Para PSMS Medan saat mengikuti kompetisi Liga I Tahun 2018. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 10/12 (LintasMedan) – PSMS Medan menghabiskan dana sekitar Rp25 miliar selama mengikuti kompetisi Liga I Indonesia tahun 2018.
“Perjuangan kami selama mengikuti Liga I tahun ini sudah maksimal, meski akhirnya harus terdegradasi ke Liga 2. Total dana yang kami keluarkan juga tidak sedikit, yakni sekitar Rp25 miliar,” kata Sekretaris Umum Manajemen PSMS, Julius Raja kepada lintasmedan.com di Medan, Senin.
Dari total dana yang dihabiskan itu, lanjutnya, sebagian besar tersedot untuk membiayai honor pemain, pelatih, dan laga tandang.
Sementara sumber dana terbesar yang diperoleh klub PSMS selama mengikuti Liga I berasal dari bantuan PT Liga Indonesia Baru, sponsor dan penjualan tiket.
“Selama mengikuti Liga I, honor pemain maupun pelatih tidak pernah tersendat meski untuk mengatasi hal itu kami sempat mencari dana talangan,” ucap pria yang akrab disapa King itu.
Ia memastikan total dana yang dihabiskan untuk membiayai PSMS selama mengikuti kompetisi Liga I tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh klub-klub papan atas maupun papan tengah peserta Liga I lainnya.
Ketika ditanya soal kegagalan PSMS bertahan di Liga I pada musim depan, ia mengakui faktor utamanya adalah materi pemain sangat berbeda kualitasnya dengan kompetitor.
Padahal, menurut dia, manajemen PSMS selama mengikuti Liga I sempat melakukan evaluasi dan memasukkan beberapa pemain baru, termasuk pelatih.
Namun, menurut Julius, upaya tersebut tetap tidak mampu membuat PSMS keluar dari zona degradasi Liga I.
Dikatakannya, PSMS dengan materi sebagian besar pemain muda sangat sulit bersaing dengan klub lain yang memiliki segudang pemain berpengalaman.
Ia menambahkan, pihaknya siap bertanggung jawab dengan segala hasil yang didapat klub PSMS selama mengikuti Liga I pada rapat evaluasi akhir yang dijadwalkan sekitar Januari 2019.
Manajamen PSMS Medan sekarang ini, kata dia, siap mengundurkan diri sebagai konsekuensi atas hasil buruk yang dialami tim Ayam Kinantan selama mengikuti kompetisi Liga I 2018.
Mengenai keberadaan manajemen PSMS saat ini akan dipertahankan atau tidak, ia menyatakan bahwa keputusan itu sepenuhnya diserahkan kepada Pembina PSMS Edy Rahmayadi dan Kodrat Shah.
Sebagaimana diketahui, PSMS bersama klub Sriwijaya FC dan Mitra Kukar terpaksa turun kasta karena menempati tiga posisi terbawah dalam klasemen Liga I 2018.
Klasemen akhir Liga 1
No. Tim Main Gol Poin
1. Persija Jakarta 34 53:36 62
2. PSM Makassar 34 57:41 61
3. Bhayangkara FC 34 41:39 53
4. Persib Bandung 34 49:41 52
5. Persebaya 34 60:48 50
6. Arema FC 34 53:42 50
7. Borneo 34 50:49 48
8. Madura United 34 47:50 48
9. PS Barito Putera 34 52:55 47
10. PSIS Semarang 34 39:42 46
11. Bali United 34 44:48 45
12. Persipura 34 49:46 44
13. Persela 34 53:52 43
14. Perseru Serui 34 34:41 42
15. PS TIRA 34 48:57 42
16. Mitra Kukar 34 45:58 39
17. Sriwijaya FC 34 48:56 39
18. PSMS Medan 34 49:70 37.
(LMC-03)
