kendaraan bermotor tersebut kini berdiri puluhan unit bangunan bertingkat atau rumah toko (ruko) tanpa izin.

Selain di Jalan Salak, Nezar  memastikan puluhan unit ruko yang dibangun di kawasan Jalan Stasiun Belawan juga dibangun oleh oknum-oknum pengusaha tanpa IMB.

Puluhan ruko itu, menurutnya, dibangun di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang sebelumnya merupakan kawasan hunian warga.

Sebelum dialihkan ke pihak perusahaan pengembang, kata Nezar, rumah warga yang di lokasi tersebut dibongkar dengan dalih untuk area parkir PT Pelindo I (Persero).

Namun, di lahan itu telah berdiri puluhan unit ruko yang dipastikan didirikan tanpa IMB.

Saat ini, menurut Nezar, wajah Kota Medan terkesan semrawut karena jumlah bangunan yang diduga tidak memiliki IMB diperkirakan terus bertambah.

Akibatnya, lanjut politisi Partai NasDem itu, penataan ibu kota Provinsi Sumut itu semakin sulit terkendali karena pemilik bangunan seenaknya membangun tanpa memperhatikan aturan tata ruang wilayah.

“Seharusnya, Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang berwenang bertindak tegas terhadap bangunan-bangunan liar yang tidak memiliki IMB, termasuk bangunan permanen yang didirikan di jalur hijau,” ucapnya.

Ia menilai, pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) dan Satpol PP Kota Medan terkesan melakukan pembiaran terhadap puluhan bangunan ilegal yang sudah berdiri tersebut.

Padahal, lanjutnya, Kepala Dinas PKP2R Kota Medan Sampurno Pohan pernah menyatakan tidak akan mengeluarkan surat IMB terhadap setiap bangunan yang terbukti sengaja dibangun sebelum IMB-nya terbit.

Nezar menambahkan, pihaknya melalui pimpinan DPRD Sumut akan segera memanggil pejabat PT KAI Sumut dan dinas terkait untuk membahas pendirian bangunan tanpa IMB dan penyalahgunaan jalur terbuka hijau.

“Kami juga berharap pihak kepolisian dan kejaksaan setempat melakukan investigasi mengenai dugaan alih fungsi dan kepemilikan lahan milik PT KAI di Medan,” ujarnya. (LMC-02)




Wiranto: 155 Napi Teroris Menyerah Tanpa Syarat

Aparat kepolisian bersiaga di depan rumah tahanan Salemba cabang Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 10/5 (LintasMedan) – Menkopolhukam Wiranto menyebutkan sebanyak 155 narapidana dan tahanan teroris di Mako Brimob menyerah tanpa syarat setelah aparat keamanan memberikan ultimatum kepada mereka.

“Tadi kita saksikan bunyi tembakan, bom, granat air mata dan penyisiran dengan cara-cara yang dilakukan,” katanya saat memberikan keterangan resmi pemerintah di Mako Brimob, di Depok, Jabar, Kamis.

Ia menjelaskan, sebelum operasi berakhir ada 10 sisa teroris yang tidak menyerah, kemudian aparat keamanan melakukan serbuan yang dilakukan dengan saksama.

Dalam serbuan tersebut, 10 sisa teroris tersebut menyerah sehingga lengkap 155 teroris menyerah. Sementara, satu orang teroris sudah meninggal akibat tertembak pada Rabu (9/5).

Ia juga menyebutkan Polri telah mengambil kembali 30 pucuk senjata yang sempat dikuasai para teroris.

“Senjata itu bukan senjata organik militer atau kepolisian, tetapi hasil sitaan dari aparat keamanan saat operasi penanganan terorisme sebelumnya,” kata Wiranto.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan pada 07.15 WIB pihak Kepolisian RI berhasil mengambilalih Mako Brimob Kelapa Dua di Depok.

Ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam proses pengambilalihan tersebut dan Polri dalam menangani insiden itu selalu berupaya sepersuasif mungkin dan berkepala dingin.

“Saya selalu menekankan dari semua unsur untuk berkepala dingin walaupun teman-temannya menjadi korban,” kata Syafruddin.

Wakapolri juga menyebutkan bahwa kerusuhan terjadi di rutan Salemba cabang Brimob, bukan di Rutan Mako Brimob seperti diberitakan sebelumnya.

Ke Nusakambangan
Dikatakan Syafruddin, seluruh narapidana teroris yang menyandera sembilan anggota Polri di rutan cabang Salemba sekitar Kelapa Dua Depok itu selanjutnya dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah.

“Sudah dipindahkan saat ini dalam perjalanan,” kata Syafruddin.

Ia menambahkan operasi penanggulangan pembebasan sandera tidak menimbulkan korban tewas maupun luka dari pihak narapidana teroris.

Operasi penanggulangan pembebasan sandera anggota Polri itu berlangsung hampir 40 jam dengan pendekatan lunak.

Syafruddin mengapesiasi seluruh anggota Polri dan jajaran yang mampu menjalankan operasi dengan keteguhan hati, kesabaran dan kepala dingin sehingga tidak narapidana teroris yang tewas maupun terluka.

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Mabes Polri, Irjen Pol Rudi Sufriyadi menjelaskan bunyi sejumlah ledakan di sekitar Rutan Cabang Salemba Kelapa Dua Depok merupakan upaya penindakan menghancurkan ruangan yang diduga terdapat rangkaian bom dan senjata api yang sempat dikuasai narapidana.

Rudi menjelaskan para narapidana teroris itu beraktivitas selama hampir 40 jam untuk mengambil barang bukti bahan peledak sitaan yang belum sempat dipindahkan penyidik di Rutan Cabang Salemba.

Narapidana teroris sempat mengambil barang bukti berupa bahan peledak yang dirakit menjadi bom termasuk senjata api rakitan ntuk menghancurkan Rutan Cabang Salemba. (LMC-03/KC)




Launching PSMS Tanpa Kehadiran Pejabat

Foto: Ilustrasi

Medan, 21/4 (LintasMedan) – Peluncuran atau lauching tim PSMS Medan yang akan berlaga untuk musim kompetisi Liga 2 Indonesia 2017 tanpa dihadiri pejabat daerah setempat.

“Kami tidak mengetahui apa alasan para pejabat yang diundang tidak hadir dalam acara ini. Undangan sejak beberapa hari sebelumnya sudah kami sampaikan,” kata Ketua Harian PSMS Kisharianto Pasaribu kepada pers di Stadion Kebun Bunga Medan, Jumat malam.

Padahal, acara tersebut dihadiri Ketua Umum PSSI yang juga Panglima Kostrad Letjen TNI. Edy Rahmayadi.

Manajemen PSMS, kata dia, sengaja menggelar acara peluncuran tim tersebut karena ingin memperkenalkan secara resmi para pemain dan tim pelatih PSMS yang akan berjuang di Liga 2 musim kompetisi 2017.

Seharusnya, menurut Kisharianto, para pejabat yang diundang berkenan meluangkan waktu untuk menghadiri momentum peluncuran skuad PSMS yang dirangkai bersamaan dengan acara syukuran HUT ke-67 klub berjuluk ‘ayam kinantan’ itu.

Apalagi, lanjutnya, Kota Medan pernah berjaya di kancah sepakbola nasional melalui PSMS.

Diakuinya, prosesi launching tim PSMS untuk Kompetisi Liga 2 tahun 2017 dikemas dalam acara sederhana dan undangan resmi yang disebar hanya sekitar 150 lembar.

Dalam acara itu, Edy Rahmayadi yang juga pembina PSMS menginginkan klub tersebut kembali menjadi tim yang disegani di kancah sepak bola nasional dan berlaga di kasta tertinggi liga Indonesia.

“Saya ingin PSMS tahun depan sudah kembali berlaga di Liga 1. Ini mimpi saya yang tentunya harus mendapat dukungan semua pihak di Sumatera Utara,” katanya.

Karena itu, ia mengajak para suporter fanatik PSMS untuk selalu memberikan dukungan kepada tim kesayangannya dalam setiap laga yang dilakoni.

Dalam acara itu, manajemen PSMS Medan secara resmi meluncurkan jersey atau kostum terbaru yang akan digunakan tim PSMS selama menjalani Kompetisi Liga 2 Indonesia, yakni jersey latihan, home dan away.

Untuk laga kandang, PSMS akan menggunakan jersey warna hijau dan laga tandang jersey yang digunakan warna putih.

Tim PSMS asuhan pelatih Mahruzar Nasution akan melakoni laga perdana kompetisi Liga 2 Indonesia
di stadion Teladan Medan pada 23 April melawan 757 Kepri Jaya FC.

Berikut 25 nama skuat resmi PSMS musim kompetisi Liga 2 Indonesia 2017:
Kiper: Abdul Rohim, Ahmad Fauzi, dan Ali Irawan.

Belakang: Dimas Sumantri, Hardiantono, M Antoni, Derry Herlangga, Achmad Budi Hargo, Rizky Abdiansyah, M Andes Andinata, dan Dwi Chandra Rukmana.

Tengah: M Zulfikar, Suhandi, Legimin Raharjo, Fredyan Wahyu, I Wayan Eka, Choiril Hidayat, Gusti Sandria, Tri Hardiansyah, M Nur Adli, dan M Yassir.

Depan: Dimas Drajad, Willyando, Reza Fahlevi Sitorus, dan Frets Listanto Butuan. (LMC-01)




DPRD Medan: Eksekusi Indomaret Tanpa Izin

Ilustrasi - Swalayan Indomaret.  (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi – Swalayan Indomaret. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 1/2 (LintasMedan) – Komisi C DPRD Kota Medan mendesak instasi terkait di Pemko setempat agar mengeksusi usaha perdagangan Indomaret yang beroperasi tanpa izin di wilayah itu.

“Tindakan tegas bagi kegiatan usaha yang tidak memiliki izin harus dilakukan, termasuk terhadap Indomaret,” kata anggota DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan, dalam rapat dengar pendapat dengan pimpinan manajemen Indomaret, di Medan, Senin.

Menurut dia, keberadaan sejumlah unit usaha Indomaret tanpa dilengkapi surat izin gangguan (HO) dan izin usaha perdagangan wajar ditertibkan karena selain merugikan daerah juga meresahkan para pedagang tradisional di Medan.

Oleh karena itu, lanjutnya, instansi terkait di lingkungan Pemko Medan wajib menutup setiap lokasi usaha perdagangan Indomaret yang terbukti ilegal tersebut.

Penertiban terhadap kegiatan usaha swalayan mini itu, menurut dia, merupakan pembelajaran bagi pemilik usaha lain yang tidak taat peraturan.

“Sama halnya pedagang kaki lima yang ditertibkan karena melanggar izin dan tetap ditertibkan,” ucap Boydo.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan Zulkifli Lubis, memperkirakan jumlah gerai Indomaret yang beroperasi tanpa izin terus bertambah.

“Kami menilai pihak Indomaret tidak memiliki niat baik untuk pengurusan izin. Terbukti gerai Indomaret yang tidak memiliki izin semakin bertambah,” ujarnya.

Dari sisi penerimaan retribusi izin usaha, ia memperkirakan Pemko Medan kehilangan pendapatan asli daerah sekitar Rp1 miliar dari keberadaan mini market ilegal tersebut.

Sementara itu, pimpinan manajemen Indomaret di Medan Roy Panggabean, membenarkan sekitar 250 unit gerai Indomaret di ibu kota Provinsi Sumut itu beroperasi tanpa izin dan keberadaan lokasi usahanya tidak sesuai peruntukan. (LMC-02)




Erry : Lelang Jabatan di Pemprov Sumut Tanpa Biaya

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Sekda Prov Sumut Hasban Rotonga.(Foto:LintasMedan/ist)

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Sekda Prov Sumut Hasban Ritonga.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 4/1 (LintasMedan) – Plt Gubernur Sumut Erry Nuradi menyampaikan pihaknya akan melelang semua jabatan eselon II mulai dari asisten, staf ahli, kepala badan dan kepala dinas di jajaran Pemprov Sumut. Proses lelang ditargetkan tuntas akhir Januari 2016.

Secara garis besar dia menggambarkan proses lelang terbuka untuk semua aparat Pemprov Sumut dan pihak panitia seleksi akan mengusulkan tiga nama untuk dipertimbangkan dan diajukan kepada Menteri Dalam Negeri.

“Proses lelang dilakukan secara objektif dan tidak ada biaya apa pun. Kepada semua pihak diingatkan jangan percaya calo atau siapa pun yang mengaku dapat mengurus dalam lelang jabatan ini,” tegas Erry kepada wartawan, Senin.

Dia juga mengingatkan jika ada pihak yang mengaku orangnya Plt Gubernur dan menjanjikan dapat mengurus kelulusan dengan memberikan imbalan tertentu agar jangan dipercaya.

“Kita ingin mendapatkan pejabat yang benar-benar berkompeten,” ujarnya.

Erry juga mengaku membuka peluang bagi pejabat yang merasa sanggup mengikuti proses lelang dan memiliki kompetensi.

“Silahkan ikut kembali mendaftar dan bersainglah dengan yang lain,” tuturnya usai memimpin Rakor awal tahun dengan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sementara panitia seleksi (Pansel) dalam proses lelang jabatan tersebut, kata Erry telah terbentuk yakni Sekdaprov Sumut Hasban Ritonga, Kepala Bappeda Arsyad Lubis, kepala badan Promosi Purnama Dewi, salah satu assisten, Prof Marlon Sihombing dan Prof Irmawati Psikolog dari akademisi serta H Mukhyan Tambuse dan RE Nainggolan dari unsur masyarakat.(LMC-03)




Jepang Desain Taksi Tanpa Pengemudi

Taxi Robot.(Foto:LintasMedan/int)

Jakarta, 4/11 (LintasMedan) – Bisa dibilang, Jepang adalah negara masa depan. Karena semua yang futuristik bisa diciptakan di sini. Yang paling baru, akan ada taksi robot!

Robot tak hanya bisa mengambilkan air minum atau menjadi anjing yang lucu saja. Karena Jepang tengah mengembangkan teknologi yang lebih masiv yaitu taksi robot.

Terobosannya ini menarik perhatian beragam media, seperti ditelusuri detikTravel, Rabu (4/11/2015). Quartz memberitakan, taksi robot ini akan beroperasi di banyak kota di Jepang pada tahun 2020. Sedangkan Daily Mail memberitakan, taksi robot ini akan coba diluncurkan di Fujisawa pada Maret 2016.

Seperti namanya yaitu Robot Taxi, tidak ada pengemudi di dalam mobil. Hanya ada penumpang dan mereka bisa menentukan tujuan dengan alat yang tersedia.

Jepang tidak membuat mobil baru yang khusus untuk menjadi Robot Taxis. Mereka hanya akan menambahkan alat pengemudi otomatis ke dalam mobil yang sudah tersedia.

Selain lebih modern, taksi jenis ini bisa menawarkan harga yang lebih murah. Karena biaya untuk pengemudi bisa dipotong karena mereka robot.

Diharapkan taksi robot ini bisa beroperasi di banyak kota pada tahun 2020. Bertepatan dengan digelarnya Olimpiade di Tokyo pada tahun yang sama.(LMC/Dtc)




Kawasan Tanpa Rokok

Sejumlah remaja memperlihatkan spanduk larangan merokok di sela kegiatan “Car Free Day”,  di Jalan Sudirman Medan, Minggu (14/6). Pemko Medan mensosialisasikan larangan merokok di sejumlah kawasan publik sebagai implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).  (Foto: LintasMedan/ist)