Home / Headline / Ketua PSI Sumut Ajak Milenial Terlibat Aktif dalam Politik

Ketua PSI Sumut Ajak Milenial Terlibat Aktif dalam Politik

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumut Nezar Djoeli menyampaikan kata sambutan dalam acara ‘kopi darat’ pengurus dan kader dan simpatisan PSI se Sumut, di Medan, Selasa (15/6). Acara tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti (kanan). (Foto: LintasMedan/Irma)

Medan, 15/6 (LintasMedan) – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara (Sumut) Nezar Djoeli mengajak kalangan milenial di daerah itu agar terlibat dalam politik untuk mewujudkan proses percepatan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Generasi milenial adalah kelompok yang berpikir dengan kritis dan penuh inspirasi, sehingga dibutuhkan untuk membuat suatu perubahan ke arah lebih,” katanya pada acara ‘kopi darat’ DPD PSI Kota Medan, Selasa (15/6).

Dalam acara yang turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti tersebut, Nezar menekankan bahwa PSI merupakan salah satu wadah yang tepat bagi kalangan milenial untuk berpartisipasi aktif di kancah politik.

Keberadaan politisi muda di tubuh partai yang didirikan pada 16 November 2014 itu, menurut dia, diyakini akan membawa harapan baru bagi kaum milenial karena PSI bukan partai oligarki.

Ia memastikan bahwa PSI tidak dipimpin dengan gaya kepemimpinan yang berpusat pada segelintir orang.

“PSI menolak oligarki politik yakni menyiapkan anak-cucu menjadi penguasa dengan menghalangi orang-orang lain yang sebenarnya lebih berkualitas, karena cara tersebut mencederai demokrasi di Indonesia,” kata Nezar.

Karena itu, pihaknya senantiasa membuka kesempatan kepada generasi milenial yang memiliki visi, misi, integritas, edukatif, tata krama di tengah masyarakat untuk bergabung ke PSI.

“Persiapkan diri kalian, untuk menjadi sebuah generasi yang baru. Hanya diri sendiri yang menciptakan tokoh bagi dirinya sendiri,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, dalam perjalanan partai politik guna mencapai kekuasaan dan kepentingan, maka harus melalui tahapan yaitu verifikasi, pemilihan calon legislatif, dipilih dan jadi pemenang.

Terkait dengan upaya memenuhi persyaratan administrasi untuk verifikasi parpol, kata Nezar, PSI Sumut mulai menerapkan sistem birokrasi berbasis IT agar lebih efisien.

Disebutkannya, PSI di Sumut saat ini sudah terverifikasi di 22 kabupaten/kota dan beberapa daerah lainnya segera menyusul.

Sebelumnya, Plt Sekjen PSI Dea Tunggaesti mengajak para kader PSI di Sumut untuk bekerja keras melayani masyarakat.

“Manfaatkan talenta kita untuk kerja keras melayani masyarakat, saya yakin semua orang punya kelebihan dan passion masing-masing yang bisa dikembangkan untuk membantu masyarakat. Saya minta ini diwujudkan,” katanya.

Dea juga meminta kader PSI di Sumut agar mengedepankan soliditas dalam melayani masyarakat.

“Jangan pelihara hal-hal buruk di antara kita, sehingga bisa dimanfaatkan orang untuk memecahbelah kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kabar baik PSI tentang hasil survei lembaga independen yang memperlihatkan tren kenaikan elektabilitas PSI, yakni diantara 5,5 sampai 6 persen.

Tren positif tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap PSI meningkat.

Pertemuan para pengurus dan kader PSI se Sumut yang dikemas dalam acara bertajuk ‘kopi darat’ tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Medan dari PSI Renville Napitupulu serta Erwin Siahaan dan Ketua Bappilu PSI Sumut Muhri Fauzi Hafiz. (LMC-02)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey