Home / Headline / Walikota Medan Apresiasi PT Pegadaian Dirikan Bank Sampah

Walikota Medan Apresiasi PT Pegadaian Dirikan Bank Sampah

image_pdfimage_print


Walikota Medan H.T. Dzulmi Eldin disaksikan Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan Hakim Setiawan (kiri), menandatangani prasasti pada acara peresmian bank sampah dan Taman The Gade Clean & Gold di Jalan Bromo Gang Kurnia, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kamis (27/12). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 27/12 (LintasMedan) – Walikota Medan H.T. Dzulmi Eldin mengapresiasi kebijakan PT Pegadaian (Persero) mendirikan bank sampah dan Taman The Gade Clean & Gold di Jalan Bromo Gang Kurnia, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.

“Mendirikan bank sampah merupakan kebijakan sangat positif dalam membangun kepedulian masyarakat agar dapat memanfaatkan sampah sehingga bernilai ekonomis,” kata Eldin pada acara peresmian bank sampah dan Taman The Gade Clean & Gold yang didirikan PT Pegadaian, di Medan, Kamis.

Menurut dia, bank sampah merupakan salah satu solusi untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah oleh masyarakat, sebelum didistribusikan ke tempat pembuangan akhir.

Sampah organik, misalnya, dapat diolah kembali menjadi pupuk kompos yang berguna bagi petani untuk menyuburkan tanah.

Sedangkan sampah anorganik berupa kertas, plastik, kain dan kaleng bekas dapat dibuat berbagai kerajinan tangan tentunya melalui tangan-tangan kreatif para pegiat bank sampah.

Dengan demikian, sampah-sampah yang awalnya tidak berguna dan menumpuk di tempat sampah ataupun tempat pembuangan akhir bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Oleh karena itu, kata Walikota, mendirikan bank sampah adalah salah satu langkah yang tepat untuk dilakukan, karena di tempat ini sampah sudah dipilah menurut jenisnya dan cara seperti ini sangat efektif untuk mengurangi volume sampah yang kian hari semakin meningkat

Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan, lanjutnya, akan terus mendorong pendirian bank sampah sebagai inovasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus membantu pemerintah mengurangi volume sampah.

Disebutkannya, pembentukan bank sampah mengacu pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan/ Kebersihan di Kota Medan.

Selain itu, pembentukan bank sampah ini juga terkait dengan adanya peningkatan volume sampah.

“Mari kita ambil manfaat sampah ini dengan berpedoman pada istilah “from trash to cash” pengembangan bank sampah ini nantinya harus menjadi “milestone” perwujudan pembangunan yang mengentaskan kemiskinan serta pembangunan yang mampu menciptakan peluang kerja, dan pembangunan yang melindungi dan melestarikan lingkungan hidup,” ujar Walikota.

Acara peresmian bank sampah dan Taman The Gade Clean & Gold turut dihadiri, Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan Hakim Setiawan, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan H.M Husni, dan segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. (LMC-03)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey