Home / Sumut / Wagirin: Legislatif dan Tokoh Masyarakat Siap Berjuang “Golkan” Jalan Tol

Wagirin: Legislatif dan Tokoh Masyarakat Siap Berjuang “Golkan” Jalan Tol

image_pdfimage_print
  1. Medan, 27/3 (LintasMedan) – Sedikitnya 15  Ormas (organisasi Masyarakat) Karo yang dikordinir ICK (Ikatan Cendikiawan Karo) Sumut menyerahkan pernyataan sikap berupa desakan  pembangunan jalan tol Medan – Berastagi ke DPRD Sumut, untuk diperjuangkan secara maksimal kepada pemerintah pusat.

Pernyataan 15 Ormas Karo itu diserahkan oleh Ketua ICK Budi D Sinulingga didampingi Ketua HMKI (Himpunan Masyarakat Karo Indonesia) Sumut Ruben Tarigan, Ketua HMKI Karo Paham Ginting, Ketua DPP PMS (Pemuda Merga Silima) Bengkel Ginting kepada Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman didampingi Ketua F-PDI Perjuangan Baskami Ginting dan Bendahara FP Demokrat Layari Sinukaban, Rabu (27/3) di DPRD Sumut.

Selain itu, ikut juga Ketua Ormas Karo dari DPW KAMKA (Keluarga Besar Muslim Karo) Sumut Sya’ad Affuddin Sembiring, Ketua IAMAKA  USU  (Ikatan   Alumni   Mahasiswa   Karo  Universitas   Sumatera Utara) Salman Ginting, Ketua  DPP Makamulia (Masyarakat Karo Muslim Indonesia) Suyato Daris Tarigan, Ketua DPP Barisan Pemuda Karo Indonesia Jesayas Tarigan,  Ketua  Fokus Berastagi  Jhon Modal Pencawan, Ketua PBWS (Persatuan Warga Berastagi Sejagat) Darwin Tarigan dan Ketua FK3 ( Forum Kita Kalak Karo )

Pernyataan sikap dan usulan berupa desakan yang sebelumnya dirumuskan di DPRD Sumut yang difasilitasi F-PDI Perjuangan ini terdiri dari beberapa poin, yang intinya sangat berharap kepada lembaga legislatif untuk memperjuangkan pembangunan jalan tol Medan- Berastagi dalam tempo yang sesingkat-seingkatnya, untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas jalur Medan – Berastagi yang semakin parah.
“Kami masyarakat Karo yang diwakili 15 Ormas Karo sangat berharap kepada lembaga legislatif agar jangan pernah bosan menuntut pemerintah pusat tentang rencana pembangunan jalan tol Medan – Berastagi ini dimasukkan dalam RPJMNAS (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2019-2024,” ujar Budi Sinulingga.

Dijelaskan Budi, selama ini  program pemerintah tentang pembangunan infrastruktur di Sumut, masih terjadi ketimpangan   antara   kawasan   Selatan

Danau Toba dengan kawasan Utara Danau Toba (seperti Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan Samosir) yang terkesan minim pembangunan.

          “Misalnya Jalan Medan-Berastagi yang kondisinya sangat tidak layak, tanjakan yang tajam dan jari lengkung yang ekstrim sehingga  mobil kerap terbalik dan jalan  sering longsor, mengakibatkan terjadinya   kemacetan   hingga 6 sampai 10 jam, diperkirakan menimbulkan kerugian Rp3 miliar setiap terjadi kemacetan,” katanya.

          Perlu diketahui, katanya,  jalan Medan – Brastagi bukan hanya melayani 5

Kabupaten di Sumut (Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir dan Humbang Hasundutan). Tapi  ada juga sejumlah kabupaten di wilayah Provinsi Aceh yang jumlah penduduknya mencapai 2 juta jiwa lebih.

          “Jika kondisi jalan ini tetap dipertahankan, dikuatirkan akan terjadi perpindahan  minat turis dari kawasan Utara   Danau Toba ke kawasan

Selatan, komoditi    pertanian   maupun   agroindustri   dari   Karo   dan

kabupaten   sekitarnya akan   memiliki   daya   saing   yang   rendah,   karena

biaya   transportasi   mahal   atau   bahkan   ada   yang   busuk,” katanya.

                                      Siap Golkan

          Menanggapi desakan 15 Ormas Karo tersebut, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman didampingi Baskami Ginting dan Layari Sinukaban menyatakan kesiapannya untuk berjuang secara maksimal  “menggolkan” pembangunan jalan tol Medan – Berastagi, agar kemacetan dapat segera teratasi.

          Apalagi Presiden Jokowi telah memberikan “angin” segar kepada masyarakat Karo pada pertemuan silaturahmi dengan Pemred media cetak terbitan Medan baru-baru ini yang secara tegas menyatakan akan membangun infrastruktur jalan tol tersebut.

          “Kami di DPRD Sumut ini tidak hanya mendukung, tapi akan berjuang secara maksimal untuk merealisasikan pembangunan jalan tol ini dan kita yakin Presiden Jokowi akan menyahuti aspirasi masyarakat,” ujar Wagirin sembari mengajak para tokoh-tokoh Karo untuk tetap bersama lembaga legislatif mendesak pemerintah pusat, guna menuntut pembangunan jalan tol tersebut.(LMC-01)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey