Home / Medan / Walikota Medan Apresiasi Tawaran UPBJJ-UT Sertifikasi Guru PAUD

Walikota Medan Apresiasi Tawaran UPBJJ-UT Sertifikasi Guru PAUD

image_pdfimage_print

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin saat menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Medan Sondang P Pakpahan beserta staf, di rumah dinas walikota Jalan Sudirman Medan, Jumat (18/1). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 18/1 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin mengapresiasi tawaran Universitas Terbuka (UT) mensertifikasi para guru muda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah itu melalui Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ).

“Tawaran itu sangat membantu dalam upaya meningkat mutu dan kualitas guru PAUD di Kota Medan,” katanya saat menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Medan, Sondang P Pakpahan di Medan, Jumat (18/1).

Disebutkannya, jumlah guru PAUD di Kota Medan mencapai 3.000 orang lebih dan banyak diantaranya yang masih lulusan SLTA.

Oleh karena itu, Walikota meminta Plt Kadis Pendidikan Kota Medan Marasutan agar mendata secara rinci jumlah guru PAUD di Medan, terutama yang belum memiliki ijazah S1 dan tidak memiliki sertifikat.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan setempat agar mengupayakan bantuan untuk membantu guru-guru PAUD agar dapat mengikuti program sertifikat sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kita berharap agar guru PAUD dapat mengikuti program sertifikat ini sehingga nantinya berdampak dengan siswa PAUD yang mereka ajarkan,” kata Eldin.

Sebelumnya, Kepala (UPBJJ) Universitas Terbuka Medan Sondang P Pakpahan menjelaskan, UT dipercayakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD Dikmas) untuk membuka program pelatihan kepada guru muda pendamping PAUD selama 6 bulan.

“Ada 7.100 guru pendamping muda PAUD yang akan mendapatkan program itu dari 39 UPBJJ di seluruh Indonesia, termasuk Kota Medan,” ujarnya.

Biaya untuk mengikuti program sertifikasi guru PAUD adalah sebesar Rp4.500.000 dan dari jumlah tersebut, Dirjen PAUD Dikmas memberikan bantuan sebesar Rp2.200.000.

Sedangkan, sisanya sebesar Rp2.300.000 bisa swadana dari guru muda pendamping PAUD yang mengikuti program tersebut.

“Untuk Kota Medan, kemungkinan kita mendapat kuota untuk 300 orang. Jumlah ini bisa bertambah, tergantung daerah lain. Apabila daerah lain kurang dalam mengirimkan peserta, tentunya kuota untuk Kota Medan akan ditambah lagi,” kata Sondang.

Usai mengikuti program sertifikat selama 6 bulan, kata dia, guru muda pendamping PAUD akan mengikuti uji kompetensi.

Apabila lulus uji kompetensi, mereka dapat meneruskan pendidikan S-1 dan langsung duduk di semester 3. Jika tidak melanjutkan kuliah S1, mereka telah memiliki sertifikat untuk bisa mengajar PAUD,” paparnya.

Ia menambahkan, PAUD sekarang telah diakreditasi sehingga PAUD yang terakreditasi dengan baik harus memiliki guru-guru yang telah memiliki sertifikat dan lulus uji kompetensi.

“Jadi apabila guru-gurunya tidak memiliki sertifikat, maka PAUD bersangkutan tidak akan terakreditasi. Selain memiliki sertifikat, guru-guru PAUD juga harus lulusan S1 PAUD sehingga bisa terakreditasi,” kata Sondang. (LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey