Home / Headline / Gubernur Sumut Ingatkan RS Siapkan 30 Persen Ruang Isolasi COVID-19

Gubernur Sumut Ingatkan RS Siapkan 30 Persen Ruang Isolasi COVID-19

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) meninjau fasilitas medik usai meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Mahkota Bidadari di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (8/6). (Foto: LintasMedan/Diskominfo Sumut)

Langkat, 8/6 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, mengingatkan kepada seluruh rumah sakit (RS) agar menambah kapasitas tempat tidur minimal sebanyak 30 persen dari yang ada saat ini untuk ruang isolasi pasien COVID-19.

“Seluruh rumah sakit di Sumatera Utara agar menyiapkan 30 persen dari total ruang yang tersedia untuk ruang isolasi pasien COVID-19,” katanya saat menyampaikan kata sambutan pada acara peresmian Rumah Sakit Umum (RSU) Mahkota Bidadari di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (8/6).

Menurut dia, ketersediaan ruang isolasi di setiap rumah sakit sangat dibutuhkan agar masyarakat yang terjangkit virus corona dapat ditangani dengan baik.

Dalam acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Langkat Syah Afandin dan tokoh masyarakat Sumut Syamsul Arifin itu, Gubernur menyatakan Gubernur mengapresiasi setiap rumah sakit yang telah menyediakan ruang isolasi untuk pasien Covid-19.

“Saya mengapresiasi rumah sakit yang telah menyediakan ruang isolasi, kondisi kita saat ini memerlukan ruangan isolasi, kita perlu tempat berteduhnya rakyat yang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Edy juga mengingatkan kepada seluruh pengelola rumah sakit di Sumut agar melakukan tindakan yang benar, serta tepat menjaga semangat dan tenaga dalam penanganan terhadap pasien CCOVID-19.

“Lakukan perawatan yang benar, sehingga perawatan pasien COVID-19 dapat dilakukan dengan efektif dan efisien,” katanya.

Khusus kepada masyarakat di Sumut, Gubernur meminta tetap dan terus menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Menurut dia, di Sumut masih banyak warga yang tidak mematuhi prokes dan mengabaikan bahaya COVID-19 yang hingga saat ini belum diketahui kapan berakhir.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Mahkota Bidadari Firmansyah, menjelaskan, rumah sakit yang dipimpinnya tersebut telah menyediakan 50 persen atau sebanyak 100 tempat tidur untuk pasien COVID-19.

“Harapan kami rumah sakit ini dapat menjalani kerja sama dengan seluruh pihak, ” ujar dia.

Disebutkan, RSU Mahkota Bidadari memiliki izin tipe C dibangun sejak Juni 2020, di atas lahan sekitar satu hektare dengan luas bangunan 4.500 meter persegi.

RSU ini memliki 10 poliklinik dan tempat tidur sebanyak 200 unit.

Salah seorang warga Kecamatan Gebang, Syafii Umar mengungkapkan, kehadiran RSU Mahkota Bidadari akan sangat membantu warga sekitar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey