Home / Headline / Aparat di Sumut Putar Balik Ribuan Kenderaan Pemudik

Aparat di Sumut Putar Balik Ribuan Kenderaan Pemudik

Foto:LintasMedan/ist

Medan, 14/5 (LintasMedan) – Petugas gabungan yang berjaga selama 24 jam secara bergantian di sejumlah posko di Sumut, akhirnya memaksa memutar balik ribuan kenderaan warga yang coba-coba melakukan mudik lebaran.

Sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba 2021 hingga hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 H, jenis kendaraan roda empat terbanyak yang diputar balik saat melintas di pos-pos penjagaan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, berdasarkan data Operasi Ketupat Toba mulai tanggal 6 hingga 13 Mei 2021, jumlah sepeda motor yang diputar balik sebanyak 1499 unit. Sedangkan mobil penumpang sebanyak 2402 unit.

“Paling banyak terjaring dan dipaksa putar balik di wilayah Deli Serdang,” katanya, Jumat (14/5).

Sementara itu untuk kategori mobil barang yang dipaksa putar balik sebanyak 503 unit. “Kendaraan khusus yang kita putar balik sebanyak 207 unit,” aku dia.

Selama berjalannya Operasi Ketupat Toba 2021, petugas yang berjaga di pos penyekatan maupun pos pengamanan juga telah melakukan test antigent terhadap pengendara. Namun dari hasil pemeriksaan itu, tidak ada pengendara yang dinyatakan positif Covid-19.

“Ada 773 pengendara yang idlakukan test antigent dan hasilnya semua negatif,” sebut dia.

Begitu juga pemeriksaan penumpang di bandara, terminal dan pelabuhan yang ada di Provinsi Sumatera Utara, petugas tidak ada mendapatkan hasil positif covid-19. “Kita juga lakukan cek rapid antigent terhadap penumpang, tapi tidak ditemukan hasil positif,” ujarnya.

Periksa Angkutan Umum dan Kendaraan Pribadi Masuk Kota Medan

Sementara itu, hingga hari ini sejumlah petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan umum dan pribadi yang memasuki wilayah Medan.

Pemeriksaan ini dilakukan bertepatan dengan diberlakukanya penyekatan kendaraan yang memasuki kota Medan melalui jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan.

Rata-rata kendaran yang diberhentikan oleh petugas berasal dari Tanah Karo. Penyekatan ini sendiri bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang ingin memasuki kota Medan pada saat hari raya Idul Fitri 1442H, sekaligus upaya mencegah penyebaran covid-19 di Kota Medan.

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Dinas Kominfo Kota Medan, BPBD Kota Medan dan dibantu aparatur TNI dan Polri ini memeriksa setiap kendaraan yang akan memasuki kota Medan.
Petugas juga menanyakan maksud dan tujuan ke Kota Medan sembari diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, masyarakat yang akan memasuki kota Medan juga diwajibkan untuk melakukan swab test di tenda yang telah disediakan. Bagi mereka yang hasil swabnya negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan, sedangkan bagi yang hasilnya positif akan dirujuk ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.(LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey