Home / Peristiwa / Mahasiswa Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Dugaan Penyalahgunaan DAK Disdik Madina

Mahasiswa Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Dugaan Penyalahgunaan DAK Disdik Madina

Mahasiswa kembali melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan, Kamis (29/4) terkait dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di lingkungan Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina).(Foto:LintasMedan/irwan Arifianto)

Madina, 29/4 (LintasMedan) – Lambannya proses hukum dalam menetapkan tersangka penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di lingkungan Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), sejumlah mahasiswa kembali melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan, Kamis (29/4).

Aksi dilakukan di dua tempat yang berbeda secara bersamaan yakni, di depan gedung Kejatisu Medan dan Kejari Madina. Mereka menilai penegak hukum tidak serius dalam penanganan kasus tersebut yang diduga telah merugikan negara belasan milyar.

Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan (Koman Koran) menuntut Kepala Dinas Pendidikan Madina Gong Matua dan Kabid Dikdas Andre Siregar segera ditetapkan sebagai tersangka.

Taufik Pulungan, Orator Aksi mengatakan pengelolaan DAK Disdik Madina Tahun 2020 terindikasi ada tindak pidana korupsi dan praktik pelanggaran hukum lainnya. Mereka menuntut Kejaksaan segera bersikap karena dokumen pelaporan dan bukti awal telah diserahkan.

Orasi ini pun kembali direspon Kejatisu melalui Staf Penkum Jackson Lumbanbatu, Kejatisu mengundang pengunjuk rasa untuk hadir pada Jumat (30/4) untuk menggelar pertemuan dengan tim jaksa yang menangani kasus tersebut.

Ditanganinya kasus ini oleh Kejatisu, Kanit Intel Kejari Madina Aditya pun berujar di hadapan para mahasiswa yang berorasi mengatakan Kejari Madina sudah tidak lagi berhak memproses kasus tersebut.(LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey