Medan, 13/2 (LintasMedan) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara berharap pers mampu sebagai ujung tombak dalam menyosialisasikan Pemilu 17 April 2019.
“Kita berharap pemberitaan media massa mampu meningkatkan pemilih pada Pemilu 2019,” kata Komisioner KPU Sumut divisi Parmas Syafrialsyah dalam acara Diskusi Pokja Wartawan Unit KPU Sumut di Medan, Rabu.
Menurutnya pada Pemilu 2019 KPU Sumut menargetkan 70 persen partisipasi masyarakat akan menggunakan hak pilih. Sementara KPU secara nasional memasang target 77.5 persen.
“Target 70 persen partisipasi masyarakat ke TPS pada 17 April nanti yakin bisa tercapai,”ujarnya.
Diskusi Pokja wartawan mengambil tema Peran Serta Pers Dalam Meningkatkan Pemilih Pada Pemilu 2019 menghadirkan pembicara komisioner Mulia Banurea danZulkifli Harahap selaku Ketua Mappilu PWI Sumut.
Syafrialsyah menjelaskan, KPU hanya mampu memasang target 70 persen melihat begitu sulitnya animo masyarakat Sumut untuk datang ke TPS.
KPU Sumut juga berharap khususnya kepada pemilih pemula dan kaum perempuan agar mengunakan hak pilihnya. “Untuk pers juga diminta untuk terus melakukan sosialisasi karena media massa sebagai ujung tombak sosialisasi KPU untuk ikut meningkatkan animo masyarakat berpartisipasi memilih,” katanya.
Ketua Mappilu PWI Sumut Zulkifli Harahap menyampaikan beberapa minggu yang lalu, Dewan Pers melakukan diskusi terkait minimnya publikasi khusus calon legislatif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media pers.
Ini terjadi, kata Zul akibat aturan-aturan PKPU yang terkesan membatasi ruang gerak pers dalam pengaturan kampanye di media massa.
Mappilu berharap KPU bisa bersinergi dan ikut menjunjungtinggi kebebasan pers dalam proses mempromosikan dan menyukseskan Pemilu guna meningkatkan partisipasi pemilih.(LMC-02)
