Home / Sumut / Gubernur Sumut Minta Evakuasi Korban Longsor Batangtoru Lebih Optimal

Gubernur Sumut Minta Evakuasi Korban Longsor Batangtoru Lebih Optimal

Petugas gabungan dari TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan melakukan pencairan terhadap korban yang tertimbun tanah longsor di sekitar areal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (30/4). (Foto: LintasMedan/BNPB)

Tapanuli Selatan, 2/5 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta upaya evakuasi korban tanah longsor di sekitar areal proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, Desa Marancar Godang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dilakukan lebih optimal dan terpadu.

“Evakuasi korban harus kita lakukan lebih optimal dan terpadu, dengan harapan seluruh korban hilang dapat segera ditemukan seluruhnya,” katanya di sela meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Marancar Godang, Kecamatan Batangtoru, Minggu (2/5).

Gubernur melakukan peninjauan ke lokasi tanah longsor tersebut bersama Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, dan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut M Mahfullah Pratama Daulay.

Edy meminta kepada tim gabungan penanganan bencana tanah longsor Batang Toru agar mengerahkan seluruh potensi yang ada dan melibatkan berbagai pihak yang terkait, namun tetap memperhatikan keselamatan karena kondisi lokasi bencana masih rawan.

“Upaya pencarian korban akan terus dilakukan. Dan dalam kondisi berpuasa agar kita tetap bersabar dan tawakal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Edy memimpin doa bersama untuk keselamatan korban dan petugas dalam upaya evakuasi korban longsor yang masih belum ditemukan.

Plt Kepala BPBD Sumut M Mahfullah Pratama Daulay, menjelaskan bahwa banjir dan longsor melanda sekitar kawasan proyek PLTA Batangtoru, pada Kamis (29/4) sekitar pukul 14.00 WIB, setelah terjadi hujan deras dengan intesitas tinggi disertai angin kencang.

Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB, terjadi banjir lumpur dan tanah longsor di sekitar areal proyek PLTA Batangtoru di Desa Marancar Godang.

Ia menambahkan, upaya penanganan hingga kini terus dilakukan secara terpadu oleh para petugas dari BPBD Provinsi Sumut, Kodim 0212, Polres Tapsel, BPBD Tapsel, Dinas Sosial dan Kantor SAR Medan serta berbagai pihak terkait lainnya. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey