Home / Nasional / Menteri Susi Digugat Rp1 Triliun

Menteri Susi Digugat Rp1 Triliun

Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti

Jakarta, 16/6 (LintasMedan) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku tak bisa berbuat banyak terhadap Kapal MV Hai Fa yang akhirnya dilepas.

Bahkan, saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa, Susi memaparkan bahwa dirinya balik digugat sebesar Rp 1 triliun, oleh pemilik kapal penampung ikan terbesar yang pernah ditangkap aparat keamanan Indonesia itu.

“Kapal Hai Fa sudah pergi, saya tidak bisa apa-apa tinggal tuntutan mereka menuntut saya karena tidak beroperasi sebesar Rp 1 triliun ” ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, tuntutan ganti rugi yang dilayangkan kepadanya itu karena pemilik Kapal MV Hai Fa mengaku merugi karena kapalnya ditahan di Indonesia.

Pada April lalu, Susi pun diadukan ke Badan Reserse Kriminal Polri oleh kuasa hukum pemilik Kapal MV Hai Fa itu.

Pada kesempatan itu, Susi kembali menuturkan kekecewaannya kepada penegak hukum yang hanya menghukum denda nahkoda Kapal MV Hal Fa sebesar Rp200 juta.
Menurut dia, vonis hakim pengadilan perikanan Ambon itu cermin belum adanya pemahaman pentingnya penindakan tegas bagi para pelaku illegal fishing.

Tak cuma kecewa dengan dilepaskannya Kapal MV Hai Fa, Susi pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap vonis ringan 5 kapal asal Tiongkok yang dinilainya melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.

Hakim di Pengadilan Perikanan Ambon hanya menjatuhi denda Rp100 juta kepada 5 kapal tersebut.

“Dan bila contoh ini (MV Hai Fa) nyuri 1.000 ton ikan hanya denda Rp200 juta. Lalu 5 kapal lagi ada yang kita tangkap dihari yang sama dan itupun didenda Rp 100 juta saja. Padahal isinya (ikan yang ditangkap) sudah Rp6 miliar. Saya butuh dukungan media dan anggota dewan. Saya sudah kerja sampai titik kewenangan saya,” kata Susi.

Sebelumnya diberitakan, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap Kapal MV Hai Fa milik warga negara Singapura bernama Chankid.

Tim menangkap kapal beserta awak lantaran mereka diduga mencuri ikan di perairan Indonesia.

Kapal itu diduga sudah tujuh kali beraksi di Indonesia sehingga diperkirakan merugikan negara sebesar Rp70 miliar.

Namun, majelis hakim pengadilan perikanan di Pengadilan Negeri Ambon memutuskan, kapal Hai Fa harus dikembalikan kepada pemiliknya dan ganjaran denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan kepada nahkoda. (LMC-01/KC)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey