Foto: Ilustrasi

Medan, 2/1 (LintasMedan) – Warga Kota Medan dan sekitarnya menyesalkan terjadi pemadaman listrik memasuki tahun baru 2017 padahal sebelumnya PLN berjanji tidak akan ada pemadaman listrik di wilayah tersebut.
“Pemadaman listrik secara sepihak merupakan bukti bahwa PLN tidak menghargai hak pelanggan, termasuk masyarakat yang sedang merayakan tahun baru 2017” kata Edison, warga Kecamatan Medan Selayang, Selasa.
Seharusnya, menurut dia, PLN harus profesional dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dan bukan hanya bisa melakukan pemadaman secara sepihak seperti yang terjadi saat ini.
Pemadaman listrik yang terjadi sejak beberapa jam pasca malam pergantian tahun dari 2016 ke 2017 tersebut turut disesalkan oleh Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution.
Padahal, sebut Akhyar melalui status akun Facebooknya, PLN sewaktu rapat kesiapan menyambut tahun baru 2017 menyatakan pasokan energi listrik terjamin karena pada saat tahun baru banyak perusahaan industri libur.
“Kami (PLN) siap, karena kami memiliki suplai daya yang lebih karena pada saat tahun baru banyak industri off”, demikian sebagian cuplikan kalimat perwakilan pimpinan PLN Sumut yang dimuat Akhyar dalam akun resminya.
Sebagaimana diinformasikan, pemadaman tak hanya terjadi di Sumatera Utara, hal yang sama juga terjadi di Aceh atau wilayah kerja PT PLN Sumbagut.
Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumut, Mustafrizal kepada pers menjelaskan, bahwa padamnya listrik disebabkan oleh ganguan teknis yang terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan.
“Listrik padam sejak pukul 02.44 WIB, disebabkan adanya gangguan di suplai gas PLTGU Belawan. Suplai berhenti mendadak karena salah satu panel mengalami gangguan. Ini membuat ketidakseimbangan pasokan di sistem kelistrikan,” ujarnya. (LMC-01)
