Home / Headline / Warga Medan Diajak Dukung Kampanye Imunisasi Campak MR

Warga Medan Diajak Dukung Kampanye Imunisasi Campak MR

image_pdfimage_print

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin bersama pimpinan organisasi perangkat daerah dan pimpinan pengurus MUI Kota Medan menandatangani komitmen bersama untuk pencapaian target 95 persen imunisasi MR di sela pertemuan evaluasi kampanye Imunisasi MR di Medan, Senin (10/9). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 10/9 (LintasMedan) – Walikota Medan, H.T Dzulmi Eldin mengajak warga di daerahnya ikut mendukung kampanye imunisasi campak measles rubella (MR) dalam upaya memutus transmisi penularan virus campak MR di tengah masyaraka

“Saya mengajak semua elemen masyarakat di Kota Medan untuk ikut serta berperan aktif mendukung kampanye imunisasi measles rubella,” katanya saat membuka pertemuan evaluasi kampanye Imunisasi MR di Medan, Senin (10/9).

Dalam kesempatan tersebut Walikota Medan bersama pimpinan organisasi perangkat daerah dan Ketua MUI setempat menandatangani komitmen bersama untuk pencapaian 95 persen imunisasi MR di Kota Medan.

Disebutkannya, pengendalian penyakit campak MR merupakan program nasional yang ditargetkan pada 2020, Indonesia bebas dari penyakit tersebut.

Sasaran imunisasi MR ditujukan bagi anak berusia 9-15 tahun agar terhindar dari virus yang rentan menyerang saraf pada anak-anak.

Eldin menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah mencanangkan kampanye Imunisasi Measles Rubella sejak 1 Agustus 2018

Namun, diakuinya, hingga saat ini belum mencapai target.

Pemberian imunisasi MR yang selama ini dilakukan di sekolah dan puskesmas masih jauh dari target, yaitu 38 persen.

Seharusnya, menurut Eldin, sudah mencapi sekitar 75 persen dari total sasaran 585.641 anak di Kota Medan.

Untuk itu, pihaknya berharap pada September 2018 bisa mencapai target 95 persen.

“Maksimalkan sumber daya yang ada untuk pencapaian program nasional ini,” kata Walikota.

Pemko Medan telah pula berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella/kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan (Congenital Rubella Syndrome) pada tahun 2020.

Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengkampanyekan Gerakan Imunisasi Measles Rubella dengan target 95 Persen guna memutus transmisi penularan virus campak dan Rubella di tengah masyarakat.

Dia juga minta Dinas Pendidikan, Kepala Puskesmas dan camat se Kota Medan agar lebih gencar melaksanakan kampanye imunisasi MR.

“Lakukan sosialisasi dan berikan pemahaman kepada sekolah, orang tua dan masyarakat tentang imunisasi Measles Rubella,” ujarnya.

Khusus kepada Dinas Pendidikan Kota Medan, Wlikota minta agar OPD tersebut memastikan siswa dan siswi seluruh sekolah di daerah itu telah diimunisasi MR.

Sedangkan kepada seluruh Kepala Puskesmas, Eldin minta agar melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi warga untuk memberikan pemahaman tentang manfaat imunisasi MR tersebut.

Pertemuan yang digelar Dinas Kesehatan Medan itu turut dihadiri Perwakilan Unicef Indonesia Dita Ramadona, Perwakilan WHO, dr Sweet Si, Kakankemenag Kota Medan, Al Ahyu, Kadis Kominfo Zain Noval dan Kadis Sosial Endar Sutan Lubis.

Selain itu hadir juga para orang tua yang anaknya terkena virus Measles Rubella. (LMC-04)

About Lintas Medan

Leave a Reply

Kelvin Benjamin Jersey