Home / Sumut / Security PT KAP Bersikap Lebih Terbuka ke Warga

Security PT KAP Bersikap Lebih Terbuka ke Warga

Foto:LintasMedan/ist

Madina, 9/6 (LintasMedan) – PT Karisma Adiguna Perkasa (KAP), perusahaan pengadaan tenaga security yang merupakan sub kontraktor PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) membuat kebijakan baru yang lebih humanis, Rabu (9/6).

Kebijakan manajemen perusahaan itu menjadi sorotan tatkala para security memperlakukan masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja panas bumi dengan santun. Mereka bersosialisasi, mengedukasi dan kegiatan-kegiatan perusahaan pun diinformasikan dengan baik.

Momen ini berlangsung saat para security melakukan sweeping untuk memastikan warga tidak berada di radius 300 meter dari lokasi kegiatan pembukaan sumur (Welltest).

Muhammad Ali Siregar, seorang security bersama rekannya yang ditugaskan dalam menetralisir lokasi direspon positif oleh warga setempat karena sikap mereka yang ramah.

Ketika itu seorang wanita tua sedang berada di ladang. Ali menemuinya, sembari berbincang-bincang dan menginformasikan kegiatan tersebut. Wanita tua itu pun memahami tujuan mereka. “Terima kasih sudah mengingatkan saya,” ucapnya.

Selanjutnya mereka beriringan meninggalkan lokasi. Demi meringankan beban sang nenek, Ali membawa kayu bakar milik sang nenek yang lumayan besar untuk dibawa ke tempat tinggalnya.

“Manajemen menginstruksikan kami untuk bersikap santun kepada warga yang masih berada di sekitar radius,” papar Ali.

“Selama melakukan sweeping, kami menemui beberapa warga yang berada di ladang radius 300 meter dari titik kegiatan,” sambung rekannya Anwar Efendi.

Para security PT KAP ini pun merangkum pengakuan warga yang pada umumnya proyek Geothermal telah memberikan manfaat khususnya ketenagakerjaan yang telah mengurangi pengangguran.

“Soal H2S kata warga, mereka terkadang ditakuti-takuti warga lainnya padahal bau busuk yang disebut mengandung H2S itu sejak dulu sudah ada,” kata Anwar.

Dengan sikap ini muncul pengakuan dari salah seorang Kaur di Desa Huta Julu, Kecamatan Panyabungan Selatan atas perubahan sistem dan perlakuan pekerja tersebut.

“Selama ini petugasnya kurang bersosialisasi. Kalau sekarang sudah ada perubahan, mereka lebih sopan dan ramah kepada warga. Kita harap sikap seperti ini dipertahankan agar perusahaan dekat dengan warga,” ujar Diris, Kaur Desa Huta Julu. (LMC-04)

About Lintas Medan

Kelvin Benjamin Jersey